🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀

248.7K posts

🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 banner
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀

🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀

@Listy9021

❤Natas,Nitis, Netes❤ #NoDM🙏 6.12.6

Katılım Haziran 2020
5.6K Takip Edilen23.2K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀
Saat doa blm terjwb ,jgn prnh matikan nyala pengharapan pd relung jiwa. TUHAN'mu sdng melht sejauh mana km bersabar&berusaha melangitkan pinta🙏 Great pagi all😍 Berkah Dalem😇
Indonesia
179
188
1.2K
0
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
Denis Malhotra
Denis Malhotra@denismalhotra·
Negara ini hancur lebur bukan oleh bom, bukan oleh bangsa lain, bukan oleh antek asing, dan lain-lain … tetapi oleh 58% manusia-manusia tolol.
Indonesia
110
6.7K
17.6K
180.2K
Chikiajadong
Chikiajadong@j4j4nkripkrip·
Puji Tuhan.. Sehat selamat bahagia sampai pulang ke rumah.. Emak bisa makan dan tidur enak.. Wkwkwk
Chikiajadong tweet media
Indonesia
3
0
8
67
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
Netizen Bawel
Netizen Bawel@Netizen_bawel·
Oknum TNI terekam aniaya kurir cod di sebuah gudang, dipicu pesan paket cod tapi di tunggu kurir 20 menit ga keluar akhirnya paket dikembalikan ke gudang.
Indonesia
581
4.5K
11.5K
613.5K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
HALOOOO, rame gak kalau openfollback? 🙄🙄
Indonesia
99
3
50
8.7K
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
KEMENAG SEWA 10 LAPTOP SETAHUN: RP349,8 JUTA. PADAHAL BELI BISA DAPET 12 UNIT LAPTOP MACBOOK PRO M4 LOGIKANYA GIMANA? Dokumen pengadaan pemerintah memang jarang viral. Tapi ketika yang viral adalah sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349.800.000 dari APBN 2026, wajar kalau orang-orang mulai menghitung-hitung. APA YANG TERCATAT DI SIRUP OJK? Berdasarkan dokumen yang beredar dari sistem SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan): Kode RUP: 63727235 Nama Paket: Sewa Laptop Satuan Kerja: UPT Unit Percetakan Al-Quran, Kementerian Agama Lokasi: Jl. Raya Puncak Km.65, Ciawi, Bogor, Jawa Barat Spesifikasi: Sewa Laptop, 10 unit x 10 bulan Sumber Dana: APBN Rupiah Murni 2026 Total Pagu: Rp349.800.000 Artinya: satu unit laptop disewa selama 10 bulan dengan biaya total Rp34.980.000 per unit. Atau Rp3.498.000 per unit per bulan. KOK BISA SEMAHAL ITU? Harga sewa laptop di pasaran untuk kebutuhan korporat dan perusahaan berkisar antara Rp275.000 hingga Rp1.500.000 per unit per bulan, tergantung spesifikasi. Untuk laptop bisnis kelas menengah seperti Lenovo ThinkPad atau Dell Latitude, harga sewa normal di platform seperti Asani, Arental, atau Bhinneka DaaS ada di kisaran Rp400.000 hingga Rp800.000 per bulan per unit. Dengan harga Rp3.498.000 per unit per bulan yang tercatat di dokumen Kemenag, angka ini 4 sampai 8 kali lipat di atas harga sewa pasar normal untuk laptop bisnis standar. Beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan selisih ini: Pertama, mungkin spesifikasi laptop yang disewa memang premium sekali, misalnya MacBook Pro M3 atau workstation kelas berat. Tapi tidak ada keterangan merek atau spesifikasi laptop di dokumen yang tersebar. Kedua, dalam pengadaan pemerintah, biaya sewa sering sudah mencakup layanan teknis, garansi penggantian unit, asuransi, IT support on-call, dan