no surprises retweetledi
no surprises
1.4K posts

no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi

Dibuang Ayah Ibunya, Anak Difabel ini Diangkat Anak Nenek Penjual Asongan Berjuang dimasa tua, mak yati jualan 10 km sambil gendong anak angkat difabel Dibawah terik matahari, ditengah keramaian kendaraan.
Terlihat ada seorang ibu tua yang tengah berjalan menjajakan jualan sambil menggendong seorang anak. Namanya Mak Yati (75thn) diusia yang sudah tua ini, beliau harus tetap berjuang mencari secercah harapan demi bisa makan.
baginya ini pilihan bukan keterpaksaan “Mak, ini siapa yang digendong?” Tanyaku
“Ini anak angkat emak, udah Emak urus dari bayi. dibuang sama orang tuanya”. Tutur Mak Yati Anisa(6thn) adalah anak malang yang tidak pernah tau asal usulnya, Ia dibuang orang tuanya sejak masih bayi 5 hari di teras rumah orang.
waktu itu Nisa sudah ditawarkan pada orang-orang untuk diurus tapi tidak ada yang mau. “Waktu itu Annisa sudah ditawarkan pada orang-orang, tapi gak ada yang mau. mungkin karena sudah tau kalo Nisa mengalami kelainan, kakinya kecil sebelah dan bengkok-bengkok. karena gak ada yang mau, ya udah emak aja yang rawat urus dan sayangi layaknya anak sendiri”. Tutur Mak Yati 6 tahun sudah Mak Yati mengurus putri seperti anak sendiri, kemana-mana dibawa, ke sawah dan jualanpun dibawa.
hingga kini usia Mak Yati sudah semakin tua. Belasan kilometer beliau tempuh untuk menjajakan jualannya. Rasa berat yang ada di punggungnya tidak pernah beliau hiraukan. Wajah polos yang selalu terlihat di bahu Mak Yati, menjadi penyemangat bagi beliau. Langkah Mak Yati tertatih tapi pasti, menawarkan dagangan namun banyak yang menolaknya.
Keliling jualan dari pagi hingga siang hari, Mak Yati baru dapat uang 8ribu. beliau belum mau pulang karena belum bisa beli beras untuk di rumah.




Indonesia
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi

HUTAN PAPUA HARUS DILINDUNGI DARI PARA BABI
Berhenti merasa paling modern sebelum kamu melihat sendiri bagaimana alam Papua menjaga "fosil hidup"-nya dengan penuh kehormatan. ♥️ Kasuari bukan sekadar burung biasa di tanah Biak.
Ia adalah penguasa hutan, simbol kekuatan, dan bukti bahwa Indonesia Timur adalah rumah bagi keajaiban yang dunia pun iri melihatnya. Kalau kamu masih menganggap Indonesia cuma soal kota besar, berarti kamu memang kurang jauh melangkah ke timur. Sebuah fragmen kemegahan purba dari tanah Numfor.
Tak perlu mencari lebih jauh, karena di sini... -EverythingIsHere- 📍 Pulau Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua
Indonesia
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi

𝗔𝗸𝘀𝗶 𝗦𝗼𝗹𝗶𝗱𝗮𝗿𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗩𝗼𝗸𝗮𝗹𝗶𝘀 𝗟𝗮𝗺𝗯 𝗼𝗳 𝗚𝗼𝗱: 𝗥𝗮𝗻𝗱𝘆 𝗕𝗹𝘆𝘁𝗵𝗲 𝗖𝘂𝗸𝘂𝗿 𝗛𝗮𝗯𝗶𝘀 𝗥𝗮𝗺𝗯𝘂𝘁 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝗺𝗮𝗿 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗞𝗮𝗻𝗸𝗲𝗿
Sebuah momen penuh haru sekaligus menginspirasi terjadi di balik panggung festival musik bergengsi, “Welcome To Rockville”. Vokalis dari band metal legendaris Lamb of God, Randy Blythe, menunjukkan sisi humanisnya yang luar biasa lewat sebuah aksi solidaritas yang mendalam bagi salah satu penggemar setianya.
Bukan sekadar sesi meet and greet biasa, Randy secara khusus mengundang seorang penggemar wanita bernama Jessyca. Saat ini, Jessyca diketahui tengah berjuang keras melawan penyakit kanker payudara stadium 4.
Sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian yang nyata, Randy mendampingi bahkan membantu mencukur habis rambut Jessyca hingga botak di area belakang panggung festival tersebut.
Langkah ini sengaja dilakukan oleh sang vokalis sebagai simbol bahwa Jessyca tidak sendirian dalam menjalani masa-masa sulitnya menjalani pengobatan kanker.
Aksi nyata yang dilakukan oleh musisi dunia ini langsung menuai banyak pujian. Di tengah citranya yang cadas di atas panggung, Randy Blythe membuktikan bahwa empati dan kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas.
Indonesia
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi

Ridho usia nya baru 16 tahun, tapi beban yang dia pikul sudah cukup berat, karena dia harus membagi waktu antara sekolah, berjualan kopi keliling, dan merawat adiknya, Salsa, yang mengidap berbagai penyakit.
Dari hasil jualannya, buat beli obat adik nya biar tetap bertahan hidup.
Perjuangan Ridho ini sangat menyentuh hati.
Di saat remaja lain menikmati masa sekolah, dia memilih kuat demi keluarga 🥹


Indonesia
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi
no surprises retweetledi

















