Richi Lie retweetledi

Mendengar sosok ACERBI saat pertama kali bergabung dengan INTER? Siapa yang merasa skeptis bahwa itu adalah blunder transfer dan sebuah kebodohan Inter.
Tapi....
Acerbi adalah bukti kalau hidup bisa menghancurkan seseorang, tapi juga bisa membentuk petarung yang lebih kuat. 🖤💙
Perjalanan karir sebagai pemain bola, Acerbi gak pernah mudah. Di awal karier, dia harus menghadapi kehilangan ayahnya. Setelah itu hidupnya mulai berantakan. Ia sempat jatuh dalam depresi dan kehilangan arah sampai karier sepakbolanya ikut terdampak.
Namun cobaan terbesar datang pada tahun 2013.
Acerbi didiagnosis kanker testis. Di usia ketika pemain lain sedang fokus membangun karier, Acerbi justru harus bertarung demi hidupnya sendiri. Ia menjalani operasi dan kemoterapi. Banyak orang mengira kariernya sudah selesai.
Tapi Acerbi memilih untuk bangkit dari jurang terdalam.
Pelan-pelan dia kembali ke lapangan dan dipercaya menjadi starter lineup. Kembali membangun hidupnya dari nol. Dan luar biasanya, dia gak kembali sebagai pemain biasa, tapi sebagai salah satu bek paling tangguh di Italia.
Bersama Inter, Acerbi akhirnya menemukan titik tertinggi dalam kariernya :
🏆 2x Juara Serie A: 2023–24 dan 2025–26
🏆 2x Juara Coppa Italia: 2022–23 dan 2025–26
🏆 2x Juara Supercoppa Italiana: 2022–23 dan 2023–24
2x Finalis Liga Champions UEFA
⚽️ Pencetak Gol Tertua: Pada usia 37 tahun, ia mencatatkan namanya sbg pencetak gol tertua kedua di semifinal Liga Champions UEFA (musim 2024-25) setelah Ryan Giggs
Di usia yang tidak muda lagi, ia justru menjadi tembok pertahanan Inter dan dipercaya menghadapi striker terbaik Eropa.
Yang membuat kisah Acerbi begitu menyentuh bukan soal trofi aja. Tapi bagaimana seseorang yang pernah hampir kehilangan segalanya masih mampu bangkit dan berdiri di puncak sepakbola.
Terima kasih Acerbi 💙🖤


Indonesia



























