Ivander
16.7K posts


@riantisilvi @irajenar Kalau untuk sektor non formal yang kejar target tapi karena karyawan asal “bolos” dengan berbagai alasannya harus diapain yaa 🙃
Indonesia
Ivander retweetou

Colonial systems trained us to rush. “Extract faster. Ship faster. Obey faster.” Even nature was forced to hurry. Chickens now grow in weeks. Crops are soaked in chemicals. Cows are injected to grow unnaturally fast. The same logic entered our lives. Energy drinks replace rest. Preservatives replace real food. Skin creams promise “instant results.” Schools rush minds. Cities rush bodies. Everything must be quick. But quick things break easily. Fast growth creates weak roots.
English

@BangBib4 @khanifirsyad Panen raya dibuang ke alam secara sia sia.. kalau gagal panen terima nasib. Sedih sekali nasih petani kita
Indonesia

Jadi begini warga yang Budiman dan budiwati menurut data BMKG ( bar mangan kudu guyon )
Tak jelaskan sedikit kenapa petani lebih memilih membuang hasil panen nya daripada memberikan ke orang lain yang kalian anggap lebih bermanfaat ,karena ini efeknya jangka panjang ,jadi jangan hakimi petani yang melakukan hal tersebut
Saya kasih tahu sebab dan alasannya
Saat panen melimpah, pasokan banjir tapi permintaan tidak ikut naik , harga bisa jatuh sangat rendah,saya kasih contoh ,misalnya harga Rp5.000–Rp15.000 per keranjang besar, sementara biaya keranjang + tali saja sudah Rp9.000–Rp11.000,
Membuang lebih murah daripada memanen, mengangkut, dan menjual karena
Biaya panen tenaga kerja+ transportasi ke pasar sering lebih besar daripada uang yang diterima.alias petani tambah merugi
Memberikan Gratis Justru Bisa Merusak Harga Lebih Parah (Efek Pasar Jangka Panjang)
Kalau petani bagi-bagi gratis dalam jumlah besar, masyarakat atau pedagang akan mengharapkan harga murah/gratis di masa depan.
Ini membuat harga di pasar sulit naik kembali, bahkan saat pasokan normal. Petani rugi berkepanjangan karena pasar "terbiasa" dapat barang murah.
Membuang sebagian hasil bisa mengurangi pasokan di pasar membantu harga stabil atau naik sedikit di kemudian hari,meski ini bukan solusi ideal.
Biaya Logistik dan Penanganan yang Tinggi untuk Donasi
Hasil tani seperti sayur dan buah sangat mudah busuk ,umur simpan pendek, butuh pendingin
Memberikan gratis memerlukan akan biaya lagi
Panen manual (biaya tenaga kerja).
Pengemasan yang layak.
Transportasi ke tempat distribusi (masjid, panti asuhan, atau kota).
Petani kecil biasanya tidak punya infrastruktur itu. Kalau dipaksakan, biayanya bisa lebih besar daripada nilai barangnya.
Di daerah terpencil, akses pasar saja sudah susah, apalagi distribusi donasi.
Tidak Ada Pembeli Tetap atau Infrastruktur Penyimpanan
Banyak petani bergantung pada tengkulak atau pasar lokal. Saat harga anjlok, tengkulak pun enggan beli.
Tidak ada gudang pendingin skala kecil yang murah , barang cepat rusak kalau ditahan.
Memberi gratis dalam volume besar juga tidak realistis karena orang yang mengambil biasanya terbatas, sementara hasil panen bisa puluhan ton.
Petani Harus Tetap Hidup dan Bayar Hutang
Petani punya biaya tetap pupuk, bibit, sewa lahan, hutang ke tengkulak/bank, kebutuhan keluarga.
Kalau terus rugi karena bagi gratis, mereka tidak bisa tanam musim berikutnya bisa bangkrut total.
Membuang adalah cara "mengurangi kerugian lebih besar" agar bisa bertahan untuk musim depan. Dalam case ini contoh timun itu dibuang disungai ituungkin hanya sebagian saja ,karena mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk pengolahan lahan untuk ditanami kembali dan mengurangi kerugian dari mengeluarkan biaya transportasi
Petani bukan mau membuang hasil kerja kerasnya. Mereka terpaksa karena ekonomi yang keras,biaya > pendapatan, plus risiko merusak pasar jangka panjang kalau dibagikan gratis secara masif. Ini masalah struktural pertanian Indonesia , fluktuasi harga, ketergantungan tengkulak, infrastruktur lemah, dan rantai pasok yang tidak fleksibel.
Solusi jangka panjang hilirisasi (olahan makanan), koperasi petani yang kuat, gudang penyimpanan, kontrak langsung dengan buyer besar, atau program pemerintah yang serap surplus saat panen raya. Tanpa itu, fenomena ini akan terus berulang setiap musim panen melimpah.
Paham ya sampai disini ,atau ada tambahan lagi ?
Nakula@03__nakula
Pedagang membuang Timun ke sungai karena murah dan gak laku. Padahal kalo disumbangkan ke panti² asuhan atau pesantren pasti pada mau, gak mubazir kek gini. 🥹
Indonesia

