killed_inside

3.6K posts

killed_inside banner
killed_inside

killed_inside

@killedinside27

Pemuda berandai andai

Tangerang, Indonesia Присоединился Temmuz 2022
162 Подписки20 Подписчики
killed_inside
killed_inside@killedinside27·
@cenbiu Ternyata candaan bagi orang itu berarti data valid bagi seseorang
Indonesia
0
0
1
408
killed_inside
killed_inside@killedinside27·
@tanyakanrl coba cek horman tiroid nder, kebetulan aku juga cepet banget lapernya tapi susah gemuk, ternyata tiroid aku tinggi bnget
Indonesia
1
0
0
6K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 metabolisme tubuh sender kan cepat, kasih tips & trik buat gak mudah merasa lapar dong gaes. selama ini sender kalo perut udah bunyi tapi belum jam makan sender minumin air yg banyak. ngunyah permen karet efektif?
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
264
102
2.9K
581.4K
killed_inside ретвитнул
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Anggaran triliunan bayar perobatan saja gak sanggup.
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
99
3.8K
9.5K
79.8K
muki EOA Gold
muki EOA Gold@Mukidioon2·
Kalau yang di bawah seneng gebukin rakyat, paling paling nanti atasannya minta maaf bilang itu hanya oknum! Selalu seperti itu! Dan presidennya juga gak berani ganti kapolri, cemen
Indonesia
123
3.7K
9.5K
213K
killed_inside ретвитнул
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Total ada : 21.801 unit Harga : 56,8 Juta Total : 1,238 Triliun Rupiah Kita ambil asumsi rata-rata gaji guru (gabungan honorer dan ASN) di angka Rp4.000.000 per bulan. Angka 1,238 Triliun itu setara dengan: - Membayar gaji 309 ribu guru selama satu bulan. - Atau membiayai 860 guru dari mulai mereka pertama mengajar sampai pensiun (30 tahun). - Skala Nasional: Di Indonesia, total ada sekitar 149.000 SD. Jadi, uang itu bisa menggaji 20% (seperlima) dari seluruh guru SD di Indonesia secara bersamaan dalam satu bulan. - Skala Kota: Satu kota besar (seperti Jakarta atau Surabaya) biasanya memiliki sekitar 1.000 hingga 2.000 sekolah. Artinya, uang tersebut bisa menggaji seluruh guru di 15 sampai 20 kota besar sekaligus. - Barisan Sekolah: Jika 30.957 gedung sekolah SD tersebut dijejerkan berdampingan, barisannya bisa memanjang sekitar 900 kilometer, atau hampir sepanjang Pulau Jawa (dari Jakarta sampai Surabaya). Uang ada emang udah ada dari dulu tapi emang guru itu dipandang sebelah mata pendidikan itu kagak cuan soalnya susah di tilep walaupun udah bnayka yang di tilep
Lambe Saham tweet media
Indonesia
3.6K
7.2K
12.9K
556.5K
aril piterpen
aril piterpen@aril_piterpen1·
beliau cuma pasang harga 1rb buat mengisi perutnya dan keluarganya🥹🥹 buat temen temen semisal bertemu dan rumahnya sekitar cilodong boleh pake jasa bapaknya ya🥹🥹 semoga selalu sehat, bahagia, dan murah rejeki ya pak🙏🥹
aril piterpen tweet media
Indonesia
323
11.7K
41.1K
581.3K
killed_inside ретвитнул
Humanies Project
Humanies Project@humaniesproject·
4 bulan pasca bencana Aceh masih belum pulih, Ini adalah kondisi di Dusun Selemak, Aceh Utara.
Indonesia
35
3.1K
4.7K
60.5K
killed_inside ретвитнул
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Bro sedang memasak
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
139
7K
27.8K
415.7K
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
udah pada tau ini? di banten lagi ngadain jumat agung tp gedungnya malah disegel. tapi respon dari masyarakatnya malah “jangan dipermasalahin” LIKE HUH???…. jujur sedih liatnya yap!
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
69
145
1.4K
33.1K
killed_inside ретвитнул
killed_inside ретвитнул
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
Ratusan siswa di Pondok Kelapa Jakarta Timur Tumbang Akibat Keracunan MBG
ꦩꦸꦂꦠꦝ tweet media
Indonesia
345
6.2K
16.6K
232.4K
killed_inside ретвитнул
txtdrimedia
txtdrimedia@txtdrimedia·
anj kena roasting 😂
txtdrimedia tweet media
English
234
3.4K
13.9K
239.6K
killed_inside ретвитнул
Zio Atrocities and 997 others
Selamatkan jiwa para tahanan Palestina. Bicaralah tentang para tahanan, meskipun hanya sepatah kata saja 💔
Indonesia
177
6.6K
11K
102.5K
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Disegel Satpol PP Tangerang dlvr.it/TRrw42
Kompas.com tweet media
Indonesia
193
256
750
881.9K
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
Ini apa yaa kira2 guys? Kejadian di langit lampung tapi blm tau spesifiknya dimana lampungnya 💚
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
467
194
3.5K
1.5M
killed_inside ретвитнул
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Total ada 4 gugatan: 1. Yayasan, guru, mahasiswa 2. Dosen 3. Guru Honorer & P2G 4. MBG Watch, lembaga, individu Seinget saya masih ada lagi tapi lupa. Yang merasa dirugikan oleh program Makan Bergizi dalam UU APBN 2026, bukan sekedar gugatan pada APBN-nya, tapi mempersoalkan MBGnya. Ingat, ini bukan soal menang dan kalah, ini soal mendidik negara untuk taat konstitusi.
🅱🅰🅶🅾🅽🅶@RagilSemar

