saa

3.1K posts

saa banner
saa

saa

@shyarchivee

life in Tourism major ✈️ ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤ

infp Katılım Kasım 2022
1K Takip Edilen908 Takipçiler
saa retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini info paling gila hari ini...... ada sesuatu yang nggak masuk akal banget lagi beredar soal program pemerintah ini dan jujur, ini bukan cuma aneh… tapi udah mulai keliatan ngeri + sistematis Jadi gini… Ada info kalau titik SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) itu terus nambah setiap hari. Padahal di sisi lain, portal resmi buat daftar mitra katanya udah ditutup sejak 1 Desember 2025. Sekarang coba pikir logikanya pelan-pelan… - Portal pendaftaran ditutup - Tapi jumlah titik terus bertambah - Bahkan dilaporkan tiap hari ada penambahan Pertanyaannya simpel: Masuknya dari mana? Ini bukan soal “ah mungkin ada update internal”… Kalau sistemnya transparan, harusnya: - Ada pengumuman resmi - Ada mekanisme khusus - Atau minimal ada penjelasan ke publik Tapi kalau yang terjadi malah “tiba-tiba nambah”… ya wajar kalau publik mulai mikir: ini data real atau cuma angka di atas kertas? Dan makin panas lagi ketika dikaitin sama isu bayaran… Ketika satu titik SPPG bisa dapat sekitar 6 juta per hari. Kalau itu benar, berarti: Makin banyak titik → makin besar anggaran yang keluar Makin besar anggaran → makin besar juga potensi “mainannya” Kasarannya sppg nya tidak benaran ada tapi insentifnya jalan terus sppg bodong atau fiktif Di sinilah mulai kerasa pedasnya… Karena ini bukan cuma soal angka nambah. Ini soal uang negara + transparansi + kepercayaan publik. Yang bikin miris bukan cuma dugaan “aneh-aneh”-nya… tapi pola yang sering kejadian: - Sistem ditutup ke publik - Data tetap berjalan di belakang layar - Publik cuma dikasih hasil akhir tanpa tahu prosesnya Kalau kayak gini terus, ya jangan heran kalau muncul kecurigaan: Ini beneran program jalan… atau sekadar laporan yang ‘dibikin jalan’?” Gue gak bilang ini pasti ada pelanggaran. Tapi yang jelas: Kalau logika sederhana aja gak nyambung, berarti ada yang harus dijelasin. Karena di era sekarang, masalahnya bukan cuma korupsi atau enggak… tapi kepercayaan publik itu dibangun dari transparansi. Dan kalau transparansi hilang, yang muncul bukan cuma kritik tapi ketidakpercayaan yang jauh lebih bahaya coba di cek tuh situs bgn udah lama tutup tapi hampir tiap hari laporan banyak sppg baru
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
616
7.5K
20.9K
938.2K
saa retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu hal paling mengejutkan yang bisa terjadi dalam tata kelola keuangan negara. Pemerintah sudah membuka 35.476 lowongan kerja untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran sudah dibuka sejak 15 April dan ditutup 24 April 2026 besok. Tapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa orang yang bertanggung jawab atas kas negara mengaku tidak tahu dari mana uang untuk menggaji puluhan ribu pegawai itu akan datang. Kata-katanya sangat eksplisit. Koperasi saya enggak tahu. Yang lain saya enggak paham. Berhenti sebentar dan pahami itu. 35.000 orang lebih akan direkrut sebagai pegawai BUMN. Gajinya belum ditentukan secara detail Zulhas hanya bilang menyesuaikan tingkat kelulusan. Sumber anggarannya tidak jelas Menkeu hanya tahu cicilan Rp40 triliun per tahun untuk koperasi tapi tidak tahu apakah itu sudah termasuk gaji pegawai atau belum. Dan proses rekrutmen sudah berjalan penuh tanpa ada kejelasan fiskal yang konkret. Ini bukan pertama kali pola seperti ini terjadi. MBG diluncurkan 6 Januari 2025 sementara anggarannya masih diblokir dan belum bisa dicairkan. Mitra direkrut, dapur dibangun, makanan dikirim semua pakai uang sendiri dulu sambil menunggu reimbers yang entah kapan. Baru belakangan sistem dibenahi. Motor listrik Rp1,2 triliun untuk BGN muncul di anggaran tanpa penjelasan yang memadai tentang relevansinya dengan program makan bergizi. Proyek IT Rp1,2 triliun yang klarifikasinya hanya narasi tanpa data yang bisa diverifikasi publik. Dan sekarang 35.000 pegawai BUMN direkrut dengan sumber gaji yang bahkan Menkeu sendiri tidak tahu. Polanya sangat konsisten dan sangat mengkhawatirkan. Program diluncurkan dulu, rekrutmen dibuka dulu, pengumuman dibuat dulu sementara pertanyaan paling fundamental tentang dari mana uangnya dijawab dengan nanti saya pastikan. Yang membuat ini lebih serius adalah konteksnya sekarang. Tiga Dirjen di Kemenkeu baru saja dicopot bersamaan kemarin. Ada isu APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan yang belum dikonfirmasi atau dibantah dengan data konkret. Ruang fiskal sudah sangat tertekan dengan MBG yang menyedot hampir Rp1 triliun per hari, perang Iran yang membuat harga energi melonjak, dan penerimaan pajak yang tertekan. Di tengah semua tekanan fiskal itu pemerintah membuka 35.000 lowongan baru tanpa kejelasan anggarannya. Ada juga pertanyaan teknis yang sangat serius soal rekrutmen ini yang perlu dijawab. Pertama — status pegawainya adalah karyawan BUMN. Koperasi Desa adalah entitas yang secara hukum berbeda dari BUMN. Lalu mengapa rekrutmennya melalui Panselnas dan statusnya BUMN? Ini adalah pertanyaan legal yang sangat mendasar. Kedua — 30.000 dari 35.476 posisi berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Ini adalah perusahaan yang baru dibentuk. Apakah PT ini sudah memiliki struktur corporate governance yang memadai untuk mengelola 30.000 pegawai sekaligus? Ketiga — rekrutmen menutup usia maksimal 25 tahun. Artinya ini menyasar fresh graduate dan diploma baru lulus. Dengan gaji yang belum jelas, ditempatkan di koperasi desa yang baru dibentuk, dengan status yang tidak jelas antara BUMN atau bukan ini adalah kondisi kerja yang sangat tidak ideal dan berpotensi mengorbankan puluhan ribu anak muda. ketika Menteri Keuangan sendiri bilang tidak tahu sumber anggaran untuk program yang sudah berjalan dan sedang direkrut puluhan ribu pegawainya, itu bukan sekadar masalah komunikasi antar kementerian. Itu adalah bukti bahwa program-program besar ini diluncurkan tanpa perencanaan fiskal yang matang dan terkoordinasi. Dan yang paling menggelisahkan adalah ini sudah terjadi berulang kali dengan pola yang sama. Luncurkan dulu, urus anggarannya belakangan. Dan yang selalu menanggung konsekuensinya adalah uang pajak rakyat yang terus mengalir tanpa kepastian akan ke mana dan untuk apa tepatnya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
504
6.3K
14.4K
585K
saa retweetledi
nCIPPa. 𝝑℘ freetag
nCIPPa. 𝝑℘ freetag@choconcipss·
"in life, you’ll never be ready for anything. so do it scared, do it anyway."
nCIPPa. 𝝑℘ freetag tweet medianCIPPa. 𝝑℘ freetag tweet media
English
20
12.1K
31.1K
432K
saa retweetledi
BBC News Indonesia
BBC News Indonesia@BBCIndonesia·
Badan Gizi Nasional (BGN) belanja tablet, motor, kaos, sampai semir sepatu dengan total triliunan rupiah pada 2025. Apa saja rinciannya dan kenapa pengadaan ini dikritik sebagai "alarm serius bagi tata kelola keuangan negara"? bbc.com/indonesia/arti…
BBC News Indonesia tweet mediaBBC News Indonesia tweet mediaBBC News Indonesia tweet mediaBBC News Indonesia tweet media
Indonesia
1K
12.2K
17.7K
643.5K
saa retweetledi
joan
joan@pengwinningg·
EDUCATE🫵🏻YOUR🫵🏻SON
English
96
75.2K
154.8K
1.7M
saa retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
thread update kasus FH UI: Gambar 1: Ini adalah tampang 16 pelaku pelecehan seksual verbal dan objektifiksasi terhadap perempuan di FH UI. Ini adalah moMen ketika mereka disidang oleh forum mahasiswa dan live di tiktok. Gambar 2: Ibu yang berpakaian batik dan dipeluk menjadi salah satu korban yang dilecehkan para pelaku di grup chatnya. Beliau adalah salah satu dosen di FH UI. Beliau saat forum bilang “pas saya lihat chatnya, saya kaget ada nama saya”.
kale tweet mediakale tweet media
sampahfhui@sampahfhui

