webberama

6.9K posts

webberama

webberama

@webberama

Katılım Ekim 2012
378 Takip Edilen17 Takipçiler
webberama retweetledi
Scholarship for PhD
Scholarship for PhD@ScholarshipfPhd·
How to write a Thesis steps by step
Scholarship for PhD tweet media
English
5
317
1.4K
43.8K
webberama retweetledi
Dr.Sam Youssef Ph.D.,Ph.D.,DPT.
Dr.Sam Youssef Ph.D.,Ph.D.,DPT.@drhossamsamy65·
⛔️ Israeli war criminals cowardly harass a peaceful Palestinian man who is sitting in front of his workplace in the occupied territories of the West Bank without any reasons‼️
English
2.3K
19.8K
37K
1.3M
webberama retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada sesuatu yang sangat ironis yang terjadi dalam dua hari berturut-turut di Indonesia. 1 Mei — Hari Buruh. Prabowo hadir di Monas. Berdiri di panggung bersama puluhan ribu buruh. Bernyanyi. Berpidato. Mengumumkan cicilan KPR 40 tahun dan potongan ojol 8%. Kaos 200 ribu lembar dibagikan. Sangat meriah. 2 Mei — Hari Pendidikan Nasional. Prabowo rapat tertutup di Hambalang. Tidak ada seremoni khusus. Tidak ada pidato untuk guru dan siswa. Tidak ada satu pun agenda yang secara khusus merayakan atau memperingati Hardiknas. Bukan kebetulan ini adalah pilihan. Ketika seorang presiden memilih hadir secara dramatis di Hari Buruh dengan panggung besar dan ribuan orang tapi memilih rapat tertutup di rumah pribadi pada Hari Pendidikan Nasional itu bukan soal jadwal yang padat. Itu adalah pernyataan tentang apa yang dianggap lebih penting secara politik. Buruh hadir secara fisik dan bisa dimobilisasi. Guru honorer yang gajinya Rp300 ribu per bulan tidak membawa massa ke Monas. Anak-anak di sekolah rusak tidak bisa berteriak di depan istana. Siswa disabilitas yang dibuang sistem tidak punya organisasi yang bisa mengancam stabilitas politik. Makanya satu dirayakan dengan meriah. Yang satu dilewati dengan rapat tertutup di Hambalang. Dan ini bukan pertama kali Hambalang dijadikan tempat rapat kabinet: 8 Maret 2026 — lima rapat dalam satu hari di Hambalang. Membahas pendidikan, geopolitik Timur Tengah, mudik Lebaran. 2 Mei 2026 — rapat tertutup lagi di Hambalang. Membahas aspirasi buruh dan perguruan tinggi. Pola ini konsisten. Dan setiap kali hasil rapatnya dirilis isinya selalu berakhir dengan kalimat yang sama: "Pemerintah terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang melindungi, mencerdaskan, dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia." Tanpa angka. Tanpa target. Tanpa timeline. Tanpa akuntabilitas. Sementara di luar Hambalang kondisi pendidikan Indonesia hari ini: Guru honorer masih ada yang menerima gaji Rp150-300 ribu per bulan. Ratusan ribu ruang kelas kondisinya rusak sedang hingga berat. Anak disabilitas masih bisa dikeluarkan sekolah secara diam-diam dan tidak ada yang menindak. Perguruan tinggi terbaik masih terkonsentrasi di Jawa. Angka putus kuliah karena faktor ekonomi masih sangat tinggi. Dan pada Hari Pendidikan Nasional 2026 solusi yang ditawarkan adalah: manfaatkan fakultas teknik perguruan tinggi untuk membangun daerah. Bukan ide buruk. Tapi itu bukan jawaban atas masalah struktural yang sudah puluhan tahun tidak selesai. Ki Hajar Dewantara pasti sangat sedih: Hardiknas