administrasi kontrak yang menambah harga jauh di atas harga sewa ritel biasa. Ketiga, dan ini yang sering terjadi: markup dalam proses pengadaan. Ini bukan tuduhan, tapi sudah menjadi catatan BPK berulang kali dalam berbagai audit pengadaan IT pemerintah. Yang jelas, tanpa rincian spesifikasi dan klausul layanan dalam kontrak, angka Rp3,4 juta per laptop per bulan sulit untuk dipertanggungjawabkan kepada publik. KALAU LANGSUNG DIBELI, DAPAT APA? Total anggaran: Rp349.800.000 Jumlah unit yang dibutuhkan: 10 laptop Artinya per unit tersedia: Rp34.980.000 BISA BELI LAPTOP APA AJA? Pilihan 1: MacBook Pro M4 14 inci Spesifikasi: Chip Apple M4 Pro, layar Liquid Retina XDR 14,2 inci, RAM 24GB, SSD 512GB, baterai 18 jam Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp30.000.000 per unit Pilihan 2: Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 12 Spesifikasi: Intel Core Ultra 7, RAM 32GB, layar 2,8K OLED 14 inci, carbon fiber, standar militer MIL-STD-810H, bobot 1,12 kg Harga: sekitar Rp24.000.000 hingga Rp28.000.000 per unit Pilihan 3: Dell XPS 15 (Intel Core Ultra 9 + RTX 40-series) Spesifikasi: Intel Core Ultra 9, GPU NVIDIA RTX 4060, layar OLED 3,5K 15,6 inci, RAM 32GB, SSD 1TB Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp33.000.000 per unit PERBANDINGAN SEWA VS BELI Dengan sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349,8 juta, negara tidak mendapatkan aset apapun setelah kontrak berakhir. Setelah 10 bulan, laptop dikembalikan. Kemenag kembali dari nol. Dengan membeli 10 unit ThinkPad X1 Carbon seharga total maksimal Rp280 juta, negara mendapatkan 10 laptop premium kelas dunia yang menjadi aset negara, bisa digunakan 5 tahun ke depan, bisa diaudit fisiknya, dan masih sisa Rp69 juta untuk pemeliharaan dan aksesori. Ini bukan soal benar atau salah secara hukum. Sewa perangkat IT untuk instansi pemerintah memang dimungkinkan dalam regulasi pengadaan. Tapi secara efisiensi anggaran dan logika keuangan publik, angka ini layak dipertanyakan.
Hidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
311
2.4K
3.4K
219.5K
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
DAMNNNN
muklas tweet media
English
223
8.4K
55.4K
727.3K
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada analisis dari Lukas Luwarso Ketua AJI pertama Indonesia yang menurut gue adalah salah satu pembacaan paling jujur dan paling dalam tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi di pusat kekuasaan Indonesia hari ini. Dan ini bukan soal Teddy. Teddy hanya pintu masuk ke pertanyaan yang jauh lebih besar. Teddy Indrawijaya bukan masalah utamanya ini yang harus dipahami dulu: Lukas menegaskan ini berkali-kali: Teddy is nobody. Sekretaris kabinet yang tugasnya spesifik dan terbatas mengatur jadwal, mengkoordinasikan kabinet, mendukung kerja administratif presiden. Masalahnya bukan Teddy-nya. Masalahnya adalah mengapa seorang Teddy bisa sampai pada posisi di mana menteri koordinator harus menelepon dia dulu untuk bisa ketemu presiden. Ada laporan yang Lukas dapat tidak dikonfirmasi tapi sangat bisa dipercaya secara logika bahwa ada menko yang hampir satu tahun pertama tidak bisa bertemu presiden empat mata karena akses diatur melalui Teddy. Itu bukan masalah personal. Itu masalah tata kelola negara. Mengapa singkatan "menstruasi" itu bukan sekadar lelucon: Lukas mengutip Sultan Syahrir satu-satunya