who dis
2.1K posts

who dis
@junyaibo12
A Carpenter, who lost his Happiness to chase a Diamond.

you’re 22. you scroll 3 hours a day. it feels harmless at 28 you can’t read an article without checking your phone twice per paragraph at 32 you don’t understand why nothing you start ever finishes, you’re still dreaming of this project you wanted to start. still no time at 40 you’ve never finished a book in a decade. it all passed


Prabowo Subianto is too spendthrift and too authoritarian economist.com/briefing/2026/…


Gaji dan Tunjangan Hakim Naik Hingga 280 persen, Prabowo: Jangan Iri


Prabowo Subianto is too spendthrift and too authoritarian economist.com/briefing/2026/…


Di tengah kondisi begini, saya kepikiran gimana ya mengarahkan anak yang lahir dari kalangan menengah kebawah agar besarnya survive dan naik taraf hidupnya. Saya kepikiran, 1. wajib sekolah yang bener sampe level SMA/SMK, untuk bekal daya nalar dan analisa berpikir. 2. Sejak SD atau SMP fokus mengasah skill lain. Bisa bahasa Inggris/Jepang/Korea atau video editing atau menggambar. Harapannya skill tersebut bisa dipelajari secara otodidak dari berbagai sumber yang tersedia di Internet. Setelah lulus SMA, tergantung minat, kalo ada kesempatan bisa lanjut sekolah. Kalo engga, bisa apply kerja migran di luar negri sambil nabung, sekolah lanjutan dsb. Atau kerja berbasis skill seperti video editing, clipper, jualan hasil gambar digital, dsb. Atau bisa terjun bisnis kalo ada bakat dan modalnya. Mungkin ada yang udah pengalaman dan sukses bisa memberikan tipsnya buat adik-adik atau para ortu yang struggle untuk memperbaiki taraf hidup anaknya?

Seleksi di mulai ketika perempuan bilang "Gausa gpp, aku bisa sendiri kok"

Alasan SWF Danantara tak publikasi Lapkeu ke warga RI

Gua baru visit diaspora Indonesia di New York & San Francisco. Ini alasan mereka gak pulang: Di Indonesia, power and wealth are determined by who your family is and who you know, bukan dari ability atau prestasi. Indo is a place where you can be in government or run a VC fund -- just by being golf buddies with the right people. Jadi gak heran, smart people refuse to work for bosses who don't deserve to be there.










