Demokrasi katanya bebas,
tapi saat rakyat bicara,
yang datang pasal, bukan jawaban.
Kritik dianggap serangan,
kejujuran jadi ancaman.
Mereka ingin kita memilih,
asal tidak berpikir.
Bebas selama diam.
-PD
"Mereka menginginkan rakyat yang sabar, tapi bukan adil. Yang bekerja, tapi tak bertanya. Yang menderita, tapi tetap diam. Itulah bentuk kekuasaan yang membunuh tanpa senjata."
"Di negeri yang takut pada suara jujur, menjadi waras adalah tindakan radikal. Maka biarlah kita berdiri di pinggir sejarah, dengan suara serak, hati jernih, dan logika tajam. Karena lebih baik mati sebagai manusia merdeka, daripada hidup sebagai penakut diam di tengah dusta."