117 posts

あ

@selasar

⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀ ⠀⠀

Katılım Mayıs 2014
0 Takip Edilen0 Takipçiler
あ retweetledi
Writing Corner.
Writing Corner.@pencorner·
Di kehidupan yang hanya sekali ini, semoga seluruh doamu segera menjadi nyata. 🖊️ Abbie
Writing Corner. tweet media
Indonesia
0
494
1.4K
19.9K
あ retweetledi
dino kecepit
dino kecepit@ripbotttt·
makan gratis jadi tai, pendidikan gratis jadi tau.
Indonesia
205
25.4K
70.1K
599.8K
あ retweetledi
miaw 🎀🍀
miaw 🎀🍀@psybaulogy·
Panjang umur, pendidikan Indonesia!
miaw 🎀🍀 tweet mediamiaw 🎀🍀 tweet mediamiaw 🎀🍀 tweet media
Indonesia
45
21.8K
54.8K
482.1K
あ retweetledi
Writing Corner.
Writing Corner.@pencorner·
TW // SUICIDE, HEAVY MOTHER ISSUE, MENTION OF DEATH. Dari Rahimmu, Aku Lahir, Dengan Tanganmu, Aku Mati. 🖊️ Cortisrebus
Writing Corner. tweet media
Indonesia
35
2.3K
9.6K
140.9K
あ retweetledi
Stela Nau
Stela Nau@stelanau·
Ada anak kecil di kampung saya, Ngada, Flores, meninggal bunuh diri. Anaknya dikenal cerdas dan ramah di sekolah. Dia meninggal karena putus asa. Sebelum pergi, dia cuma minta satu ke mamanya. 'Mama, saya minta buku dan pena' Mamanya ga bs kasi dua hal itu lantaran kondisi ekonomi memburuk. Mungkin buat penguasa dan media massa, anak ini cuma satu angka di dalam statistik. Bahkan bs jadi mudah dilupakan. Tapi buat saya, anak ini jadi bukti nyata bahwa kita semua gagal bukan karena pengaruh asing. Kebanyakan kita semua gagal karena kita ga mau berbenah. Kita tetap memilih pemimpin yg itu2 aja. Kita tetap mempertahankan institusi yg diisi oleh orang2 itu aja. Kita sibuk mencari kesalahan org lain, tp kita ga pernah mau sama-sama berjuang sebagai anak bangsa. Pak Presiden, bapak selalu bilang kalo Bapak adalah presiden semua orang. Saya gak minta Bapak jadi NABI. Saya minta bapak tidak membiarkan sistem yg uda bobrok ini semakin bobrok. Belum pernah sesakit hati ini nulis postingan di media sosial.
Stela Nau tweet mediaStela Nau tweet media
Indonesia
1.2K
31.3K
68.5K
2.3M
あ retweetledi
T𝕏TDARIBUKU
T𝕏TDARIBUKU@txtfrombook·
NANGISS GAKK LO LIAT KEJADIAN INI 💔😭
T𝕏TDARIBUKU tweet media
Indonesia
523
7K
28K
668.3K
あ retweetledi
BEBEL
BEBEL@pasifisstate·
BEBEL tweet media
ZXX
117
25.8K
64.5K
698.1K
あ retweetledi
Mbakyu Wah | Perempuan Membaca
Mbakyu Wah | Perempuan Membaca@PerempuanWaos·
Buat yang masih belum suka baca, plis baca guys. Krn membaca itu membantu mengembangkan neuron2 otak jdi kita akan memiliki logika dan emosi utk menemukan cara memecahkan masalah yg bisa digunakan dlm kehidupan sehari-hari. Plis, baca. Tahu kan org2 yg ga suka baca kayak apa.
Indonesia
318
11.8K
52.4K
799.8K
あ retweetledi
T𝕏TDARIBUKU
T𝕏TDARIBUKU@txtfrombook·
“Jgn bilang lo pecinta buku kalo belum baca karya A, B, C…” Nope, gak harus ngikutin selera orang lain untuk jatuh cinta pada membaca.
Indonesia
134
7.2K
27.9K
312.8K
あ retweetledi
Hai Patrick ~ Jasa Desainnu
Hai Patrick ~ Jasa Desainnu@sisilainpetrik·
2023: Lengah dikit jadi Mixue 2024: Lengah dikit jadi Tomoro 2025: Lengah dikit jadi Sawit 2026: Lengah dikit jadi dapur MBG
Indonesia
141
8.7K
34.4K
334.4K
あ retweetledi
deathconsciousness
deathconsciousness@sabitarius·
@moviemnfs Penghormatan terakhir??? Dia berjasa apa buat gue 😭😭😭
Indonesia
114
1.5K
17.5K
518.9K
あ retweetledi
Ssefnum
Ssefnum@munvess·