MBG resmi digugat di MK !! #Berharap

Indonesia
72
5.2K
10K
337.8K
killed_inside ретвитнул
indomie
indomie@inisaari·
Sate kambing 3 Tongseng 1 Nasi 3 Es teh kampul 1 Air mineral 1 Only 98k ajaa😭 j
indomie tweet mediaindomie tweet media
Indonesia
143
104
1.6K
136.5K
killed_inside ретвитнул
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Safiera cewek Indonesia yang SMA di Korea pakai beasiswa, lanjut S1 double major ilmu komputer dan bisnis teknologi di kampus riset top Korea, publikasi jurnal ilmiah tahun ketiga, nulis buku Kimchi Confessions tentang kehidupan nyatanya merantau baru ngobrol sesuatu yang menurut gua adalah salah satu obrolan paling penting yang perlu didengar oleh perempuan muda Indonesia sekarang. Dan gua mau mulai dari kalimat yang paling nyakitin yang pernah dia terima dari teman sekolahnya sendiri. "Ngapain belajar capek-capek, bukannya nanti nikah juga digituin?" Safiera bilang waktu itu dia bingung mau jawab apa. Tapi sekarang setelah dia ngelewatin semua yang dia ngelewatin SMA di Korea, kuliah double major, publikasi jurnal, nulis buku dia punya jawaban yang sangat jelas dan sangat tidak bisa dibantah. Perempuan yang tidak berpendidikan tidak hanya merugikan dirinya sendiri. Dia merugikan anak-anaknya. Karena ibu adalah madrasah pertama. Sekolah pertama yang pernah dimasuki setiap manusia di muka bumi adalah pangkuan ibunya. Dan ibu yang tidak berpendidikan akan melahirkan generasi yang tidak berpendidikan. Bukan karena anaknya bodoh tapi karena fondasinya tidak dibangun dengan benar dari awal. Dan ini bukan opini Safiera semata. Ini fakta yang sudah dibuktikan berkali-kali oleh data pendidikan global. Tingkat pendidikan ibu adalah prediktor terkuat dari tingkat pendidikan anak jauh lebih kuat dari pendapatan keluarga, fasilitas sekolah, atau bahkan tingkat pendidikan ayah. Tapi gua mau mundur dulu dan cerita soal perjalanan Safiera karena ini yang bikin semua pemikirannya punya bobot yang beda dari sekadar teori. Safiera bukan anak kaya yang tinggal di Jakarta dengan akses ke semua fasilitas. Keluarganya naik turun secara ekonomi. Tapi orang tuanya punya satu prinsip yang tidak pernah diganggu gugat apapun yang terjadi dengan keuangan keluarga, pendidikan anak-anak tidak boleh dikompromikan. Ketika ekonomi lagi di titik paling bawah, prioritas tetap sekolah dan les dan lomba. Karena kata orang tuanya kami tidak bisa mewariskan harta kepada kalian, tapi kami bisa mewariskan pendidikan. Dan dari situ Safiera dan kakak-kakaknya semua perempuan, semua beasiswa luar negeri, semua jurusan STEM membuktikan bahwa investasi itu benar. Safiera mulai ikut lomba matematika dari kecil. Dari situ dia ketemu kakak kelasnya yang SMA di Korea. Dari situ dia daftar beasiswa yang sama. Dan dari situ dimulailah perjalanan yang kata Safiera sendiri tidak pernah dia bayangkan seindah dan seberat itu secara bersamaan. Korea itu bukan seperti di drama. Safiera bilang ini dengan sangat tegas dan sangat perlu didengar oleh siapapun yang punya romantisasi berlebihan tentang Korea dari tontonan K-drama atau K-pop. Teman-temannya di Korea itu naturally gifted banyak yang memang lahir dengan