Leni Febriyanti

1.3K posts

Leni Febriyanti banner
Leni Febriyanti

Leni Febriyanti

@lenifey

Part of PK-187 #Travel #Blogger yang masih belajar menulis, suka membaca tapi pilih-pilih buku juga. Doyan Jajan dan Jalan.

DKI Jakarta Katılım Şubat 2015
703 Takip Edilen1K Takipçiler
Leni Febriyanti retweetledi
sherieee
sherieee@nafsutabiat·
Dear kelas menengah.. menjadi "tonedeaf" terhadap ketidakadilan yang berdampak langsung pada hidup kalian sendiri bukanlah sikap netral, melainkan bentuk ketidakpedulian. Ada batas antara ketidaktahuan dan kebodohan yang dipelihara.
Indonesia
0
819
1.5K
13.7K
Leni Febriyanti retweetledi
✨🇵🇭ViyaGyudon 🇵🇭✨
SEAblings and everyone really, please retweet posts from Indonesia about their current situation, as to what I'm hearing, their own media doesn't dare speak of it!
English
45
2.6K
5.9K
54.9K
Leni Febriyanti retweetledi
txtdaripodcast
txtdaripodcast@txtruangpodcast·
gw suka banget sama konten mereka dari jaman masih dibawah brand. kontennya kocak kocak dan tak lupa diselipin satir politik. dan tadi mereka juga ikutan demo. respect banget sama Hecticholic🙌🙌
txtdaripodcast tweet media
Indonesia
67
5.2K
21.6K
235.6K
Leni Febriyanti retweetledi
Liv 🌼🪻
Liv 🌼🪻@enigmaticdaisy·
tadi nonton livestream di kompastv, ada perwakilan mahasiswa yang diwawancara. salut krn salah 1 dari mereka bilang: "kami takut. kami diintimidasi, TNI turun." bnr2 mau nangis dengernya... takut itu manusiawi bgt and yet there they are, brave against those fuckers.
Indonesia
4
1.6K
5.4K
32K
Leni Febriyanti retweetledi
Hallo nder🍉
Hallo nder🍉@guemaungeluh·
THE REAL, WAKIL RAKYAT.
Hallo nder🍉 tweet media
English
56
28.9K
78K
432.9K
Leni Febriyanti retweetledi
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
txtdaritaxpayer tweet media
ZXX
157
17.5K
47.7K
311.4K
Leni Febriyanti retweetledi
yammi
yammi@sighyam·
For those who want a bit more context: a massive student and worker protest is unfolding in Indonesia’s capital in response to the Prabowo government’s decision to raise fuel prices, alongside other policies that many Indonesians are calling corrupt because they deepen the burden on working-class Indonesians already struggling with rising living costs and a weakening rupiah. What’s fueling the anger even further is the broader feeling that economic pressure is being pushed downward onto ordinary people while major policy decisions continue to favour politicians and the ultra wealthy. Just last year, Indonesians protested over the same kind of government corruption, which led to a crackdown on its own civilians using military force in cities like Jakarta and Bandung, resulting in multiple deaths and injuries, including those of students. This situation, however, embarrassed the Probowo government, as people from all over the world began paying attention and massed mobilised to send food, medical/legal aid and financial donations via apps like Grab and Ojek (the region’s equivalent of Uber) the movement received particularly strong support from people across Asia, especially Southeast and East Asia, while also drawing contributions from around the world. This is why Indonesians are asking the world pay attention to their country again.
Febri 👻@fbrreds

Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media peluang media ngeliput naik peluang sosmed divideoin orang juga naik orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru

English
49
5.2K
7.5K
152.6K
Leni Febriyanti retweetledi
Tommy
Tommy@tomkamikaze·
pak sapardi, tiada yg lebih tabah dari WNI di bulan juni
Indonesia
37
8.2K
15.9K
266K
Leni Febriyanti retweetledi
unilubis
unilubis@unilubis·
Situasi per detik ini di Bundaran HI ya. Saya lagi jalan menuju adik2 mahasiswa yang di"bendung" agar tidak mendekati Bundaran HI. Ikuti laporan tim kami di akun IG @IDNTimes
Indonesia
59
1.8K
5.8K
218.4K
Leni Febriyanti retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Diskusi sama kawan Aksi mahasiswa kali ini menarik karena berangkat bersama dari Kampus. Dilepas juga oleh Dosen yang seolah merestui. Artinya risiko disusupi intel itu rendah. Berbeda kalau datangnya satu per satu atau berkelompok pakai angkutan umum. Tujuannya ke Bundaran HI, bukan ke institusi pemerintah seperti Istana atau DPR RI. Artinya memang untuk mengirimkan pesan seluas-luasnya sekaligus disrupsi ekonomi.
Reuters@Reuters