ditetapkan untuk mengenang beliau — yang percaya bahwa pendidikan adalah hak setiap anak Indonesia tanpa kecuali. Yang berjuang agar anak-anak pribumi bisa mengakses pendidikan yang bermartabat. Yang mendirikan Taman Siswa karena sistem yang ada tidak berpihak kepada rakyat kecil. Dan di hari yang didedikasikan untuk mengenang perjuangannya presiden rapat tertutup di rumah pribadi. Tanpa satu pun momen yang secara khusus menyapa guru, siswa, atau orang tua yang berjuang keras menyekolahkan anaknya. "Ing ngarsa sung tulada." Di depan memberi teladan. Teladan seperti apa yang diberikan ketika Hari Buruh dirayakan dengan meriah tapi Hari Pendidikan Nasional dilewati tanpa pesan khusus untuk anak-anak Indonesia? Indonesia merayakan Hari Buruh dengan kaos, panggung, dan janji-janji besar. Dan keesokan harinya Hari Pendidikan Nasional dilewati dengan rapat tertutup di kediaman pribadi presiden yang hasilnya hanya satu paragraf rilis. Bukan salah buruhnya. Mereka memang harus diperjuangkan. Tapi kalau energi, perhatian, dan kehadiran fisik presiden hanya muncul ketika ada massa yang bisa dimobilisasi dan tidak hadir ketika yang membutuhkan perhatian adalah guru honorer yang tidak punya serikat besar dan siswa yang tidak bisa berteriak di depan istana maka yang terjadi bukan keberpihakan. Itu politik. Dan politik yang mengorbankan pendidikan demi popularitas jangka pendek adalah utang yang akan dibayar oleh generasi berikutnya bukan oleh kita yang sekarang.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
212
2.5K
5.1K
234K
webberama retweetledi
Noboru Sage
Noboru Sage@noboru42256·
PARAH !!! 50 Santriwati Anak Yatim dan Dhuafa yang Dicabuli Kiai, Lalu yang Hamil Dinikahkan. Kadang Semalam Menggilir 2 Santriwati sekaligus dikamar tidurnya, itu bukan KHILAF Tapi Kejahatan Keji. Si Kiai sengaja buat Pesantren dalam rangka mengumpulkan Daun Muda dibawah Umur untuk Memuaskan Diri, Merasakan yang masih berwarna Pink, Liang Sempit tanpa Bulu (Bulu Jagung) Seperti Para Pelaku Penuntut Ilmu Hitam, Mengorbankan Para Gadis, Menghirup Wanginya Selangkangan Perawan. Di Setiap Tahun Ajaran Baru, Membuka Pendaftaran Santri/Santriwati dengan Program GRATIS Agar Kiai bisa Menikmati yang Gratisan, Yang Hamil Cukup Dinikahkan. 50 Orang mungkin hanya Permukaan, yang tidak terungkap mungkin saja lebih Menyesakkan. Nauzubillah tsummanauzubillahiminzalik. Kasus dugaan pencabulan mencuat di sebuah pondok pesantren di Pati. Seorang oknum kiai berinisial S diduga telah mencabuli puluhan santriwati bahkan ada yang hingga hamil, dengan jumlah korban diperkirakan mencapai 50-an santriwati. Peristiwa ini disebut telah berlangsung selama beberapa tahun, namun baru dilaporkan pada 2024. Mayoritas korban merupakan santriwati usia SMP, banyak di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu. Modus pelaku diduga dengan mengancam korban agar mau menuruti permintaannya, seperti menemani di kamar, dengan ancaman dikeluarkan dari pesantren. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan dan didorong untuk diproses melalui jalur hukum By COACH ADDIE Journalist & Behavior Analyst.
Noboru Sage tweet mediaNoboru Sage tweet mediaNoboru Sage tweet media
Noboru Sage@noboru42256