cara rakyat mempersoalkan kekuasaan yang zalim adalah dengan mengolok-olok dan menertawakan. Di balik guyon itu ada pesan serius: Teddy sudah kebablasan, tidak tahu diri, dan tidak bisa menjaga dirinya pada batas tugas institusionalnya. Contoh yang paling sering disebut: Teddy masuk ke mobil lebih dulu sementara presiden masih di luar. Itu bukan sekadar tidak sopan itu menunjukkan betapa seseorang sudah begitu merasa invincible di lingkaran kekuasaan sampai protokol dasar pun diabaikan. Dan ketika Komdigi merespons dengan langsung men-take down video Amien Rais itu justru membuktikan bahwa yang dipersoalkan bukan isu orientasi seksual. Yang dipersoalkan adalah kritik terhadap cara kekuasaan dijalankan. Dan kekuasaan itu panik. Amien Rais dan bisul yang pecah: Lukas punya analogi yang tepat: isu Teddy ini seperti bisul. Mau diapa-apain atau tidak, bisul itu akan pecah sendiri. Amien Rais hanya mempercepat prosesnya dan dengan cara yang membuat isu ini tidak bisa lagi diperlakukan sebagai guyonan tanpa bobot. Yang penting dicatat: Amien bukan hanya mengkritik, dia juga memberikan solusi. Letakkan Teddy di posisi yang terhormat tapi jauh dari lingkaran informal kekuasaan duta besar misalnya. Keluar dengan elegan, bukan dengan drama. Apakah itu akan terjadi? Lukas pesimis. Karena kejumawaan kekuasaan yang baru satu setengah tahun ini sudah menembus langit. Mundur terasa lemah bagi mereka. Dan itu justru berbahaya. "Raja yang telanjang" dan ini metafor yang paling telak: Prabowo digambarkan Lukas sebagai raja yang dikelilingi penjilat. Tidak ada yang berani menyampaikan realitas sebenarnya. Semua orang di sekelilingnya berlomba memuji dan menyenangkan persis seperti dongeng raja yang percaya pakaian tak kasat mata itu ada, karena semua orang bilang ada. Dan Amien Rais adalah anak kecil dalam dongeng itu yang berteriak: "Raja telanjang." Konkretnya: ketika MBG bermasalah, tidak ada yang berani bilang ke presiden seberapa parah sebenarnya. Ketika koperasi Desa Merah Putih dibangun di ujung bukit tanpa penduduk di sekitarnya, tidak ada yang bilang ini konyol. Ketika reshuffle diisi oleh wajah-wajah reject yang dimasukkan kembali, tidak ada yang bilang ini memalukan. Yang presiden terima adalah versi yang sudah disaring, dipoles, dan dibungkus agar menyenangkan. Prabowo berubah terlalu cepat dan ini yang paling miris: Lukas punya catatan historis yang menohok. Soeharto butuh delapan tahun sebelum mulai benar-benar otoriter. Soekarno butuh 14 tahun. Jokowi butuh lima tahun. Prabowo baru satu setengah tahun. Empat tahun berjuang jadi presiden, dua tahun terakhir mengkritik keras "antekasing" dan menulis buku Paradoks Indonesia. Begitu menang dan berkuasa lupa semua. Kabinet tidak ramping seperti yang dijanjikan. Malah ada belasan peninggalan Jokowi yang dipertahankan. Teddy yang merupakan ajudan era Jokowi justru menjadi orang paling berpengaruh di lingkaran dalam. Lukas membacanya sebagai indikasi bahwa Prabowo sedang meniru cetak biru Jokowi dalam mengkonsolidasi kekuasaan TNI, Polri, birokrasi di bawah satu telunjuk. Dan menurut Lukas itu warisan Jokowi yang paling fatal dalam merusak Indonesia. Pertemuan panjang dengan civil society yang ternyata briefing: Ada momen yang Lukas soroti: Prabowo mengundang tokoh-tokoh civil society untuk berdialog. Pertemuan berlangsung lima sampai tujuh jam. Terdengar