
Skortify
422 posts

Tweet fixado

Jangan biarin analisa bola lo cuma jadi pajangan! 🏟️
Cukup login ke Skortify.net, pake tiket gratisan tiap hari buat tebak skor dan kumpulin poin buat dapetin hadiah menarik. 🎁✨
Cek profil lo buat pantau riwayat tebakan. Analisa lo jitu? Langsung gas! ⚡️ #Skortify
Indonesia

RESMI! IShowSpeed mencetak sejarah setelah lagu "Champions" miliknya dipastikan masuk ke Album Resmi FIFA World Cup 2026.
Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Speed usai menerima konfirmasi dari FIFA. Lagu yang baru dirilis pada 1 Juni itu berhasil menarik perhatian hingga akhirnya dipilih menjadi bagian dari soundtrack resmi turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Dengan pencapaian ini, Speed menjadi salah satu kreator digital yang sukses menembus panggung musik resmi Piala Dunia. Album FIFA World Cup 2026 dijadwalkan rilis pada 5 Juni 2026.
#Skortify #BarengSkortify
Indonesia

DUKUNGAN FANATIK ANTAR AS MENUJU KEMENANGAN ATAS SENEGAL 🇺🇸
Suasana meriah sudah terasa sejak sebelum kick-off saat ribuan pendukung Timnas Amerika Serikat memadati area stadion untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.
Semangat para suporter seakan menjadi tambahan motivasi bagi skuad Amerika Serikat yang akhirnya sukses mengamankan kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
Hasil positif tersebut menjadi modal berharga bagi AS dalam melanjutkan persiapan menghadapi turnamen internasional mendatang.
#Skortify #BarengSkortify
Indonesia

Penantian panjang itu akhirnya berakhir. 🇩🇿⚽️
Untuk pertama kalinya sejak 2014, Aljazair kembali tampil di Piala Dunia.
Bagi Aïssa Mandi, momen ini terasa sangat spesial. Bek senior yang menjadi salah satu pemimpin tim ini pernah merasakan perjalanan bersejarah Aljazair di Brasil 2014, ketika mereka sukses mencapai babak 16 besar dan memberikan perlawanan sengit kepada Jerman.
Kini, lebih dari satu dekade kemudian, Mandi kembali dengan pengalaman yang jauh lebih matang dan generasi pemain baru yang penuh talenta.
Dipimpin nama-nama seperti Riyad Mahrez, Amine Gouiri, Mohamed Amoura, dan Rayan Aït-Nouri, Aljazair percaya mereka memiliki skuad yang mampu bersaing di level tertinggi.
Namun bagi Mandi, kekuatan terbesar tim ini bukan hanya kualitas individu, melainkan semangat kolektif dan kebanggaan mewakili jutaan rakyat Aljazair.
Setelah 12 tahun menunggu, Les Fennecs akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia.
Pertanyaannya sekarang: sejauh mana mereka bisa melangkah di World Cup 2026? 👀🏆

Indonesia

Penantian panjang itu akhirnya berakhir. 🇳🇴⚽️
Setelah 28 tahun absen dari Piala Dunia, Norwegia kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Pelatih Ståle Solbakken mengaku merasa lega setelah berhasil membawa negaranya lolos ke World Cup 2026. Menurutnya, seluruh bangsa Norwegia telah menunggu momen ini sejak penampilan terakhir mereka pada tahun 1998.
Di balik kebangkitan Norwegia, ada satu nama yang menjadi sorotan: Erling Haaland.
Striker Manchester City tersebut mencetak 16 gol sepanjang kualifikasi dan menjadi pencetak gol terbanyak di antara seluruh pemain yang tampil di babak kualifikasi Piala Dunia. Namun bagi Solbakken, kontribusi Haaland bukan hanya soal gol.
Ia menggambarkan Haaland sebagai sosok superstar yang rendah hati, mudah bekerja sama, dan selalu mengutamakan kepentingan tim.
Meski tergabung dalam grup yang berat bersama Prancis, Senegal, dan Irak, Solbakken percaya Norwegia memiliki organisasi permainan yang kuat dan para pemain yang mampu membuat perbedaan.
Target utama mereka sederhana: menunjukkan kepada dunia bahwa Norwegia bukan lagi tim yang hanya datang untuk meramaikan turnamen.
Mereka datang untuk bersaing.
#Skortify #BarengSkortify

