Noor Azam Shairi

27.5K posts

Noor Azam Shairi banner
Noor Azam Shairi

Noor Azam Shairi

@NoorAzam

Orang Malaya

Kuala Lumpur Entrou em Nisan 2009
417 Seguindo3.2K Seguidores
Noor Azam Shairi retweetou
Media Selangor
Media Selangor@Media_Selangor·
Ketika kebanyakan orang masih lena, ada individu sudah mula bekerja menggerakkan ekonomi seawal jam tiga pagi. Golongan ini mungkin jarang diberi perhatian, namun peranan mereka amat besar dalam memastikan rantaian bekalan terus berjalan lancar. Dari peniaga borong hingga pemandu lori, setiap usaha mereka menjadi asas kepada pergerakan ekonomi yang bermula sebelum fajar. Sempena Hari Pekerja, ikuti laporan khas wartawan, Adam Azman dalam menyorot kisah pencari rezeki tiga pagi yang bekerja bekerja dalam diam dan pengorbanan demi memastikan kehidupan orang lain terus berjalan seperti biasa. #mediaselangor #laporankhas #3amekonomi
Indonesia
0
1
0
81
Noor Azam Shairi retweetou
Noor Azam Shairi retweetou
Molly Ploofkins
Molly Ploofkins@Mollyploofkins·
🔊 Iranian navy to ship attempting to pass through the Strait of Hormuz: “The Strait of Hormuz is still closed. We will open it by the order of our leader Imam Khamenei, not by the tweets of some idiot.”
English
279
6K
23.8K
655.8K
Noor Azam Shairi retweetou
Al Arabiya English
Al Arabiya English@AlArabiya_Eng·
Iran’s Islamic Revolutionary Guard Corps has warned that any attempt to pass through the strait without permission “will be considered cooperation with the enemy, and the offending vessel will be targeted.” english.alarabiya.net/News/middle-ea…
English
4
12
17
1.5K
Noor Azam Shairi retweetou
Al Jazeera Breaking News
Al Jazeera Breaking News@AJENews·
BREAKING: Iran has announced it is again closing the Strait of Hormuz. The military says the US must lift its blockade of Iranian ports before the Strait is opened again.
English
455
4.8K
12.3K
1.6M
Noor Azam Shairi retweetou
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Ibrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet media
Indonesia
826
14.2K
20.4K
2.9M
Noor Azam Shairi retweetou
Iran in Ghana
Iran in Ghana@IRAN_GHANA·
Dear Italy, Your PM just defended Pope and lost an ally in Washington — the Commander in Grief, yet the most 'powerfool'man on earth. We'd like to apply for the vacancy. Our qualifications: 7,000 years of civilization, a shared love of poetry, architecture, and food that takes longer to prepare than Trump's attention span. The only thing Iran and Italy have ever fought over is who invented ice cream. Faloodeh came first. Gelato came louder. We've been in a 'cold' war over this for 2,000 years.
English
1.5K
13.3K
77.1K
2M
Noor Azam Shairi retweetou
Iran Embassy In Malaysia
Iran Embassy In Malaysia@iraninmalaysia·
Kami mengucapkan terima kasih kepada rakyat dan kerajaan Malaysia. Kebersamaan dan empati anda semasa waktu sukar tidak dapat dilupakan bagi kami. Bantuan kemanusiaan anda telah sampai kepada rakyat Iran. dan semua ini sangat berharga bagi kami.
Indonesia
66
1.2K
4.8K
73.1K
Ariff Azraai
Ariff Azraai@aazraai·
Esok pagi kita jumpa di Zus cawangan mana?
Indonesia
2
0
0
199
Noor Azam Shairi retweetou
Khairul Aqmal
Khairul Aqmal@KhairulAqmal·
In Australia, some states are offering free public transport as the world faces a fuel crisis. Meanwhile, in Malaysia? Due to traffic congestion, the minister suggests arriving early & you can enjoy discounted coffee! Yay!
Khairul Aqmal tweet media
English
31
1.9K
2.7K
53.8K
The Mamu™ 🇲🇾
The Mamu™ 🇲🇾@The_Mamu·
"Zus wants to up their number so that it looks nice in their ipo offering. And they need to do it soon, before the China players enter and under cut them. See what mixue did to tealive." #educational
English
2
58
147
6.1K
Noor Azam Shairi retweetou
Bitcoin Malaya
Bitcoin Malaya@bitcoinmalaya·
Do you understand what this really means? TLDR: Hannah, we don’t need coffee discounts. We need real solutions. Zus is sus. The government thinks giving RM5 Zus Coffee will make us wake up even earlier, drive into KL between 7-8am, and magically fix the massive morning jam. Let’s be real: • Many of us already wake up at 5am or 6am just to beat traffic. Now they want us up even earlier? • you still have to pay RM5 (it is not free) • Even if some do it, will it actually ease congestion? And here’s the real question: How much is Zus benefiting? • 250 outlets get free government promo to 1.2 million daily commuters • Massive free advertising every morning • More people forced to download their app for the “discount” Net effect: • We wake up earlier • still pay for coffee • download their app • and the jam stays the same But Zus gets a huge marketing jackpot and more customers. This is pure wayang that helps big business more than it helps us stuck in traffic every day Save the coffee discount, Hannah. Focus on real fixes: better public transport, WFH, staggered hours. If Zus takes full advantage of this, we boycott them too. Thoughts?
Bitcoin Malaya tweet media
BFM News@NewsBFM

Putrajaya has launched the behavioural initiative "Bangun Kuala Lumpur!" to ease KL's morning congestion. As part of the efforts, the Federal Territories Ministry, in partnership with Zus Coffee, will offer drinks as low as RM5 at 250 outlets for commuters travelling into the city between 7am and 8am. 🧵1

English
71
1.1K
1.5K
98.4K