adis

26.3K posts

adis banner
adis

adis

@xoso__

nulisnya typo trs, typo, typo typo MULUKKKKKKKKK kalo ilang berarti lagi pacaran sama ayen

Katılım Mayıs 2020
250 Takip Edilen239 Takipçiler
adis retweetledi
si jeruk 🍊
si jeruk 🍊@akuusijeruk·
katanya rakyat desa gapake dollar tp disuruh ngomong prancis, wong gendeng
Indonesia
332
16.7K
48.3K
1M
adis retweetledi
뽁떡빵🪽🥝
뽁떡빵🪽🥝@aint_no_false·
샤갈 해투때 웃긴길 와이리 많앗노ㅋㅋㅋ
한국어
16
1.2K
8.9K
111.9K
adis retweetledi
비니
비니@spearhyunnie·
🥟: this is my studio, it's fully soundproof. you can scream like this AAAAH!
English
28
3.1K
18.9K
149.3K
adis retweetledi
❀ tyne.
❀ tyne.@MlNHORIZON·
[5th grade leeknow] talent/interest : 𝗹𝗶𝘀𝘁𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴 𝘁𝗼 𝗺𝘂𝘀𝗶𝗰 his dream job : 𝗰𝗼𝗺𝗽𝗼𝘀𝗲𝗿 parents' dream job for leeknow : 𝗗𝗢𝗖𝗧𝗢𝗥 😭😭😭😭😭😭😭
English
6
1.2K
10.1K
72.4K
adis retweetledi
isya raja iblis LIMIT JBJB (((
MBAK NYA DI SAPA HOSHI JALUR COWOK NYA WKWKW "datang cewek lo bre?" "kalau ga salah dateng dah, itu tuh disana" "oh itu hahaha, haloo (⁠ ⁠◜⁠‿⁠◝⁠ ⁠)"
Indonesia
97
4.1K
38.1K
547.5K
adis retweetledi
비니
비니@spearhyunnie·
💬: i'm jealous of richard's life, her uncles are skz 🐰: if she does a bow greeting on lunar new year, i could give richard a new year's money 🐰: i didn't know but there's richard's food in our fridge
English
11
3.2K
22.2K
204.8K
adis retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
ASBUN BANGET ANJING😭😭😭😭
muklas tweet media
Indonesia
893
16.9K
90.1K
839.9K
adis retweetledi
en.
en.@haaanchooo·
Jam segini nangis gara2 baca ini🥹🥹🥹
en. tweet media
Indonesia
223
4.2K
39.8K
837.3K
adis retweetledi
비니
비니@spearhyunnie·
jisung sent a picture of richard on 💭
비니 tweet media
English
95
7.4K
41.7K
294.1K
adis retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Jujur gw baca tweet ini lebih dari 2 kali. Ngerti sih maksudnya, tapi ada yang ngganjel dan gw ga bisa langsung tunjuk apanya. Jadi gw iseng cari: negara lain ngomong apa waktu mata uangnya juga lagi lemah? Ternyata cara sebuah negara merespons pelemahan mata uangnya bisa tunjukkin banyak hal tentang kondisi ekonomi yang sebenarnya. Dan bedanya jauh. Di 2021, lira Turki anjlok 44% terhadap dolar AS dalam satu tahun. Bayangin uang tabungan lo tiba-tiba cuma bisa beli separuh dari yang bisa dibeli tahun lalu. Itu yang terjadi ke warga Turki. Respon Presiden Erdogan bukannya kebijakan strategis, malah fokus cari kambing hitam. Di depan parlemen, dia berulang kali bilang ekonomi Turki sedang diserang "asing." Sambil terus menekan bank sentral Turki untuk tidak menaikkan bunga pinjaman, padahal itu salah satu alat terkuat untuk meredam harga barang yang terus melonjak akibat lira yang melemah. Dalam 2 tahun, dia pecat tiga kepala bank sentral berturut-turut karena ga mau ikut arahannya. Hasilnya tentu bukan lira yang menguat, tapi harga-harga yang meledak. Harga listrik naik 50-125%. Gas untuk pemanas rumah dan kompor naik 25-50%. Puncaknya di Oktober 2022: harga-harga di Turki naik rata-rata 85% dibanding setahun sebelumnya. Artinya barang yang tahun lalu harganya Rp100.000, sekarang jadi Rp185.000. Lebih dari dua pertiga warga Turki kesulitan beli makanan dan bayar sewa. Setelah menang pemilu 2023, Erdogan akhirnya ubah arah dan mulai naikkan bunga pinjaman. Harga-harga sempat mereda. Tapi efek dari keputusan lamanya belum selesai. Per April 2026, harga-harga di Turki masih naik 32% dibanding setahun sebelumnya menurut TurkStat, lembaga statistik resmi pemerintah Turki. ENAG, kelompok riset inflasi independen yang dibentuk akademisi Turki, memperkirakan angka sebenarnya tembus 55%. Dan sejak 2018 sampai hari ini, lira sudah kehilangan lebih dari 80% nilainya terhadap dolar. Pindah ke Jepang, kontrasnya tajam. Antara 2021 sampai 2024, yen melemah lebih dari 50% terhadap dolar AS, lebih besar dari Turki. Tapi pemerintah Jepang tidak menyalahkan siapapun. Mereka jelaskan ke publik kenapa yen melemah: bunga pinjaman di AS jauh lebih tinggi dibanding Jepang, jadi banyak uang investor mengalir ke sana. Ketika yen melemah itu, pemerintah Jepang tidak berhenti di satu langkah. Selain