Indonesia

kalau di tanya momen apa yang paling nempel di otak, membekas di hati, dan gak bakal bisa dilupain, jawabannya bukan soal drama handball Luis Suarez lawan Ghana. Tapi ada satu sosok yang bener-bener nyuri perhatian dan bikin jatuh hati pas nonton laga Uruguay.
Fernando Muslera!! waktu itu dia bener-bener jadi magnet tersendiri di bawah mistar gawang Uruguay. Di tengah gempuran striker-striker ngeri dunia dan liarnya bola Jabulani, dia tuh tampil tenang banget, heroik, tapi tetep senyumnya manis bener kayak gak punya beban hidup!
"Gimana gak melekat coba? Masih muda, refleknya kayak kucing, mukanya ganteng, terus senyumnya pas di lapangan itu lho... bener-bener bikin penonton layar kaca—terutama kaum hawa—langsung salfok berjamaah!"
Pas babak adu penalti lawan Ghana di perempat final yang tensinya udah kayak mau kiamat, dia dengan dinginnya nepis dua tendangan penalti. Di saat semua orang tegang setengah mati, Muslera malah menunjukkan karisma luar biasa yang bikin gawang Uruguay kerasa aman banget.
Piala Dunia 2010 emang melahirkan banyak bintang, tapi aksi-aksi heroik plus pesona seorang Fernando Muslera di bawah mistar gawang itu bener-bener ikonik dan dapet tempat spesial banget di memori masa-masa indah nonton bola zaman sekolah dulu. Sumpah, itu epic banget!

Fanatik Ball@fanatikball_
H-7 Piala Dunia 2026! 🔥🏆 Kebanyakan anak bola gen-z pasti ga lupa dong sama euforia piala dunia 2010. 🫵🏼 moment apa yang paling kalian ingat dan berkesan tentang piala dunia edisi ini? 🤔
Indonesia

Piala Dunia 2026 akan menjadi bab terakhir Didier Deschamps bersama Timnas Prancis. 🇫🇷🏆
Pelatih yang membawa Les Bleus menjadi juara dunia pada 2018 dan finalis pada 2022 ini menegaskan bahwa tidak ada pencapaian yang lebih besar dalam sepak bola selain menjadi juara dunia.
Meski telah meraih berbagai trofi sepanjang kariernya sebagai pemain maupun pelatih, Deschamps tidak ingin hidup dalam kenangan masa lalu. Fokusnya hanya satu: membawa Prancis kembali bersaing di level tertinggi dan mengakhiri perjalanannya dengan hasil terbaik.
Prancis datang ke World Cup 2026 sebagai salah satu favorit juara. Namun Deschamps mengingatkan bahwa banyak negara memiliki mimpi yang sama, dan pada akhirnya hanya satu tim yang akan mengangkat trofi.
Dengan skuad bertabur bintang dan pengalaman yang dimiliki, mampukah Didier Deschamps menutup kariernya bersama Timnas Prancis dengan gelar Piala Dunia kedua sebagai pelatih? 👀🏆
#Skortify #BarengSkortify

Indonesia

Skuad Timnas Brasil memulai perjalanan menuju Amerika Serikat untuk menghadapi ajang Piala Dunia.
Sebelum lepas landas, pesawat yang membawa rombongan Seleção mendapat tradisi penghormatan berupa water salute atau "dibaptis" dengan semburan air dari kendaraan pemadam bandara.
Momen spesial tersebut menjadi simbol pelepasan sekaligus doa keselamatan bagi perjalanan Tim Samba menuju turnamen terbesar dunia.
Bagaimana prediksi kalian, sejauh mana Brasil akan melangkah di Piala Dunia kali ini?
Indonesia

WELCOME BACK, COACH! 🔴🔴
Gak salah liat nih? Akhirnya Coach Nil Maizar resmi balik lagi menahkodai Semen Padang FC! Asli, langsung flashback ke zaman-zaman kejayaan Kabau Sirah dulu yang mainnya Spartan abis.
Tapi pertanyaannya: Apakah magis Coach Nil masih ampuh buat bawa Semen Padang terbang tinggi lagi kayak dulu, atau sepak bola sekarang udah jauh berubah? 🤔
Menurut lo gimano, Sanak? Bakal langsung gacor atau butuh proses panjang nih? Tulis prediksi lo di bawah, kito kawal bareng-bareng! 👇
#Skortify #BarengSkortify

Indonesia

Manchester United sudah memulai pembicaraan untuk mendatangkan Mateus Fernandes. Saingannya, Arsenal & PSG.
West Ham degradasi, beberapa bintangnya akan dirupiahkan.
#poroshalangid
Indonesia