Lho justru saya konsistennya karena ADHD 😅 (clinically diagnosed and under medication)
akiii@Akinagaa_
genuine question, how do you be consistent if you have ADHD?
English

@sketsagram Mau kok asal dananya tak terbatas. Kalau masih di budget, minggir dulu.
Indonesia

Kenapa pake dinding bata rangkap?
Rumah masa kini udah kagak ada yg make metode gini. Padahal cukup useful utk iklim tropis kayak Indonesia..
Arcfunmi@Arcfunmi
Why Don’t Builders Make Walls Solid?
Indonesia

@fijariografi @Pakbintang1945 Apa itu bodhijajar?
Dan dimana sy bisa pelajari mengenai tatakota jawa prakolonial? Tks
Indonesia

@Pakbintang1945 Ga sejak pemerintah kolonial Belanda kok. Penanaman pohon di sisi jalan itu bisa ditemukan di tatakota Jawa prakolonial. Di naskah desawarnana misalnya, udah ditemukan Bodhijajar di ibukota Majapahit.
Pemerintah kolonial kemudian membuatnya ekstensif dengan varietas terbatas.
Indonesia

Menanam pohon asem seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda




ikhwānuddīn 🔍@ikhwanuddin
masalah pohon di indo seputar: - daun gugur bikin kotor ribet bersihin - dahan patah bikin bahaya - ngurangin jatah area parkir mobil - ngalangin area pejalan kaki - ngerusak struktur bangunan/jalan - angker sarang hantu
Indonesia
Ivander retweetou
Ivander retweetou

@kyerillo @Akinagaa_ Coba white noise running on background mantep sih
English

@Akinagaa_ mau nangis setelah bertahun2 baru tau soal ini dan beneran berhasil 😭 ga nyangka lower volume dengan lagu yg lg sering diputer berulang-ulang tuh malah bikin FOKUS?????? wow....
Indonesia

mostly krn aku banyak wkt dan experiment si wkwk
pertama kli baca konsepnya dari buku How To: ADHD. aku experiment dan observed how my body reacts
yg aku temuin: dengerin lagu pakai headphone volume kecil works bgt utk dpt "sweet spot" nya
Mountain Fox@Bymountainfox
@Akinagaa_ Kak itu nemuinnya gimana prosesnya? Anchornya kaka biar tetep engaged ama task itu gimana? Trus waktu overwhelmed kaka udah nemuin signs kah, kayak triggernya gitu?
Indonesia

@jadipossible @summer07387013 Boleh dijabarkan pak saat ditahap pembesaran menuju layer itu kandungan apanya yg harus ditingkatkan?
Indonesia

@summer07387013 Iya ganti pakan.
Setiap fase punya jenis pakannya sendiri.
Indonesia
Ivander retweetou

@Ds_esign @khanifirsyad Yang berlimpah memang jadi juaranya 👍🏻 membayangkan jaman dulu gak pake chopper tapi sukses2 aja bikin kompos
Indonesia

@guavander @khanifirsyad Kalau zaman kakek nenek dulu bagus dan pera + kering. Iya emang lama 😂. Tapi favorit karena daun itu yg banyak dulu. Kalau sekam padi sayang, buat pakan sapi pas kemarau.
Indonesia

Cara seperti ini tujuannya bagus, agar tanah memiliki bahan organik yg bermanfaat bagi tanaman. TAPI, jangan langsung ditanami ya, bisa jadi sumber penyakit.
Gedebog pisang, kardus, kayu, itu perlu terurai. Teknik hugelkultur yg dijadikan referensi saja, perlu waktu 1-3 tahun.

Economics and Agriculture@Agrieconom
Membuat kompos dari cacahan batang pisang.
Indonesia

@Ds_esign @khanifirsyad Wah kapok saya pak mengompos dgn daun jati dan daun bambu. Target 1 bln bisa jadi 2-3 bulan. Bener pak agak lama namun hasil tidak tau sih bagus atau tidaknya
Indonesia

@guavander @khanifirsyad Letong sapi kalau mbahq dulu 3-4 bulan. Biasa dicampur sekam atau daun jati. Selesai uda "dingin" kata dia baru dimasukin karung..
Indonesia