turun tangan langsung beli yen pakai cadangan dolar sendiri, mereka juga dorong perusahaan naikkan upah karyawan supaya rakyatnya kuat menanggung beban harga yang naik, dan alokasikan anggaran puluhan triliun yen untuk tarik investasi industri semikonduktor dan energi hijau ke dalam negeri. Mereka juga jujur soal dampak buruknya ke warganya sendiri: kalau yen terus lemah, rata-rata keluarga Jepang harus bayar sekitar 90.000 yen lebih banyak per tahun untuk kebutuhan sehari-hari, beban yang paling berat ditanggung keluarga yang penghasilannya paling kecil. Di sisi lain, yen yang lemah berefek langsung ke pariwisata. Di 2024, Jepang kedatangan rekor 36,87 juta turis asing, naik 47% dari tahun sebelumnya. Uang yang dibawa turis-turis itu tembus 8,14 triliun yen, rekor tertinggi dalam sejarah Jepang. Di 2025, rekor itu dipecahkan lagi: 42,7 juta turis asing masuk. Pemerintah Jepang ga cuma senang dan pamer dengan angka itu. Mereka juga keluar anggaran khusus untuk menangani masalah baru yang muncul: terlalu banyak turis di satu titik sampai warga lokal terganggu. Mereka batasi pengunjung di tempat yang sudah sesak, pasang sistem pantau keramaian, dan kampanye agar turis mau menyebar ke daerah yang lebih sepi. Situasi Jepang hari ini juga masih berat. Per Mei 2026, yen masih lemah di kisaran 159 per dolar, jauh dari level 106 per dolar lima tahun lalu, dan pemerintah Jepang masih gelontorkan puluhan miliar dolar untuk menstabilkan mata uangnya. Pertumbuhan ekonominya diperkirakan hanya 0,5% tahun ini. Jepang masih berjuang. Tapi cara mereka berjuang berbeda: dengan tindakan nyata, komunikasi yang jujur ke warganya, dan mau mengakui masalah baru yang muncul sambil tetap mengelolanya. Sekarang ke Indonesia. Minggu ini, Kementerian Pariwisata bilang pelemahan rupiah adalah daya tarik buat wisatawan asing. Wisatawan Malaysia dan China diklaim naik signifikan, bahkan China disebut naik 25%. Itu mungkin benar. Tapi ada yang tidak disebut dalam pernyataan itu: biaya operasional hotel dan restoran yang bergantung pada bahan baku impor ikut naik. Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Bali bahkan terang-terangan minta izin agar bisa jual paket wisata dalam dolar, bukan rupiah, supaya kualitasnya bisa dijaga. Artinya pelemahan rupiah justru melukai bisnis pariwisata dari dalam, sementara narasi resminya merayakan efek luarnya. Ini bukan soal siapa yang paling jujur. Semua pemerintah punya kepentingan untuk menjaga ketenangan publik. Tapi ada perbedaan besar antara tiga model ini. Turki pilih kambing hitam dan tutup mata, warganya yang bayar dengan harga-harga yang meledak selama bertahun-tahun. Jepang pilih jujur, akui masalah, alokasi uang dengan "strategis", dan akhirnya ubah kelemahan yen menjadi mesin turis terbesar dalam sejarahnya. Indonesia berada di tengah: tidak menyalahkan siapapun, tapi juga belum sampai ke tahap mengelola sisi buruknya secara serius di depan publik. Itu yang bikin gw ganjel dari awal. Ada yang sengaja tidak diomongkan, dan itu justru bagian yang paling penting. Negara yang berhasil lewatin tekanan mata uang bukan yang paling optimis di depan kamera. Tapi yang paling realistis kebijakannya.
tirtoid@TirtoID

Kemenpar: Pelemahan Rupiah Jadi Daya Tarik Wisatawan Asing tirto.id/kemenpar-pelem…

Indonesia
6
311
1K
59.1K
adis retweetledi
rebwca
rebwca@jjhyopark·
QUE ANGULO É ESSE
Português
39
1.5K
15.9K
165K
adis retweetledi
HRD GEN Z
HRD GEN Z@hrdgenz·
mungkin perusahaannya ga ada budget buat kasih fasilitas laptop
HRD GEN Z tweet media
Indonesia
85
1.6K
18.7K
485.4K
adis retweetledi
adit surowidjojo
adit surowidjojo@dittolongdit·
nahas bgt gen z angkatan w. jaman sma-kuliah awal covid, pas lulus abis stres skripsian malah disuguhin market kerjaan makin ANCUR sengawur-ngawurnya. udah si ini mah kl ada gen z ga depresi, antara emg golongan punya privilese atau blom didiagnosa profesional aja…
🌫️ 🍐@poetsybade

gila banget buka linkedin dkk isinya internship semua.. ni perusahaan udah ga butuh tenaga organik ama keenakan dapet labour murah ya? 😅

Indonesia
70
4.9K
20.4K
353.8K