Thank you Layvin Kurzawa for the joy and dedication you brought to Persib Bandung, good luck wherever you are 🇫🇷
GIBOLofficial@GIBOLofficial
5 bulan lamanya tinggal di Indonesia, Kurzawa akhirnya mengucapkan selamat tinggal untuk Persib Bandung. Tak hanya mengantarkan Maung Bandung juara Super League, tapi Kurzawa juga sering ikut dalam kegiatan sosial dan salah satunya mengunjungi Aceh. Merci Kurzawa 👋🙌
English
Skortify retweetou

Manchester United x Arsenal: Badut yang (Sebetulnya) Kompak
Fans Manchester United dan Arsenal tak henti-hentinya berbalas serangan di media sosial, salah satunya X. Keduanya saling mencari kelemahan dan berusaha mempermalukan rivalnya. Rivalitas fans seperti menggambarkan panasnya rivalitas klub ini di zaman Roy Keane dan Patrick Vieira.
Keduanya berusaha menjadi yang paling benar. Kalau bisa harus galak, pakai ancaman fisik. Kreativitas makian datang dan pergi.
Saya menyumbang satu makian untuk fans Setan: Fans Tanpa Otak Kiri. HEHE.
Begitulah, keduanya saling serang. Padahal, di beberapa titi kala mangsa, Manchester United dan Arsenal itu kompak sekali. Ya, kompak menjadi badut Liga Inggris.
Pada 2019, saya sudah merasakan kalau sebetulnya Manchester United dan Arsenal itu punya kekompakan yang tak terduga. Yes, keduanya kompak menjadi badut Liga Inggris. Saat itu, United dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer. Sementara itu, Arsenal dilatih Unai Emery.
Perlombaan menjadi badut
Mari kita flashback ke tahun 2019. Saat itu, Manchester United baru saja dihajar Everton dengan skor 0-4.
“Apakah para pemain di kamar ganti betul-betul ingin bermain untuk Manchester United?”
“Saya tidak tahu,” jawab Ole kepada wartawan.
Rangkaian tanya dan jawab di atas terjadi setelah Manchester United dihajar Everton dengan skor 0-4.
Kekalahan di detik-detik akhir Liga Inggris ini membuat mereka semakin berat untuk mengakhiri musim di empat besar. Peluang Man United untuk bermain di Liga Champions musim depannya menjadi begitu tipis.
Yang membuat kekalahan Man United semakin terlihat bodoh adalah sebuah kenyataan bahwa mereka punya kesempatan terbaik untuk masuk empat besar.
Ketika Tottenham Hotspur, klub jamban dari London Utara itu kalah dari City, tiga tim punya kesempatan besar untuk setidaknya mendekatkan diri, bahkan melewati, untuk masuk empat besar.
Namun, buat kamu fans Manchester United, tak perlu sedu sedan itu. Sebagai pecundang sejati, kalian punya teman, yang juga sejati, bahkan sehati, bernama Arsenal.
O, jangan salah, Arsenal ini pecundang yang paling orisinil. Bagaimana tidak, ketika segala sesuatu bisa dibikin gampang, saat itulah Arsenal punya skenario sendiri; dibuat sulit untuk pada akhirnya menjadi sampah.
Arsenal bermain melawan Crystal Palace dengan kesadaran bahwa Spurs dan United kalah. Yang mereka harus lakukan cuma satu, yaitu menang.
Kemenangan atas Palace bakal bikin Arsenal naik ke peringkat ketiga, menggeser Spurs, dan sedikit menjauh dari United dan Chelsea. Kalau bisa dibuat sulit, kenapa dipermudah?
Unai Emery sadar betul. Sebagai pelatih yang saat itu masih baru, yang patuh dengan kebodohan paling hakiki, Emery menurunkan Mohamed Elneny dan Matteo Guendouzi.
Sebuah kesalahan yang bikin Arsenal kalah di kandang dengan skor 2-3. Kalau bukan pecundang, ya badut namanya.
Nampaknya Arsenal tidak rela gelar klub suram diambil alih Manchester United. Kalau United bisa kalah dengan skor 4-0, The Gunners bisa menyajikan kekalahan dengan lebih megah, lebih drama, dan yang pasti lebih mengenaskan:
Kalah dengan skor 2-3, Shkodran Mustafi dapat kartu kuning karena diving, dan kebobolan oleh Christian Benteke, striker yang sudah 365 hari tidak bikin gol!
Fans Man United kala itu mengeluhkan performa Paul Pogba dan Lukaku yang tanpa determinasi. Kalian memang patut khawatir. Gelar pemain terburuk bisa-bisa diambil Mustafi.
Arsenal dan Manchester United pernah bersaing dengan sengit untuk mendapatkan status klub pecundang. Sungguh sebuah kehormatan bisa menjadi fans salah satu klub berdedikasi tinggi ini.
Sungguh, Liga Inggris tak bakal seru tanpa kegoblokan dua klub ini.
Dua badut yang bangkit
Musim ini adalah titik kulminasi perkembangan Arsenal. Setelah 3 kali juara 2, tahun ini, Arsenal juara satu.
Sementara itu, Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick, menyelesaikan musim di peringkat 3 dan lolos ke Liga Champions musim depan.
Untuk kali pertama, dua klub ini mengakhiri musim di posisi yang berdekatan setelah United terlihat alergi untuk masuk 4 besar sebelumnya.
Kok ya kompak.
Ketika Arsenal semakin membaik, Manchester United juga sama. Dulu kompak menjadi badut, sekarang bersaing untuk menguasai kembali Liga Inggris.
Fakta inilah, menurut saya, membangkitkan lagi rivalitas panas zaman dulu. Zaman Fergie vs Arsene, dan Keano vs Vieira. Dan, panasnya itu menular kepada fans.
Banyak fans Manchester United lawas yang saya kenal hanya mengenal 2 jenis rivalitas, yatu Manchester United vs Arsenal dan Manchester United vs Liverpool. Itu kata mereka ya, bukan kata saya.
Melihat kekompakan ini, saya rasa sudah saatnya fans Manchester United dan Arsenal tahu batasan. Dokter @tirta_cipeng peng peng peng pernah menjelaskan batasan banter, yaitu:
"Jangan sara, menyebar identitas, mengajak gelut, menjurus ke personal dan pelecehan, pengancaman ke fans dan pemain lawan."
Saya rasa, batasan dari Dokter Tirta tersebut sudah sangat clear. Rivalitas itu hal yang alami di dalam kompetisi. Bahkan bisa memecah belah keluarga. Namun, di sisi lain, jangan kebablasan.
Pada akhirnya, tidak ada rivalitas semahal nyawa, juga martabat. Mari berdebat dengan cara-cara manusiawi. Fans Manchester United jangan gampang baper dan jahat banget, dan fans Arsenal memang yang terbaik. Itu contoh. Jangan marah.
Salam badut
#COYG

