Jej
4.4K posts

Jej
@jaesthtic
akun fangirling dan sambat maaf kl berisik



Nah, pembahasan ini tuh menarik... Jadi, intinya ayahnya ngeviralin tentang ujiannya, kok bisa salah pada jawaban murid??? yang dimaksud : 3 x 4 = 3 + 3 + 3 + 3 = 12 Menurut gurunya, yang benar adalah 4 + 4 + 4 = 12 Meski 3 + 3 + 3 + 3 = 4 + 4 + 4 = 12, tapi hanya salah satu yang mewakili 3 x 4 Mari kita bahas... Jadi, ini menyesuaikan pada konteks pada bahasa 3 x 4 akan dibaca sebagai tiga kali empat Tiga merupakan subjek(pelaku) sedangkan empat adalah objek(yang dioperasikan) Menurut definisi perkalian, perkalian itu adalah penjumlahan dengan bilangan yang sama... Artinya, a x b = b + b + b + ... (sebanyak a kali) Jadi memang, untuk 3 x 4 yang dimaksud adalah 4 + 4 + 4. Gurunyalah yang memang benar. Tapi, kenapa harus dibedakan, untuk apa? Nah, contoh kasarannya kayak minum obat, anjurannya kan 3 (waktu) x 1 (tablet), meski memang sama-sama 3 obat dalam 1 hari, tapi yang dimaksud minum 1 tablet dalam 3 waktu yang berbeda, buka meminum 3 tablet dalam 1 waktu. Sekilas ini terlihat tidak fatal, tapi dengan konteks tertentu jelas sangat fatal. Jadi, memahami konteks perkalian kadang memang diperlukan(kecuali memang mengabaikan konteks) Konteks perkalian ini nanti ada hubunganya dengan pembagian/pemfaktoran, mengingat invers overasi perkalian itu adalah operai pembagian (maksudnya invers a adalah 1/a)


I must document my own life





