You Know Who

11.3K posts

You Know Who banner
You Know Who

You Know Who

@JamesGReds

2 4 20. #YNWA

Indonesia Katılım Mart 2012
378 Takip Edilen286 Takipçiler
You Know Who retweetledi
Battle Royale FPL Indonesia
📣 𝐑𝐄𝐒𝐔𝐋𝐓 𝐋𝐈𝐆𝐀 𝟐 𝐁𝐑𝐅𝐈 𝟐𝟎𝟐𝟓/𝟐𝟎𝟐𝟔 CHAMPION 🏆 Congratulations, SIMPANG RAYA SKUAD! @SimpangRayaFPL 🥳🎉🥳🎉 𝑅𝑒𝑤𝑎𝑟𝑑: 𝑃𝑙𝑎𝑘𝑎𝑡 𝐿𝐼𝐺𝐴 2 𝐵𝑅𝐹𝐼 + 𝑈𝑎𝑛𝑔 𝑃𝑒𝑚𝑏𝑖𝑛𝑎𝑎𝑛 200𝐾 PROMOTED to LIGA 1 ⬆️ Congratulations! 🥳🥳 SIMPANG RAYA SKUAD STREZZ STARS, @Strezz_Stars KOFPLI BALIKPAPAN, @kofpli_bpp RELEGATED to LIGA 3 🥲 Tetap Semangat! 💪🏻💪🏻💪🏻 BECHANDA SQUAD FC, @BechandaFC BATAVIA CRAZY, @BataviaCrazy LAMBE LURAH, @LambeLurah_asli #FPL #FPLCommunity #FPLIndonesia #BRFI2526 #ResultLiga2BRFI2526
Battle Royale FPL Indonesia tweet mediaBattle Royale FPL Indonesia tweet media
Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
9
18
1.3K
F1 Speed Indonesia
F1 Speed Indonesia@f1speed_indo·
🚨 Max Verstappen kembali berikan kritikan terhadap F1 regulasi 2026, terutama setelah dia merasakan balap Nurburgring 24 Jam sepekan yang lalu. Baginya meskipun regulasi 2026 mobilnya rumit dan tidak menyenangkan dikemudikan, sebagai pembalap F1 dia tetap akan menunjukan penampilan terbaik. Bahkan meski ia diberi mobil rental sekalipun. 🗣️: "Saya sudah merasakan balapan dengan beberapa mobil berbeda. Terutama pekan lalu yang mengingatkan saya betapa murni dan hebatnya motorsport itu. Dan lalu saya kembali ke F1, bahkan jika kalian memberikan kami mobil rental, kami akan tampilkan pertunjukan terbaik. "Bagi saya semua ini sedikit membingungkan. Seharusnya F1 tidak seperti ini. Terlalu rumit, kebanyakan fans bahkan tidak tahu semua aturan yang harus kami patuhi. F1 seharusnya lebih murni, tidak seperti ini."
F1 Speed Indonesia tweet media
Indonesia
16
136
1.2K
80.8K
You Know Who retweetledi
F1 Speed Indonesia
F1 Speed Indonesia@f1speed_indo·
🚨 Kimi Antonelli jadi pembalap Formula 1 pertama yang meraih empat kemenangan perdananya secara beruntun. Darah mudaaa~
F1 Speed Indonesia tweet media
Indonesia
37
215
1.7K
41.6K
Injury Time
Injury Time@injurytime83·
Refleks apa yang lu lakuin pas bola ini beneran ketepis? Teriak, lompat, atau malah bengong gak percaya 😱😭🥶
Indonesia
3
0
1
192
𝗙𝗲𝗿𝗴𝗶𝗲 𝗟𝗮𝗱𝘀 𝗜𝗗
Alexis Sánchez… Transfer yang Seharusnya Mengubah Manchester United, Tapi Justru Menghancurkan Semuanya Januari 2018, Manchester United merasa mereka baru saja memenangkan salah satu transfer terbesar di Premier League. Bukan karena uang transfer. Tapi karena mereka “merebut” pemain terbaik dari rival langsung mereka sendiri. ALEXIS SÁNCHEZ. Saat itu, Sánchez masih dianggap salah satu pemain terbaik liga Inggris. Di Arsenal F.C. dia: brutal agresif penuh energi dan hampir selalu jadi pembeda Dalam 166 pertandingan bersama Arsenal: 80 gol 45 assist Dia bukan cuma bintang. Dia mesin serangan utama. Dan ketika kontraknya mulai menipis… dua klub Manchester langsung bergerak. Manchester City milik Pep Guardiola hampir mendapatkannya. Tapi di menit-menit terakhir… United