head to the bone

1.5K posts

head to the bone banner
head to the bone

head to the bone

@sadlyled

Katılım Aralık 2022
90 Takip Edilen7 Takipçiler
head to the bone retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Menurut gw, ga fair rasanya anggota DPR RI menyudutkan BI saat rupiah melemah. Pelemahan rupiah itu banyak faktor - Tekanan geopolitik seperti selat hormuz yang menaikkan harga minyak - Ketidakpastian ekonomi global akibat masalah geopolitik. - Pengaruh suku bunga dari FED - Sentimen investor terhadap pasar Indonesia. Contohnya, kasus MSCI yang mengeluarkan sejumlah saham besar Indonesia dari indeks global. Bikin IHSG kurang dipercaya. Dan terakhir.,. Kekhawatiran domestik soal fiskal dan juga ketidakpercayaan pasar. Ya wajar... MBG itu program besar dan butuh uang besar. Kalau pemerintah ga bisa jelasin spendingnya gimana, menjaga APBNnya agar tetap aman, dll, pasar ya makin takut sama kondisi keuangan negara. Jadi DPR harusnya ga menyoroti BI saja, tapi juga ke PEMERINTAH. Serius deh, tanyain disiplin fiskalnya. Masa pas harga energi melambung malah makin gas bikin MBG dan Kopdes? Negara lain sibuk menghemat, kita malah boros.
Abul Muzaffar tweet media
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ@NenkMonica

Primus Yustisio Anggota DPR Komisi IX Mendesak Agar GUBERNUR BANK INDONESIA MUNDUR akibat anjloknya nilai tukar RUPIAH.

