Spike Spiegel

79.8K posts

Spike Spiegel banner
Spike Spiegel

Spike Spiegel

@tempelankulkas_

United Arab Emirates Katılım Aralık 2010
378 Takip Edilen294 Takipçiler
Spike Spiegel retweetledi
gigin praginanto
gigin praginanto@giginpraginanto·
Danantara belum menerbitkan laporan keuangan. Tampaknya karena kerugian besar akibat lebih 100 triliun rupiah dananya dipakai bermain di bursa saham. Ini harus diusut. Tapi siapa berani mengingat Danantara adalah kabinet bayangan yang langsung berada di bawah presiden RI.
Indonesia
44
2.6K
6.8K
117.7K
Spike Spiegel retweetledi
vi🍒
vi🍒@bakuldimsum_·
Ngapain kasian? Dia dlu mati Matian belain mbg 😋😋
vi🍒 tweet mediavi🍒 tweet mediavi🍒 tweet mediavi🍒 tweet media
Indonesia
89
2.9K
13.8K
413.8K
Spike Spiegel retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Awak bingung harus respons macam mane 😭😭😭
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
324
16K
88.8K
774.7K
Spike Spiegel retweetledi
✨ Widas ✨
✨ Widas ✨@WidasSatyo·
Prabowo itu tau kok gimana dampak kurs dollar ke ekonomi kita. Menkeu tau. Menko Ekonomi tau. Mendag tau. Gubernur BI tau. Fucking hell, bahkan mahasiswa ekonomi semester II pun tau. Dia terang2an bilang gitu karna yakin kalo (at least 58%) WNI emg setolol itu lmaoooo
Indonesia
66
7.2K
18.9K
220K
Spike Spiegel retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang pengen bubarin mbg boleh retweet
Indonesia
191
69.9K
57.7K
1.1M
Spike Spiegel retweetledi
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
Produktivitas kerja warga negara itu secara langsung atau tidak langsung dipengaruhi oleh faktor kondisi negaranya.
Indonesia
17
76
228
7.1K
Spike Spiegel retweetledi
Firgiawan
Firgiawan@seterahdeh·
cuma ada 2 jenis orang yang masih bela prabowo: 1. buzzer 2. emang pure tolol aja
Indonesia
115
7.3K
21.1K
173.5K
Spike Spiegel retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
"8+2 = 11" "Sawit itu kan juga pohon, kan? Ada daunnya, kan?" "Orang-orang pintar di Jakarta tidak peduli dengan nasib nelayan." "Orang desa tidak ada yang pakai dolar kok." Empat kalimat bodoh, dan yang melempar keempat kalimat bodoh ini adalah orang yang memimpinmu saat ini.
alfin rizal@alfinrizalisme

@ARSIPAJA aku tahu dia inkompeten jadi presiden. tapi gak nyangka aja kalau sekosong-momplong ini.

Indonesia
104
18.6K
44.3K
496K
Spike Spiegel retweetledi
Strootsy
Strootsy@strootsys·
Ngeliat 2 gambar ini ga nyaman banget, rasanya hollow, artificial, kopong, kayak sesuatu yg gak ada jiwanya. Backroom vibe Mana anggaran segede itu cuma buat barang-barang yg kebanyakan bisa ditemuin di warung madura juga Kalo disebut ini di Pyongyang Korut gue percaya keknya
satyaxbt@satyaXBT

gue kira isinya bakal jualan barang umkm, ternyata jatuhnya toko kelontong udah gitu, siapa yang ngajarin display begitu duh..

Indonesia
131
2.7K
8.6K
188.3K
Spike Spiegel retweetledi
Wicaksono Management LC
Wicaksono Management LC@bigdigjohnny·
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish": "Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024. Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah. Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar. Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis. Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya. Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi. Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk. Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman. Persimpangan jalan baru Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu. Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan. Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
The Economist@TheEconomist

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Indonesia
157
18.3K
40.1K
1.1M
Spike Spiegel retweetledi
PROFESOR SAHAM
PROFESOR SAHAM@profesor_saham·
Fakta yang sangat menyedihkan dipagi ini Ternyata abang abangan desa ini lebih pintar dari presiden kita, yak benar PRESIDEN INDONESIA
Indonesia
159
5.3K
13.9K
184.8K
Spike Spiegel retweetledi
satyaxbt
satyaxbt@satyaXBT·
gue kira isinya bakal jualan barang umkm, ternyata jatuhnya toko kelontong udah gitu, siapa yang ngajarin display begitu duh..
satyaxbt tweet mediasatyaxbt tweet media
Indonesia
2K
4.5K
44.5K
5.5M
Spike Spiegel retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh jurnalis di Medan diduga diculik anggota TNI abis nulis investigasi ttg dugaan praktek ilegal kondensat & judi tembak ikan di Kab. Langkat. > Diajak ketemu di cafe sama seorang wartawan > Pas dtg, didatangi 2 org gak dikenal, HP direbut, diseret masuk mobil (1/2)
Indonesnews@pendapatpribumi

WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.​Kronologi Penjebakan: Modus Informasi Narkoba​Aksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.​Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.​“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.​Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.​“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.​Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.​“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut

Indonesia
161
9.4K
21.1K
702.7K