aya

26.3K posts

aya banner
aya

aya

@dedisues

aya 🐈🐈‍⬛’s lees (mark haechan enjoyer)

Entrou em Ağustos 2022
311 Seguindo398 Seguidores
aya
aya@dedisues·
tugas senumpuk monyet yang di buka tetep twitter : aku
Indonesia
1
0
0
50
aya retweetou
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
206
6.9K
19.3K
862.2K
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
CW: A woman in Jatinangor was sexually assaulted and hit by a motorcycle by her abuser as she tried to run away.
English
670
5.4K
14.7K
505.2K
aya retweetou
ً
ً@LOOKSMKL·
ً tweet media
ZXX
0
390
2.1K
18.8K
aya
aya@dedisues·
alasan semua artis, penyanyi besar ke indo: 1. hbis ini indo mau bubar
Indonesia
0
0
0
47
aya
aya@dedisues·
sudah secureeed makaci
Indonesia
0
0
0
73
aya
aya@dedisues·
helooo wtb 2tix lany soft tooour #zonauang
English
5
0
0
411
aya retweetou
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Mahasiswa Demo di Kementerian Pendidikan Desak MBG Dihentikan
tempo.co tweet mediatempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
180
6.2K
25.1K
530.9K
aya retweetou
juls | nena de joe
juls | nena de joe@fairlydjo·
pray 🙏🏻 dirty house 🏚 educated 📚 hoe 🚂 a job 💰 gold digger 🏗 clean 😌 stank 🤢 loyal 💍 5 kids 👨‍👩‍👧‍👦 faithful 👼🏼 cheater 💔
juls | nena de joe tweet mediajuls | nena de joe tweet media
English
6
136
1.4K
17.7K
aya retweetou
͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ pau ꫂ ၴႅၴ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏
HELP RT TOLONG BANTU SEBARIN ‼️WARNING❗️ SCAMMER TIKET 5SOS EVERYONE’S A STAR KONSER JAKARTA‼️ NAMA PENIPU: AMELIA RIMADANI ALAMAT: Kalisuren, RT01 RW07, Kel.Sidodadi, Kec. Patean, Kendal NOMOR HP: 0817‑6586‑414 REKENING: 106689025387 a.n Amelia Rimadani (bank jago)
͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ pau ꫂ ၴႅၴ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ tweet media͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ pau ꫂ ၴႅၴ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ tweet media͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ pau ꫂ ၴႅၴ ͏ ͏ ͏ ͏ ͏ tweet media
Indonesia
171
2.1K
3.3K
448.5K
aya retweetou
mari 🜼
mari 🜼@cherrykeeryy·
he’s either 6’2 or 5’7 no in between
mari 🜼 tweet mediamari 🜼 tweet media
English
8
119
3.4K
67.5K
aya retweetou
Djo Crave
Djo Crave@djocrave·
Pookie stuns in newly shared photos in Japan.
Djo Crave tweet mediaDjo Crave tweet media
English
0
48
948
14.5K
aya
aya@dedisues·
yaallah
Indonesia
0
0
0
39