-rl Rest in peace untuk korban banjir di aceh. Rest in peace untuk korban demo. Dan rest in peace untuk korban genosida. Remember always the wrong and injustice they have done
Indonesia
7
6K
17K
197.7K
あ retweetledi
Writing Corner.
Writing Corner.@pencorner·
cw / tw : depression thought Oh, perempuan gila. Berlagak ingin dikasihi sepenuh gangguan dalam jiwanya. 🖊️ simplyholic
Writing Corner. tweet mediaWriting Corner. tweet mediaWriting Corner. tweet media
Indonesia
0
1.1K
3.7K
61.6K
あ retweetledi
Chris Wibisana
Chris Wibisana@ChrisWibisana·
Sebagai "orang dalam", saya merasa memikul beban moral untuk menjelaskan mengapa gerakan ini tidak memenuhi ekspektasi (hampir) semua orang. Penjelasan tersebut agak panjang, dan saya membutuhkan bantuan agar "pertanggungjawaban" ini bisa diketahui luas tanpa jejak digital.
Chris Wibisana tweet media
Indonesia
48
113
970
119.7K
あ retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Di industri penerbangan di Indonesia, terdapat suatu mafia yang bikin harga tiket pesawat domestik sangat mahal. Mafia ini mudah diidentifikasi apabila nama Ketua Mafia tersebut kita cari di Wikipedia. Ternyata, punya jabatan tinggi di parpol dan DPR/MPR. Akibat kekuasaan mafia yang malas berinovasi dan malas berkompetisi ini, transportasi antar pulau sangat sulit dan sangat mahal. Jakarta - Medan: Rp 1.5jt London - Istanbul: bisa Rp 750.000 Padahal orang Eropa jauh lebih kaya dengan UMR yang 10x. Buat mereka, bayar Rp 750k serasa bayar Rp 75k. Bayangkan terbang dari Jakarta ke Medan dengan harga Rp 75.000 saja.
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Secara komparatif, kelas pengusaha Indonesia jelek, bodoh, dan gaptek. Alasannya, mereka muncul bukan lewat kompetisi Darwin, tetapi lewat kroni-kronian. Salah satu keluarga terkaya adalah keturunan maling yang dulu merampok kayu bulat di Jawa Tengah bareng Kolonel Soeharto. Setelah Reformasi, terjadi deindustrialisasi dan commodity boom dan sepertinya tren ini malah semakin parah. Kelas pengusaha pribumi yang muncul malah lebih busuk, lebih rampok, lebih malas, dan lebih gaptek. Ciri khas pengusaha-pengusaha payah, bodoh, dan gaptek ini adalah sangat sibuk di parpol dan politik, karena hanya dari situlah mereka bisa mendapat uang, proyek, dan tanah. Mereka tidak bisa untung lewat cara lain. Hari ini lebih dari separuh anggota DPR adalah pengusaha semacam ini. Misal, barangkali ada pengusaha perusahaan pesawat yang kualitas maskapainya sungguh jelek dan menyedihkan, sehingga satu-satunya cara bertahan adalah menjadi waketum partai dan mendirikan monopoli lewat situ seperti mafia. Beberapa seperti di Cilegon malah secara langsung merampok pengusaha dan bisnis yang datang. Mereka secara praktis sudah bukan lagi pengusaha, melainkan preman yang hanya bisa merampok dan memalak. Entah mengapa preman-preman semacam ini malah iseng masuk ke asosiasi-asosiasi pengusaha. Mereka tidak mampu dan tidak mau berkompetisi dan berinovasi di pasar yang bebas. Alasannya karena mereka payah, bodoh, lamban, tidak kreatif, dan gaptek. Orang-orang payah dan lamban seperti ini akan langsung dilindas gepeng oleh kegesitan dan kecerdikan kelas pengusaha, kelas STEM, dan kelas manajerial China dari China, yang lahir dari tiga kombinasi maut antara neraka kompetisi Darwin yang tanpa ampun, dukungan kebijakan industri, dan sistem pendidikan.

Indonesia
355
6.9K
27.4K
2.6M