Indonesia

Cristiano Ronaldo kembali mencuri perhatian, kali ini bukan lewat pertandingan atau gol spektakuler, melainkan lewat momen kebersamaannya dengan sang putra.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, megabintang asal Portugal itu terlihat memberikan latihan dasar sepak bola secara langsung di halaman rumahnya.
Dengan suasana santai, Ronaldo tampak mengajarkan teknik dan kontrol bola kepada putranya, menunjukkan bahwa proses pembentukan seorang pemain hebat bisa dimulai dari lingkungan terdekat.
Momen tersebut pun mendapat banyak respons positif dari para penggemar yang menyebut halaman rumah Ronaldo sebagai "akademi sepak bola terbaik", tempat seorang legenda menurunkan ilmu dan pengalamannya kepada generasi berikutnya.
Bagi banyak penggemar, ini bukan sekadar latihan biasa, melainkan gambaran bagaimana dedikasi dan kecintaan Ronaldo terhadap sepak bola terus diwariskan.
#Skortify #BarengSkortify
Indonesia
Skortify retweetou

Pertama dalam sejarah, pemain aktif Liga Indonesia bermain di FIFA World Cup 😍
Yalla habibiiiiiiii, Frans Putros! 🇮🇶🇮🇶💙💙
#BandungFootball #BFCOM #Persib #Bobotoh

Indonesia

Rizky Ridho Ramadhan Our Capt 🦅🇮🇩
GIBOLofficial@GIBOLofficial
Jaz Idzes absen di FMD pekan ini, siapa kapten penggantinya? Yaps, John Herdman menunjuk Rizky Ridho untuk memimpun penggawa Indonesia memasuki lapangan pertandingan di GBK!! Pemilihan ini atas voting dari seluruh pemain di skuad Garuda saat ini. GOODLUCK DHO!!
Indonesia

Jelang gelaran Piala Dunia mendatang, nama Cristiano Ronaldo kembali mencuat.
Sang megabintang yang kini berusia 41 tahun disebut-sebut dalam kondisi siap tempur.
Apakah ini tahunnya? 👀
#Skortify #BarengSkortify
Indonesia

