br.
34K posts


9 WNI Ditangkap Israel, Menlu: Kita Doakan Semoga Kondisi Mereka Baik Baca di: nasional.kompas.com/read/2026/05/2…

Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Nalince Wamang (17) was a teenage girl and a student at Petra Vocational High School in Mimika Regency who died from gunshot wounds sustained during an incident in the Tembagapura area of Central Papua on the night of May 7, 2026. Rev. Anton Wamang (Nalince's father) emphasized that this incident was purely a criminal act committed by certain members of the Indonesian National Armed Forces (TNI). “In this case, neither the TNI nor the OPM should point fingers at each other. This is a purely criminal incident. The TNI has already admitted that they were the ones who carried out the shooting in Tembagapura yesterday. In fact, when they visited the bereaved family’s home, they directly stated that it was their doing,” Anton stressed. Six other people were injured by gunfire from Indonesian military personnel #PengungsiInternalPapua #IDPsPapua #Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter


Aparat TNI membubarkan kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter “Pesta Babi” di Pendopo Benteng Oranje, Ternate, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026) malam. Dalam video, Komandan Kodim (Dandim) 1501/Ternate Letkol Inf Jani Setiadi mengatakan, pembubaran dilakukan karena film tersebut dinilai menuai banyak penolakan dan dianggap bersifat provokatif oleh sebagian masyarakat. #PestaBabi #Ternate #cut

nih video nya


Jawaban para peserta kegiatan dibawah ini langsung merontokkan opini yang dinarasikan oleh para buzzer soal #LanjutkanMBG Ini adalah jawaban jujur dari rakyat Indonesia yang langsung didengar oleh telinga Presiden Prabowo, early warning system atas fakta bahwa program MBG akan melumpuhkan ekonomi masyarakat. Kelumpuhan ekonomi yang kelak menimbulkan bencana besar bagi Bangsa Indonesia, dimana isi kas negara secara brutal digondol oleh para politisi rakus, sehingga menghadirkan krisis multidimensi yang jauh lebih berat dibandingkan dengan Krisis Moneter 1997 silam. Diamnya rakyat saat ini bukan karena mereka takut atau setuju melihat perampokan besar-besaran ini, melainkan api dalam sekam yang suatu saat bisa meledak dan menargetkan seluruh pemilik dapur MBG. Penyelewengan dana berkedok program pemenuhan gizi ini adalah bom waktu dengan timer yang berdetak kencang, tak perlu menunggu belasan tahun, dalam waktu dekat akan sangat terasa efek destruktifnya. Runtuhnya nilai tukar rupiah merupakan sinyalemen kuat bahwa selangkah lagi kita akan tiba ke masa-masa sulit, dimana kegelisahan dan penderitaan yang dirasakan oleh rakyat akan menjadi bara api untuk menghanguskan kekuasaan yang telah didominasi oleh para politisi serakah.
