masuk. Mereka menawarkan sesuatu yang bahkan City tidak mau berikan. Gaji yang luar biasa besar. Sekitar £400.000 sampai £500.000 per minggu setelah bonus. Angka yang langsung menjadikan Sánchez pemain dengan gaji tertinggi di Premier League saat itu. Dan di situlah semuanya mulai terasa aneh. Karena sejak hari pertama… transfer ini lebih terasa seperti kemenangan politik daripada keputusan sepak bola. Video pianonya viral di internet. Fans United euforia. Banyak yang merasa: “Kalau Guardiola menginginkan dia, berarti dia masih elite.” Tapi kenyataannya jauh berbeda. Sánchez yang datang ke Old Trafford bukan lagi pemain yang sama seperti di Arsenal. Kecepatannya mulai menurun. Ledakannya mulai hilang. Dan yang paling terlihat… dia seperti kehilangan kebebasan bermain. Di bawah José Mourinho, Sánchez terlihat bingung. Kadang dimainkan di kiri. Kadang di kanan. Kadang jadi striker. Tapi tidak pernah benar-benar nyaman. Dan makin lama… tekanannya semakin besar. Karena setiap minggu publik terus mengingat satu hal: “Dia pemain dengan gaji tertinggi di liga.” Statistiknya perlahan jadi mimpi buruk. Dalam 45 pertandingan Premier League bersama United… Alexis Sánchez hanya mencetak 5 gol. Old Trafford mulai frustrasi. Pemain lain juga dikabarkan tidak nyaman dengan struktur gajinya. Dan ruang ganti perlahan berubah. Yang paling menyakitkan adalah: semua orang masih bisa melihat kilasan kualitas Sánchez sesekali. Satu sprint. Satu assist. Satu pressing agresif. Tapi tubuhnya tidak lagi mampu melakukannya secara konsisten. Dan semakin keras dia mencoba kembali ke versi lamanya… semakin buruk semuanya terlihat. Lalu datang Ole Gunnar Solskjær. Dan perlahan keputusan mulai dibuat. United harus mengakhiri eksperimen ini. Musim panas 2019, Sánchez dipinjamkan ke Inter Milan. Setahun kemudian kontraknya diputus. Tanpa biaya transfer. Pemain dengan gaji terbesar di Premier League… pergi begitu saja. Dan sampai hari ini, transfer Alexis Sánchez masih terasa seperti simbol dari satu era kacau Manchester United. Era ketika klub membeli nama besar… tanpa benar-benar tahu bagaimana memaksimalkan mereka. Karena masalah Sánchez bukan cuma soal performa buruk. Tapi karena transfer itu sempat membuat fans percaya… bahwa United masih bisa menarik pemain terbaik dunia. Padahal kenyataannya… mereka belum siap membangun tim untuk mereka. Menurut kalian… Alexis Sánchez memang sudah habis saat datang ke Manchester United, atau United yang gagal memanfaatkan pemain sekelas dia?
𝗙𝗲𝗿𝗴𝗶𝗲 𝗟𝗮𝗱𝘀 𝗜𝗗 tweet media𝗙𝗲𝗿𝗴𝗶𝗲 𝗟𝗮𝗱𝘀 𝗜𝗗 tweet media𝗙𝗲𝗿𝗴𝗶𝗲 𝗟𝗮𝗱𝘀 𝗜𝗗 tweet media
Indonesia
41
17
109
28.4K
You Know Who retweetledi
Bayer 04 Leverkusen
Bayer 04 Leverkusen@bayer04_en·
We updated our sign… Congrats on winning the Premier League, @Arsenal!
Bayer 04 Leverkusen tweet media
English
1.8K
18.5K
144.5K
2.6M
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
2 menit bicara intisarinya nol. Yang ada hanya kesombongan dan merasa paling hebat. Patut dipertanyakan kestabilan jiwanya.