Indonesian students protest against government policies x.com/i/broadcasts/1…

Indonesia
18
2.2K
6K
161.5K
Leni Febriyanti retweetledi
cewe pusing
cewe pusing@cewekpusink·
ASSALAMUALAIKUM ORANG ORANG YANG TIDAK MEMILIH 02.
Indonesia
1.9K
18.5K
67.1K
696.5K
Leni Febriyanti retweetledi
Nine — cbc freebies on 📌
keinget ada yang ngomong something along the lines of "jangan jahat2 sama polisi mereka punya keluarga juga" MIKIR DAH dikira gue kaga panas dingin mikirin temen2 gue yang berangkat dengan TANGAN KOSONG sementara polisi2 kebanggaan lu pada BERSENJATA cuih
Indonesia
33
5.4K
12.4K
224.1K
Leni Febriyanti retweetledi
Angga PF
Angga PF@AnggaPutraF·
Di Thread lagi rame, pada pelari JAKIM sudah siap kalau racenya batal karena efek demo, udah pada siap juga bawa poster yang punya pesan. Kesadaran meningkat. Keren sih. MARI PROTES !!!!
Indonesia
31
1.6K
7K
198.6K
Leni Febriyanti retweetledi
arsyanendra di PASARAMPOK
arsyanendra di PASARAMPOK@arsyanendrawrts·
Kang ojek yang nganterin gue hari ini lebih semangat ngomongin demo sama kenaikan BBM daripada gue sendiri. Temen gue bilang sopir taksinya sepanjang jalan juga bahas demo hari ini. Pembicaraan politik bukan lagi di medsos atau kalangan akademik aja. Harus tetep berisik gesss.
Indonesia
14
7.6K
20.9K
121.7K
Leni Febriyanti retweetledi
𝐍𝐨𝐳𝐞𝐥⚚ノゼル
"Percuma koar-koar di medsos kalo ga turun ke jalan" Ga ada yg percuma. Coba liat si wowo tiap pidato kan selalu nyindir-nyindir pengkritik di internet. Dari situ udah keliatan betapa berpengaruhnya kritik di medsos untuk mengusik kenyamanan pejabat dzolim.
sleeping beside a ghost@ayamgota

"Percuma koar-koar di medsos kalo ga turun ke jalan" 1. Aksi di internet itu power nya gede yh, bukan sembarang koar-koar. Apalagi kalo aksi nya terorganisir kaya #IndonesiaGelap kemarin, beuh. Bahkan presiden sampe mention hashtag itu di pidato. 2. Dengan banyak nya buzzer lu pada harus nya paham, pemerintah itu takut. Bukan cuma buzzer, bahkan sampe ada perketat ruang cyber yadayada, akun orang dinonaktifkan, trus case Laras Faizati. Again, power ruang internet itu gede. 3. Selain hashtag, ada juga fitur addyours di Instagram, itu rame banget. Bahkan suka ada konten addyours yang ilang. Itu tanda nya apa? Tanda nya yang di atas sana cukup 'keganggu'. Ada dampak nya. Yang turun ke jalan keren, hati-hati, jaga diri, utamakan keselamatan. Yang bersuara di media sosial juga keren, hati-hati, jaga diri, utamakan keselamatan. Buat orang-orang yang diem aja karna disibukkan dengan cari nafkah, ga mendapatkan privilese untuk menempuh pendidikan, jauh dari sosial media, gue paham. Tapi buat orang-orang yang diem doang karna gamau estetika sosmed nya keganggu, semoga stok makanan lu di rumah kadaluarsa, mencret 4x sehari, trus setiap makanan fancy yg lu makan dan posting di sosmed rasa nya kaya MBG.

Indonesia
28
5.7K
10.7K
120.3K
Leni Febriyanti retweetledi
fi🧃
fi🧃@09_png·
udh gede kok masih tetep mikir kalo orang demo itu ga guna si… and also, kalo negara dan pemerintahnya bener, nyenengin rakyat, gaakan ada demo. lu ngomong gitu karena emang lu belom kena ruginya, at least buka wawasan lu lebih luas, jangan stay di zona nyaman lu
Indonesia
1
12.1K
22.2K
167.6K
Leni Febriyanti retweetledi
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Aljazair live liputan di lokasi sore tadi capt. Kenapa ini penting? Karena pemerintah takut kalau banyak media luar memberitakan ketidakpuasan masyarakat.
Indonesia
123
16.3K
43.4K
331.2K