Indonesia
64
1.3K
3.6K
161K
head to the bone retweetledi
The Spectator Index
The Spectator Index@spectatorindex·
🇮🇩 Indonesia's rupiah falls to record low of 17,500 per US Dollar.
English
1.1K
13.3K
25.8K
6.7M
head to the bone retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
URGENT: TESSO NILO DALAM BAHAYA, TESSO NILO DALAM BAHAYA , TESO NILO DALAM BAHAYA🚨 JANJI PEMERINTAH UNTUK MENGEMBALIKAN TESSO NILO JADI KAWASAN HUTAN YANG RAMAH AKAN SATWA CUMA SEKEDAR OMON OMON. PEMERINTAH PEMBOHONG PEMERINTAH PENDUSTA PEMERINTAH KALAH SAMA MAFIA Meski Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyita kebun-kebun sawit di Taman Nasional Tesso Nilo sejak 10 Juni 2025, tandan buah segar (TBS) dari kawasan konservasi itu tak berhenti mengalir ke pabrik-pabrik di sekitarnya. Investigasi Mongabay membuktikan: truk-truk pengangkut sawit ilegal tetap beroperasi, menembus koridor perusahaan bubur kayu, melewati batas provinsi, hingga CPO-nya tiba di kilang milik korporasi besar yang mengklaim komitmen nol deforestasi. Di balik rantai pasok yang panjang itu, satu benang merah tampak jelas absennya sanksi terhadap pabrik penerima. Selama pembeli tak disentuh hukum, permintaan terhadap sawit ilegal akan terus ada. Para pegiat lingkungan dan pakar hukum mengingatkan: Satgas PKH punya kewenangan dan regulasi yang cukup untuk menindak pabrik-pabrik itu, namun hingga kini pilihan itu belum diambil. Tesso Nilo pun terus menyusut.
Indonesia
152
19.6K
25.6K
303.4K
head to the bone retweetledi
Johan
Johan@mocimacamoci·
HR/User: Ada pengalaman kerja sebelumnya? Pelamar: Nggak ada, Pak. Masih fresh graduate. HR/User: Oke, nggak apa-apa. Belajar bareng di sini ya. HR/User: Selamat bergabung!
Indonesia
481
2.4K
28.6K
1.8M
head to the bone retweetledi
Aldhitama Ramadhan
Aldhitama Ramadhan@AldhitamaR·
Normalisasi Rumah Sakit kalo kekurangan tenaga kerja ya buka lowongan, jangan malah daftar jadi wahana internship. Internship itu ya magang, kok jadi bertanggung jawab penuh kaya orang beneran kerja. Emang rumah sakit ngasih gaji? Trus Kemenkes juga harus muhasabah diri, kejadian bukan yang pertama kok masih berulang trus. Masalah sakit kok dibenturin sama masalah prolong, Sakit ya sakit kok mau dipaksain. Pembimbing tak ada otak. Tutup itu wahana selamanya, audit semua wahana yg ada. Kalo dirasa ga pantes jadi wahana ya tutup aja. Akal akalan bener.
Indonesia
49
1.9K
4.1K
80.8K
head to the bone retweetledi
re
re@dukeofsemarang·
Baca komen di MV Sal Priadi “Untuk seluruh anak, jika bapakmu gak judi online, gak merokok, gak gila perempuan, gak malas, tapi masih kurang waktu dan uang, percayalah dia sebenarnya sudah berjuang. Hanya nasib dan takdirnya saja yang belum seberuntung itu untuk membahagiakanmu sebagai anaknya dengan uang dan waktu.” 🥹
Indonesia
126
4.7K
21K
873.1K
head to the bone retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Kendurkan urat dan otot-otot kalian untuk sesaat, Guys. Izinkan kami membuka diskusi dengan sebuah pertanyaan pembuka: (Buat yang mau baca aja🙏🏻) Atensi kami sedang berlabuh pada dua lembaga pemerintah nonkementerian ini; Badan Gizi Nasional dan Badan Pangan Nasional. Mengapa dua lembaga itu tetap disebut nonkementerian padahal ada Kementerian Koordinator Pangan yang mengkoordinir dua lembaga tersebut dan memasukkan dua lembaga tersebut pada jangkauan kerja mereka? Mengapa dua lembaga tersebut langsung bertanggung jawab ke presiden, dan tidak ke menko terlebih dahulu saja? Apakah karena keduanya mengerjakan program super prioritas kabinet? Mengapa Badan Pangan dan Badan Gizi Nasional tak dilebur menjadi satu saja? Jika dianggap fokusnya berbeda, kan bisa dipecah menjadi dua bidang, dua kepala bidang, 1 fokus ke gizi, 1 fokus ke pangan, dan bertanggung jawab pada menko, sehingga bisa menekan angka upah/gaji. Bagaimana pengaruh pemecah-mecahan lembaga ini pada beban fiskal negara? Bagaimana pengaruh pemecah-mecahan lembaga ini pada skor tata kelola dan birokrasi negara? Kami menduga tweet ini akan cenderung flop, tapi tak apa, kami merasa kami tetap perlu mengutarakan rasa penasaran kami. Terima kasih. 🙂🙏🏻
MBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet media
Indonesia
34
496
1.7K
81.7K
head to the bone retweetledi
Amanda
Amanda@amndzahra·
jujur udah keganggu bgt sm produk-produk pemutih / bleaching / HB dosting yg marketingnya bawa-bawa nama gw, seolah-olah gw pake produknya dan encourage orang-orang buat mutihin kulit. 👎🏻
Indonesia
343
3K
46.6K
1.1M
head to the bone retweetledi
ITBFess
ITBFess@itbfess_x·
itb! baca ini deh jujur merinding, sengeri itu negara ini...
ITBFess tweet media
Indonesia
25
2.7K
10.9K
152.1K
head to the bone retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
🚨 BADAK KALIMANTAN SISA 2 EKOR 😭💔 Di hutan sunyi Kalimantan Timur,hanya tersisa dua Individu yakni Pari dan Pahu Mereka adalah sisa terakhir dari Badak Kalimantan (Dicerorhinus sumatrensis harrissoni), subspesies purba yang pernah menjelajahi hutan tropis Borneo ribuan tahun lamanya. #SaveBadakKalimantan #savePariParu
Indonesia
343
19.5K
49K
915K
head to the bone retweetledi
Divinely Designed
Divinely Designed@DivinelyDesined·
Incredible. This is the DNA Repair System. Look how many parts work together to make the system function. Without DNA Repair, mutations in DNA would completely destroy its functionality very quickly - it would degrade rapidly into non-functional junk. Which means, the DNA Repair System would have to have been around since the very beginning of Life; DNA and the Repair Systems would have to arise together, at the same time, or DNA could not survive - and neither could Life. But how complex is the DNA Repair System? It requires 6-7 major systems, working in coordination together. Combined, those systems contain a total of about 130-200+ total unique proteins that make up the systems to do the job. Two things make this system most likely designed: 1. DNA cannot survive without DNA Repair. The entire system must be in place at the very start of Life, or Life never starts. But creating the systems requires the information in DNA - they both must arise together, simultaneously. 2. The specified, irreducible complexity of the system. DNA Repair requires a minimal amount of specifically engineered protein systems to function. Just look at how many separate systems are involved in that process! How can anyone see something like this and believe it arose by an accident of natural processes? Life is so clearly intelligently Created.
English
341
2.6K
9.6K
886.4K
head to the bone retweetledi
gadis
gadis@pelukgadis·
she’s the breadwinner and a sister to her two little brothers. but somehow, the world forgets she’s also a daughter, carrying softness beneath all that strength.
English
271
6.8K
38.7K
552K
head to the bone retweetledi
Fajar Nugros
Fajar Nugros@fajarnugros·
Akun anonim ngga jelas berusaha belain Pemerintah pusat. Bilang mestinya Pemda dan yg di daerah berperan. Gaes, Pemerintah pusat itu kekuasaan dan sumberdayanya besar. Elo ngapain belain? Sama2 rakyat itu bertanya dan menuntut. Tanya kemana pajak digunakan. Tanya siapa yg diangkat jadi pejabat. Tuntut akuntabilitas..
Indonesia
8
103
245
9.9K
head to the bone retweetledi
Shasy Pashatama
Shasy Pashatama@Pashatama·
Tapi aku senang gubernurku bikin ramai jagat maya dengan pergi ke Sumatera ngurusin banjir + mau bikin kampung korban banjir di sana sekalian. Biar orang2 tau si eta emang caper.
Indonesia
140
1.7K
6.4K
247.4K
head to the bone retweetledi
fitoremediasi
fitoremediasi@pistoiamarliana·
kabupatenku bener2 lumpuh
fitoremediasi tweet media
Indonesia
4
1.6K
2.8K
377.8K