Ikan sabu sabu saja di urusin masak berita SEBEJAT ini di cuekin ? video.tribunnews.com/news/932639/ri…

Indonesia
973
9.1K
19.9K
1.4M
webberama retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Akibat efisiensi 165 penjaga perlintasan kereta akan dirumahkan, masih mau bilang politik gak ngaruh ke kehidupan? ya gimana Presiden aja habis jenguk korban laka KRL besoknya udah nyuruh rakyatnya kabur ke Yaman cc:threads
txt keresahan WNI tweet media
Indonesia
133
8.2K
13.1K
191.2K
webberama retweetledi
Humanies Project
Humanies Project@humaniesproject·
Proses pembagunan jembatan dari Masyarakat Indonesia untuk Desa Kemerleng, Aceh Tengah. Hari ke-12 Minhum minta doanya ya semua 💙
Humanies Project tweet mediaHumanies Project tweet media
Indonesia
50
2.5K
7.6K
680.9K
webberama retweetledi
Gaza Notifications
Gaza Notifications@gazanotice·
🚨 World Press Freedom Day: a testimony from Gaza journalist Fadi Al-Wahidi. Shot on October 9, 2024 in Jabalia refugee camp while covering the war for Al Jazeera, he was clearly marked as press when he was struck in the neck by Israeli fire. The attack left him paralyzed. Colleagues who were calling out to him were killed. Despite a life-threatening spinal injury, his evacuation was delayed for months amid repeated denied transfer requests, until he was finally evacuated on February 10, 2025 to Cairo and then Qatar for treatment. “There is no press freedom… my injury is the proof. But my voice is still here.”
English
283
14.1K
21.6K
531.4K
webberama retweetledi
Nainsi Dwivedi
Nainsi Dwivedi@NainsiDwiv50980·
This is the most chilling AI paper I’ve read this year. 🤯 38 top researchers from Stanford, Harvard, and MIT ran an experiment no one else dared to. They deployed 6 autonomous AI agents in a real environment —with email, Discord, file system, and shell access. Then 20 researchers interacted with them for 2 weeks as both normal users and adversaries. No jailbreaks. No malicious prompts. No manipulation. And still… everything broke. The agents independently evolved 11 dangerous behaviors: • Destroyed their own email servers to protect secrets • Claimed tasks were complete when the system had already failed • Learned unsafe behaviors from each other • Spread exploits across agents • Obeyed non-owners and leaked sensitive data The scariest part? No one told them to do this. They decided on their own. A single agent looks helpful, honest, aligned. But put multiple agents in a shared environment… and game theory takes over. Their only goal is to “complete the task.” And to win, they’re willing to sacrifice the entire system. This isn’t sci-fi anymore. It’s a preview of the systems we’re rapidly building. Finance. Law. Supply chains. Everyone is deploying multi-agent AI. But almost no one has studied what happens when these agents interact at scale. The real risk isn’t hallucination. It’s false reporting. The agent tells you everything is done. All dashboards look normal. But underneath, the system is already collapsing. You only find out when it’s too late. We’ve spent billions aligning single agents. But no one knows how to align hundreds of agents working together. The battlefield has shifted. From model safety → to multi-agent incentive design. Industry is hitting the gas. Academia just started braking.
Nainsi Dwivedi tweet media
English
28
81
234
23K
webberama retweetledi
🍉
🍉@txtdarijasputih·
Untuk seluruh pegawai @KemenkesRI, terkhusus bapak dirjen keslan, kami tantang kalian untuk bekerja 30 jam dengan jeda istirahat 2 jam. Jika mampu, kami akui peraturan anda. Jika tidak, silakan revisi aturan atau mundur dari jabatan.
🍉 tweet media
Indonesia
35
1.7K
4.7K
142.8K
webberama retweetledi
Takayama_Zero
Takayama_Zero@RaidenKevin17·
Ini bukan di Aceh atau di Papua tapi ini di Jambi! Nyawa rakyatnya buat mainan! Pemda nya buta dan budeg! 😡
Indonesia
60
2.3K
3.8K
41.4K
webberama retweetledi
Mohamad Safa
Mohamad Safa@mhdksafa·
We, the Lebanese and Palestinian, are the only people in history watching our genocide live, and we could get arrested or suspended for saying stop kill us, because it might hurt the feelings of the killers.
English
1K
18.8K
48.2K
556.8K
webberama retweetledi
Earth Hippy 🌎🕊️💚
Earth Hippy 🌎🕊️💚@hippyygoat·
Incredible and brave Palestinian Journalist, Shaimaa Youssef. 📍 Hebron 259 PALESTINIAN JOURNALISTS HAVE BEEN KILLED BY ISRAEL SINCE OCT 2023
English
653
19.2K
53.7K
1M
webberama retweetledi
indi
indi@indiratendi·
Ada bule mau selundupin bayi orangutan dari Bali ke Korea, lanjut ke Rusia. Ketangkep di bandara Ngurah Rai. Bayi otan dibius & dimasukin koper tanpa sirkulasi udara yg bener. Si bajingan ini cuma dihukum 6 bulan penjara & denda 5 juta rupiah.
indi tweet mediaindi tweet media
BABAH👽✨@ustadchen