[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]

Indonesia
658
26.9K
79.8K
3.8M
saa retweetledi
maa
maa@sexcgalll·
@sampahfhui inilah bukti ‘many people are educated but not well-mannered’. kaya lu punya pendidikan yg bagus tp kalo kelakuan lo jelek tuh percuma. sickkk. semoga korban yg dimention di group baik baik aja dan dapet perlindungan dari UI.
Indonesia
30
11.4K
62K
1.8M
saa retweetledi
Gump n Hell #gumpnhell
Gump n Hell #gumpnhell@gumpnhell·
Alat makan MBG untuk 15 SPPG seharga Rp 4 trilyun? 🤣 Duit segitu bisa buat 1 JIS ato 3 jembatan besar di Papua. 😆
Gump n Hell #gumpnhell tweet mediaGump n Hell #gumpnhell tweet mediaGump n Hell #gumpnhell tweet media
Indonesia
144
6.4K
13.3K
166.3K
saa retweetledi
sampahfhui
sampahfhui@sampahfhui·
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
sampahfhui tweet media
Indonesia
6.1K
67.5K
244.5K
49.5M
saa retweetledi
Rifka Annisa Women's Crisis Center
Mungkin di depan semua keliatan baik-baik aja, sampai kita tahu cerita aslinya. Sampai kita tahu, ternyata banyak yang lagi berjuang diam-diam. Sampai kita benar-benar tahu, teman kita sehat dan bahagia.
Rifka Annisa Women's Crisis Center tweet media
Indonesia
107
26.6K
47.5K
553.5K
saa retweetledi
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Nadiem Makarim yang jelas jelas beli laptop buat anak sekolah aja masuk pidana. Ini harusnya kena juga kalau mau fair perlakuannya...
Ken Hans tweet media
Indonesia
1.3K
18.7K
56.5K
951.7K
saa retweetledi
vava²⁷ #lock-in
vava²⁷ #lock-in@persevverance·
capek ya ngejar pendidikan di negara yang nggak memprioritaskan pendidikan
Indonesia
102
16.3K
53.2K
404.4K
saa retweetledi
ֺave
ֺave@aenin·
waktu sma diboongin “utbk lebih gampang dari tryout” pas kuliah diboongin “semester 2 nyantai kok”
Indonesia
224
3.5K
19.1K
262.8K
saa retweetledi
Raka
Raka@doimucenah·
Unpopular Opinion : kopi gak selalu bikin MELEK. Di beberapa orang… malah jadi obat tidur
Indonesia
1.6K
12.3K
64.1K
1.3M