

Jika bukan karena keberanian Siniša Mihajlovic memberikan waktu debut di usia 16 tahun kepada Gianluigi Donnarumma, mungkin ia akan bernasib sama dengan beberapa kiper muda potensial Italia lainnya yang berakhir di klub papan tengah atau bahkan hilang sama sekali. Begini ceritanya, debut resmi Donnarumma di Serie A bersama AC Milan terjadi pada 25 Oktober 2015 saat Milan menang 2-1 melawan Sassuolo di San Siro. Usianya baru di 16 tahun dan 242 hari, menjadikannya sebagai salah satu kiper termuda yang memulai pertandingan dalam sejarah Serie A. Namun, jauh sebelum melakoni debut resmi di Serie A, sebenarnya Donnarumma sudah lebih dulu melakoni debut 'tak resmi' bersama Milan pada 30 Juli 2015 dalam ajang pramusim International Champions Cup (ICC) di Shanghai, Tiongkok. Dimana usianya lebih muda lagi, 16 tahun 5 bulan! Tak tanggung-tanggung, di laga itu lawannya langsung raja UCL, Real Madrid. Donnarumma main pada menit ke-72 menggantikan Diego López. Pertandingan itupun berakhir dengan skor 0-0 di waktu normal dan berlanjut ke adu penalti yang sangat panjang. Di babak adu penalti, Donnarumma tampil cukup baik, bahkan ia berhasil menepis tendangan penalti Toni Kroos. Sayangnya, ia juga yang gagal mengeksekusi penalti dan membuat Milan kalah 10-9. Terlepas dari segala kontroversi kepindahannya dari Milan, harus diakui bahwa Gigio Donnarumma adalah salah satu kiper hebat lulusan akademi Milan yang berhasil dengan segala macam trofi yang telah ia raih sepanjang karirnya di klub lain. Namun, Donnarumma mungkin tidak akan sehebat saat ini jika Mihajlović tak pernah memberikannya kepercayaan di saat tim masih punya kiper senior jago seperti Diego Lopez dan Abbiati. Grazie, Mister Miha. Uno Di Noi. Ijin tag kawan: @ACM_Indo @kicknost @friedemping @opinipribadie @acmilan_mania @strootsys @adskals @Migli_Milan @ssbmasmas @PatubMbel @papantengah @txtttgbola @ruangtaktik @seniman_bola @PinkyGeesh @gesamudera
