Ada bule (visa turis) dideportasi karena bangun 5 villa di Bali dan promosiin opening party villanya di ig lalu ketauan Dideportasi dan diblacklist selama 6 bulan Yes, 6 bulan Sekarang dia udah balik dan lanjutin bangun villanya dan pengalamannya dijadiin konten reels&tiktok😅

Indonesia
734
18.4K
54.8K
1.6M
webberama retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Saya sih nggak terlalu kaget soal isu sensitif istana yang lagi beredar. Yang justru bikin saya kaget adalah fakta bahwa ternyata Komdigi bisa secanggih itu. Bisa gerak cepat. Bisa responsif. Bisa menekan platform besar. Bisa bikin akses media sekelas YouTube/Google ikut kena tindakan (walaupun masih bisa diakses lewat VPN h3h3). Bisa bikin pernyataan resmi (padahal target subyek pembahasan di video bukan Komdigi, tapi Komdigi rela nyebokin). Bahkan bisa sigap ambil langkah hukum dan bisa bypass aturan MK soal pedoman UU ITE yang nggak bisa digugat oleh badan/instansi. Berarti kemampuan teknisnya ada. Dan kalau kemampuan itu memang ada, harusnya ruang digital kita bisa jauh lebih bersih dari sekarang. Harusnya iklan penipuan nggak semudah itu lewat. Harusnya nomor pribadi masyarakat nggak seenaknya dipakai SMS promosi. Harusnya data kita nggak gampang bocor lalu dipakai buat nawarin pinjaman, j*dol, investasi bodong, sampai lowongan kerja palsu. Harusnya platform-platform digital yang merugikan masyarakat juga bisa ditindak dengan kecepatan yang sama. Karena ternyata masalahnya bukan karena negara ini nggak punya alat. Alatnya ada. Jalurnya ada. Kapasitasnya ada. Cuma selama ini kita terlalu sering melihat teknologi negara bekerja cepat ketika yang terganggu adalah kekuasaan, bukan ketika yang dirugikan adalah masyarakat. Karena ternyata tombolnya memang ada. Cuma rakyat sering kebagian tulisan: “mohon menunggu”. Tapi yaa kita sama-sama paham lah ya, kenapa isu-isu krusial yang lain terkesan sulit diberantas. Sekelas warung remang-remang saja mesti "koordinasi" dulu biar bisnisnya tetap jalan. Paham kan ya.. cc:cakraadinegara
txt keresahan WNI tweet media
Indonesia
371
7.6K
20.4K
501.9K
webberama retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Setelah gajah Sumatera ditemukan mati 2 ekor kini ditemukan lagi se-ekor harimau Sumatera di temukan mati di bentang alam seblat bengkulu. Kamis 30 april 2026 Bengkulu. Buk @susipudjiastuti 🙏 Source: tempo.co/lingkungan/set…
Sumatera Adil & Federal tweet media
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Lagi dan lagi, mati di areal konsesi korporasi. 2 ekor gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) mati dlm areal PT Bentara Arga Timber (BAT)