seperti presiden yang mau mendengar. Tapi menurut Lukas pertemuan efektif maksimal dua jam. Kalau sampai tujuh jam, itu bukan dialog. Itu briefing. Presiden yang menjelaskan kesulitannya, orang-orang yang diundang yang akhirnya harus mengerti pemerintah bukan sebaliknya. Apa yang sebenarnya dipertaruhkan: Lukas menutup dengan peringatan yang bukan sekadar retorika. Ketika Soeharto jatuh 1998 14 menteri yang selama ini loyal tidak ada yang mau jadi menteri baru. Semua lompat kapal. Politikus bunglon selalu begitu: setia selama menguntungkan, lompat paling cepat ketika kapal mulai tenggelam. Dan dengan dolar sudah di Rp17.500, ekonomi stagnan, perang di Timur Tengah menekan harga minyak, dan kepercayaan publik yang terus merosot para politisi di kabinet sudah mulai pasang pelampung masing-masing. Tidak ada yang mau tenggelam bersama. Kalau Prabowo ingin soft landing entah di akhir periode pertama atau kalau mau lanjut 2029 satu-satunya cara adalah benar-benar mau mendengar realitas yang tidak menyenangkan. Bukan dari lingkaran dalam yang sudah terkontaminasi kepentingan. Tapi dari luar. Dan selama Teddy masih menjadi filter tunggal antara presiden dan realitas itu tidak akan terjadi. Ini bukan soal Teddy. Ini soal apakah Republik Indonesia dijalankan oleh sistem atau oleh kedekatan personal. Soal apakah kritik masih dianggap vitamin demokrasi atau ancaman keamanan. Dan soal seberapa cepat seorang presiden bisa berubah ketika kekuasaan sudah di tangan. Satu tahun setengah. Dan jawabannya sudah mulai terlihat.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
10
159
390
26.1K
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
Nerv.
Nerv.@nervinette·
Beneran baru kali ini gw liat ada presiden bukannya ngurus negara malah main idola idolaan - Buka dan lempar baju - World tour, alias kunjungan ke LN terus - Si paling center (pake baju beda sendiri)
Indonesia
99
4.4K
13.1K
94K
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
Cw 18+ 💚 Gabisa berkata kata lagi😔 kasus kaya gini Penc*b*lan di tempat anu kayanya sering banget ya lewat di tl ku..
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
2.5K
3.7K
20.6K
1M
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 citra scholastika menurutku lebih layak jadi juri ketimbang 2 itu
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
30
228
7.5K
272.6K
Edi Susanto
Edi Susanto@edisusanto888·
Morningg ☕️.
Edi Susanto tweet media
English
34
11
44
576
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
feri amsari
feri amsari@feriamsari·
"Saya bertanya kepada saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak?" Tidaaaakkkkkkkk!!! Mengheningkan cipta dimulai... Terjadi kebengongan panjang dalam sejarah pidato presiden.
Indonesia
145
712
2.2K
21.3K
Chikiajadong
Chikiajadong@j4j4nkripkrip·
Bocil main bawa temannya.. Wkwkw. Susah bgt difoto ini anak..
Chikiajadong tweet mediaChikiajadong tweet media
Indonesia
2
0
4
70
🎀 𝒯𝒾𝓎𝒶𝓃𝑔𝒥𝒶𝓌𝒾 🎀 retweetledi
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 twitter semenjak ada monetisasi, semuanya pada ngejar engagement dg ngetweet ngablu sengablunya. gak peduli bakal jadi amukan massa atau apalah itu. benci banget liat akun cenblu pada inflasi pengamat
Indonesia
156
398
3.2K
70.7K
Edi Susanto
Edi Susanto@edisusanto888·
Madang sek Lurr,,,,iwak patin sungai.
Edi Susanto tweet media
Indonesia
41
12
74
2.4K