wendy retweetledi
wendy
21.4K posts

wendy
@wendarthvader
Ordinary person in extraordinary life. Have your coffee black and embrace the dark side
Jakarta, Indonesia Katılım Mart 2010
738 Takip Edilen346 Takipçiler
wendy retweetledi
wendy retweetledi

🇪🇸 BREAKING: Spanish PM Pedro calls for the IMMEDIATE ARREST of Netanyahu
He said: "Netanyahu launched the worst possible unjustified attack against Lebanon. His contempt for life and international law is intolerable. He is a criminal that must be arrested immediately.”
He also adds that the EU will suspend its Association Agreement with Israel very soon.
This is what true leadership looks like.
English
wendy retweetledi
wendy retweetledi
wendy retweetledi
wendy retweetledi
wendy retweetledi

Aku tiap kali melihat menteri luar negeri dan menteri pariwisata ngomong
bernadya@bearnotber
aneh abis
Indonesia
wendy retweetledi
wendy retweetledi
wendy retweetledi
wendy retweetledi

Gw tiap nonton begini selalu mikir,
"Ya Allah gw ga ridho ya duit pajak gw, duit pajak org2 yg macet2an tiap pagi dan sore di Simatupang, duit pajak org2 yg jadi driver gojek yg kelaperan di jalan, dipake buat ngegaji pejabat2 beginian."
Info Jateng@Jateng_Twit
Lur Menteri Pariwisata lur
Indonesia
wendy retweetledi

Di negara laen pariwisata jadi salah satu sumber pemasukan terbesar. Di sini, such a waste.
Info Jateng@Jateng_Twit
Lur Menteri Pariwisata lur
Indonesia
wendy retweetledi

The Israelis are terrorists. No other word for it.
Arya Yadeghaar@AryJeay
Deadly attacks by Israel on Lebanon’s Beirut with many casualties sadly…
English
wendy retweetledi
wendy retweetledi

Hati kami bagus. Mata kami juga bagus, tapi kalian rusak pakai air keras.
Kompas.com@kompascom
Prabowo: Yang Bilang Indonesia Gelap Mungkin Mata dan Hatinya Kurang Bagus Baca di: regional.kompas.com/read/2026/04/0…
Indonesia
wendy retweetledi
wendy retweetledi
wendy retweetledi

Andrie Yunus bersurat ke @officialMKRI agar kasusnya diadili di pengadilan umum.
Rabu 8/4/2026
Indonesia
wendy retweetledi

Kasus Viral: Bayi Hampir Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sang Ibu Ngamuk ke Perawat
Berikut saya coba terjemahkan dari Bahasa Sunda. Punten kalau ada salah mengartikan...
Saya mah tidak terima ya ke perawat yang ada di RS Hasan Sadikin. Tega ya, anak saya dikasih ke orang lain. Terus orang lainnya itu bego gitu ya.
Sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, terus bawa baju anak, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi.
Terus Teteh (ibu lainnya) itu kan datangnya siang. Saya sudah menunggu di RS. Tapi saya kok tidak dipanggil-panggil, tapi Teteh yang itu kok udah dipanggil.
Kan anak saya itu jadwalnya kembali (dibawa pulang), karena dibilangnya sudah sehat. Sedangkan, anaknya Teteh itu harusnya pulang, ternyata tidak jadi. Katanya, ada kebocoran di paru-parunya.
Saya sudah lama menunggu, tapi tidak dipanggil-panggil. Ya sudah, saya ke bawah karena sudah lapar. Lalu ada feeling, seperti ada yang kasih tahu, "segera ke atas, lihat anaknya, ayo!"
Ketika di atas, apa (yang saya lihat)? Anak saya ada di tangan orang. Syukurnya belum jauh. Coba kalau sudah jauh.
Saya pun nanya: 'Teteh, mau pulang?'
Dijawab: 'Iya'
Saya tanggapi: 'Ih, kenapa itu bajunya sama selimutnya itu kayak anak saya.'
Dijawab: 'Iya gitu, teh?'
Malah dijawab gitu. Lah memang tidak tahu muka anaknya sendiri? Dia yang melahirkan? Atau kalau tidak, bapaknya gitu? Masa tidak tahu anak sendiri?
Terus Suster itu beloon gitu. Saya kejar: 'Sus, itu anak saya, kenapa dikasih ke orang?'
Terus jawabnya apa? 'Oh ya, tadi saya panggil-panggil ibu Nina Salehah, kenapa tidak ada?'
Lah terus kalau tidak ada, kenapa anak saya harus dikasih ke orang lain? Bego enggak? Coba bayangkan jika kamu berada di posisi saya? Terus seandainya anak saya sudah dibawa jauh? Gimana rasanya? Marah enggak? Iya marah atuh~ Ini mah bukan barang. Barang mah biarin saja. Lah ini mah anak manusia. Anak darah daging saya.
Terus apa kata susternya? “Oh iya, maaf, dari tadi, Ibunya dipanggil-panggil tidak ada. Ya udah, saya kasih ke Teteh itu.”
Goblok enggak? Apa maksudnya itu? Kamu dibayar bukan sih gitu? Dibayar berapa jika menjual anak saya? Lah, anak saya itu sehat. Kamu pikir enggak sih?
Terus apa lagi? Gelang RS-nya kenapa sampai dilepas? Saya tanya: 'kenapa gelang RS-nya sampai dilepas?' Dijawabnya 'Iya, takutnya banyak virus di dalam.'
'Di mana-mana juga di rumah sakit takut tertukar anak, sebelum keluar, gelang nggak akan dilepas.' Saya marah, saya tidak terima. Kalau dilaporkan juga, saya viralkan sekalian. Pak Dedi (Gubernur) tahu, itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor.
Bagaimana itu kalau kejadian anak saya tidak ketemu? Silakan bayangkan! Malah bilangnya: 'Sttt, bu, jangan teriak-teriak!' Goblok enggak? Pikir, anjing! Marah saya. Untung anak saya… karena feeling, firasat, intuisi, 'segera ke atas, lihat anak'
Coba kalau sudah jauh, bayangkan! Malah susternya cuma bilang maaf, maaf saja. Cukup dengan maaf? Kalau jadi susternya, kenapa sampai dikasih ke orang yang bukan ibunya?
Terus Teteh yang itu beloonnya itu kenapa sampai diterima? 'Kan kamu tuh belum kasih baju. Kalau memang belum bawa baju, kenapa sampai diterima?'
Untungnya saya hafal (baju yang dibawa untuk anak). Coba jika saya telat beberapa menit, mungkin anak saya sudah tidak tahu dibawa ke mana. Goblok enggak? Marah saya, sekalian saja diviralkan.
Bukannya saya… maaf... Tidak terima saya mah. Cukup dengan maaf, maaf, tetapi dengan watados (wajah tanpa dosa). Satpamnya juga sama saja.

BELL🚫@mudahtertawa_
curiga ada sindikat jual beli bayi di rumah sakit hasan sadikin bandung. ditinggal 30 menit, anaknya udah ada di tangan orang lain. pas di tanya jawabannya: "soalnya kamu lama, dipanggil gak ada, jadi aku kasih ke teteh itu" sumber: nindy5760
Indonesia