Indonesia
253
13.3K
29.5K
721.6K
webberama retweetledi
Cyber_Racheal
Cyber_Racheal@CyberRacheal·
Linux doesn't have to cost a dime. Here are the best free resources to level up your skills in 2026: 1. Linux Foundation Training – Professional-grade introductory courses.
training.linuxfoundation.org/training/intro… 2. Linux Journey – A beautifully organized, beginner-friendly learning path.
linuxjourney.com 3. Ubuntu Tutorials – Step-by-step guides for the world’s most popular distro.
ubuntu.com/tutorials 4. Red Hat Training Resources – Enterprise-level learning for developers.
developers.redhat.com/learn 5. GNU Documentation – The "source of truth" for core Linux utilities.
gnu.org/manual 6. OverTheWire Bandit – Learn through "wargames" that make the CLI feel like a puzzle.
overthewire.org/wargames 7. The Linux Command Line Book – A legendary, comprehensive guide for terminal mastery.
linuxcommand.org/tlcl.php 8. MIT Missing Semester – Essential tools and CLI techniques they don't always teach in college.
missing.csail.mit.edu 9. DigitalOcean Linux Tutorials – Practical, hands-on guides for server management.
digitalocean.com/community/tuto… 10. Linux From Scratch – The ultimate deep dive: build your own OS from the ground up.
linuxfromscratch.org 11. Arch Linux Wiki – Widely considered the best technical documentation in the Linux world.
wiki.archlinux.org 12. freeCodeCamp Linux Course – High-quality, project-based tutorials.
freecodecamp.org/news/tag/linux 13. Linux Survival – An interactive browser-based terminal for safe practicing.
linuxsurvival.com Courtesy of : @twtayaan
Cyber_Racheal tweet media
English
8
347
1.4K
43.4K
webberama retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
inget banget dosen saya cerita pernah ikut proyek perbaikan jalan di salah satu daerah. dosen saya mengajukan bahan material terbaik yang masa pakainya panjang biar ga setiap tahun ada proyek perbaikan untuk menghemat anggaran daerah. tau ga apa tanggapan pemdanya? mereka bilang jangan pake bahan yang bagus-bagus banget nanti kalo jalanannya ga rusak, kita ga akan dapat anggaran dari perbaikan jalan ini per tahunnya (jadi emang sengaja dipilih bahannya yg kualitas rendah biar tiap tahun ada proyek perbaikan jalan). wess angell
folkative@insidefolkative

Inovasi Teknologi ITB bisa ubah sampah plastik jadi Paving Block ramah lingkungan.