Indonesia
604
1.9K
4.9K
119K
You Know Who retweetledi
Uni liswara
Uni liswara@Uniliswara0·
Padahal Pak Anies Baswedan ngomong baik-baik tapi wowo jawabnya selalu ngegass dan ngeledek, udah gitu ga nyambung lagi! Ini voter 02 beneran 58% kah? Serius sebanyak itu orang bodoh di negeri ini?
Indonesia
363
4.9K
19.6K
263K
You Know Who retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Izinkan ikut berpendapat tentang situasi belakangan ini…
Indonesia
3.4K
65.7K
160.9K
11.5M
You Know Who
You Know Who@JamesGReds·
@heymariki @abulmuzaffar10 Intinya agar rakyat dengerin yg dibilang dia dan orang2nya doang. Selain yg dia bilang apalagi berasal dari oposisi atau luar negeri, adalah false, dan antek asing. Propaganda yg parah sebenarnya.
Indonesia
0
0
1
54
flying tomato
flying tomato@heymariki·
@abulmuzaffar10 Oh jd ini fungsi narasi "antek-antek asing"? Biar masyarakat ga percaya berita luar negeri tentang indonesia, gitu?
Indonesia
4
42
520
14K
You Know Who retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Ada berapa hal yang bisa kita garisbawahi dari postingan mereka 1. Ada kata thin-skinned, alias berkulit tipis. Kalau yg gw tahu, itu maksudnya mudah tersinggung. Ya, The Economist bilang Presiden mudah tersinggung alias temperamental. 2. Lalu, The Economist bilang Prabowo harus siap sama unpalatable truths alias kebenaran yang menyakitkan. Implikasinya, majalah ini menduga kalau Prabowo sering disuapin info manis dan nggak siap dengan info jelek. 3. Judul berita yang menyebut risky path, eroding finance and democracy. The economist ingin pembaca mengetahui bahwa Indonesia berada di posisi yang rawan atas ulah presidennya sendiri. Seperti apa ulah itu? Pengkondisian oposisi, kebijakan MBG dan Kopdes dsb. Kalau kelen sadari, hanya media asing yang berani nulis postingan kek gini. Media lokal mana sanggup. Bisa diganggu-ganggu mereka ntar. Source gambar : VOI
Abul Muzaffar tweet media
The Economist@TheEconomist

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Indonesia
87
9.1K
21.8K
512.8K
You Know Who retweetledi
Uni liswara
Uni liswara@Uniliswara0·
Masih ga habis pikir, kenapa ada orang yang pilih wowo di pilpres kemaren. Lihatlah saat wowo jawab pertanyaan Pak Anies, semua dilandasi rasa dendam dan kebencian! Jahat sekali mulutnya
Indonesia
753
8.8K
35.1K
985K
You Know Who retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
838
16.9K
28.1K
1M
You Know Who
You Know Who@JamesGReds·
@strootsys Tujuan dan fungsi pidatonya kan buat orasi doang, selingan kampanye agar massa yg kurang ilmu tetap terbodohi untuk milih dia lagi di pemilu yg akan datang
Indonesia
0
0
1
181
Strootsy
Strootsy@strootsys·
Katanya ke luar negeri itu bisa buka mata buat ngeliat dunia dan membuka pikiran Tapi kenapa si dia tiap abis world tour balik-balik cuma megang mic abis itu yapping merasa lebih baik dari musuh imajinernya (anteg-anteg ashenk) & muji program jelek yg bagus di kepalanya sendiri
Indonesia
37
917
2.5K
33.5K