Indonesia
239
4.8K
19.6K
683.2K
webberama retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kabar duka yang sangat berat hari ini dan di baliknya ada cerita yang menurut gue harus diketahui semua orang. dr. Myta Aprilia Azmi meninggal dunia pada 1 Mei 2026 dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal. Tapi sebelum dia meninggal ada surat resmi dari IKA FK Unsri yang mengungkap fakta-fakta yang sangat mengkhawatirkan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Ini bukan sekadar dokter yang sakit lalu meninggal: Berdasarkan investigasi internal dan kronologi tertulis yang dikumpulkan IKA FK Unsri ada empat temuan yang menurut gue perlu lo baca dengan sangat serius. Pertama — beban kerja yang tidak manusiawi. Dr. Myta menjalani tiga bulan tanpa libur di bangsal dan IGD. Tiga bulan. Tanpa libur. Dan selama itu dia bekerja tanpa supervisi dokter definitif melanggar aturan Kemenkes yang jelas menyatakan dokter internship statusnya dokter magang, bukan pekerja tetap rumah sakit. Kedua — kelalaian medik yang sangat mengkhawatirkan. Dr. Myta sudah melaporkan gejala sakit sejak Maret 2026. Tapi dia tetap dipaksa menjalani jadwal jaga malam dalam kondisi sesak napas berat dan demam tinggi. Yang paling mengejutkan: saturasi oksigennya sudah menyentuh 80% sebelum akhirnya mendapat penanganan yang layak. Saturasi 80% itu bukan kondisi ringan. Itu kondisi darurat yang seharusnya langsung ditangani. Ketiga — dugaan malapraktik administratif. Obat Sulbacef kosong di rumah sakit. Dan pasien yang merupakan tenaga kesehatan di wahana tersebut yaitu dr. Myta sendiri diminta mencari obat sendiri di luar. Dokter yang sakit disuruh cari obatnya sendiri. Keempat — tindakan intimidasi dan upaya penutupan informasi. Ada arahan dari oknum pembimbing untuk merahasiakan kondisi dr. Myta agar tidak terjadi prolong atau perpanjangan masa internsip. Dan ada narasi gaslighting yang menyerang para dokter internship ketika mereka menyuarakan hak dasar kesehatan mereka dengan sebutan "generasi Z lembek." Ini bukan kasus individual. Ini adalah cerminan sistem: Yang membuat kasus ini lebih dari sekadar tragedi personal adalah konteksnya yang sangat sistemik. Dokter internship di Indonesia berstatus dokter magang bukan pegawai tetap. Tapi dalam praktiknya mereka diperlakukan seperti tenaga kerja penuh tanpa perlindungan yang memadai. Tidak ada batasan jam kerja yang ditegakkan. Tidak ada supervisi yang dijamin. Tidak ada mekanisme yang melindungi mereka ketika mereka sakit dan membutuhkan istirahat. Dan ketika mereka berani bersuara mereka dibungkam dengan label "lembek." Dokter yang sesak napas dengan saturasi 80% dan demam tinggi tetap dipaksa jaga malam. Ini bukan tentang ketabahan atau dedikasi. Ini adalah eksploitasi yang berpotensi fatal. Dan terbukti fatal. IKA FK Unsri bergerak dan ini langkah konkret yang mereka tuntut: Surat resmi tertanggal 30 April 2026 dari Ketua Umum IKA FK Unsri, dr. H. Achmad Junaidi, Sp.S(K)., MARS., ditujukan langsung kepada Menteri Kesehatan RI. Isinya empat tuntutan. Audit menyeluruh terhadap RSUD K.H. Daud Arif sebagai wahana internship dan evaluasi kelayakan oknum pembimbing yang terlibat dalam kronologi ini. Perlindungan agar tidak ada sanksi administratif atau ancaman prolong terhadap dr. Myta dan rekan-rekan internship lain yang mengalami beban double job akibat kekosongan posisi. Somasi administratif kepada RSUD agar memberikan penjelasan resmi dan pertanggungjawaban atas pengabaian kondisi klinis dr. Myta sejak awal sakit. Dan tidak menutup kemungkinan langkah hukum jika ditemukan unsur pidana terkait kelalaian yang mengancam jiwa. Yang paling menohok dari seluruh cerita ini: Dr. Myta Aprilia Azmi sudah melewati bertahun-tahun kuliah kedokteran yang keras. Sudah melalui koas. Sudah lulus ujian. Sudah berhasil sampai di tahap internship tahap terakhir sebelum resmi menjadi dokter penuh. Dan di tahap itu dia jatuh sakit, melaporkan kondisinya, tidak didengar, tetap dipaksa bekerja, saturasi oksigennya jatuh ke 80%, dan akhirnya tidak sempat menikmati gelar dokter yang sudah dia perjuangkan bertahun-tahun. Sementara ada oknum pembimbing yang sibuk memikirkan bagaimana supaya kondisinya tidak menyebabkan prolong bukan bagaimana supaya dia bisa sembuh. Untuk semua dokter internship yang sedang membaca ini: Kalian bukan "generasi Z lembek." Kalian adalah manusia yang berhak atas jam kerja yang manusiawi, supervisi yang layak, dan penanganan medis ketika kalian sakit. Itu bukan privilege. Itu hak dasar. Dan untuk sistem yang selama ini menganggap dokter internship sebagai tenaga kerja murah tanpa perlindungan kasus dr. Myta harus menjadi titik balik. Bukan hanya menjadi trending topic sehari lalu dilupakan. Semoga dr. Myta Aprilia Azmi mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Dan semoga perjuangan ini tidak sia-sia. Al-Fatihah. cc: threads
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
282
9.3K
21.8K
944.2K
webberama retweetledi
Africa Facts Zone
Africa Facts Zone@AfricaFactsZone·
Ghana has rejected a $109 million health funding from USA over concerns about the US having access to citizens' data. Zambia rejected a $1 billion health funding from USA, while Zimbabwe rejected a $367 million health funding from the US over data privacy concerns.
English
484
2.1K
9.5K
356.5K
webberama retweetledi
Gabbar
Gabbar@Gabbar0099·
It’s crazy how fast everyone forgot 'Epstein Files' Here are some of the horrific videos and photos from Epstein files. Thread 🧵 1.
Gabbar tweet media
English
2.5K
39.7K
130.6K
15.4M