kapasitas kognitif luar biasa. Tapi yang membuat mereka benar-benar menakutkan bukan kecerdasan bawaannya. Yang menakutkan adalah disiplinnya. Ketika Safiera pulang ke Indonesia liburan, teman-temannya di Korea malah masuk bimbel. Ketika Safiera main, mereka belajar. Dan ketika Safiera baru mulai belajar dua minggu sebelum ujian dengan penuh persiapan ada teman Korea-nya yang belajar dua hari tapi tetap lebih bagus hasilnya karena fondasi mereka sudah dibangun selama bertahun-tahun tanpa henti. Dan dari tekanan lingkungan sekeras itulah Safiera menemukan sesuatu yang sangat berharga dia tidak pernah tahu sejauh mana batas kemampuannya sampai dia dipaksa oleh lingkungan untuk mendorong batas itu. Itu yang dia sebut sebagai hadiah terbesar dari pengalaman Korea. Bukan gelarnya. Bukan jaringannya. Bukan pengalamannya tinggal di luar negeri. Tapi kenyataan bahwa dia sekarang tahu ternyata dia bisa lebih dari yang dia kira. Dan dari sini Safiera kasih tiga hal yang menurut dia paling menentukan keberhasilan dalam belajar dan ini berlaku untuk siapapun, bukan hanya pelajar beasiswa. Yang pertama adalah mental baja. Bukan kecerdasan. Bukan bakat. Tapi kemampuan untuk tidak menyerah waktu gagal, waktu nilainya jelek, waktu teman-teman lebih bagus. Daya juang itu lebih penting dari IQ karena IQ tidak bisa berkembang kalau orangnya berhenti sebelum mencapai batasnya. Yang kedua adalah disiplin. Dan Safiera bilang sesuatu yang sangat mengena dia lebih takut sama orang yang disiplin dan kerja keras daripada orang yang pintar. Karena orang pintar yang tidak disiplin sering berhenti sebelum potensinya keluar sepenuhnya. Tapi orang yang mungkin tidak sepintar dia tapi konsisten dan disiplin mereka secara mengejutkan bisa melampaui si genius yang tidak punya etos kerja. Yang ketiga adalah time management berbasis prioritas. Safiera bilang dia belajar untuk membedakan mana pelajaran yang butuh 20 persen effort tapi menghasilkan 80 persen hasil dan mana yang butuh effort lebih besar. Tidak semua hal perlu diperlakukan dengan intensitas yang sama. Yang penting adalah tahu mana yang paling menentukan dan fokuskan energi terbesar ke sana. Dan tentang pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke cewek pintar di Indonesia soal jodoh dan nikah dan apakah pendidikan tinggi tidak justru mempersulit mencari pasangan Safiera jawabnya sangat cerdas dan sangat tidak minta maaf. Dia bilang perempuan yang mengejar pendidikan tinggi sebenarnya sedang melakukan seleksi alamiah terhadap calon pasangannya. Laki-laki yang minder melihat perempuan berpendidikan tinggi itu bukan kerugian bagi perempuan. Itu informasi gratis bahwa dia bukan orang yang tepat. Karena kalau dari awal dia sudah tidak mendukung semangat belajar pasangannya, bagaimana dia akan mendukung semangat belajar anak-anaknya nanti? Dan dari perspektif agama pun Safiera punya jawaban yang sangat kokoh. Nabi Muhammad bilang menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Farida. Wajib. Bukan anjuran. Bukan opsional. Wajib. Dan ada bidang-bidang ilmu yang secara spesifik harus diisi oleh perempuan kedokteran kebidanan, pendidikan di sekolah perempuan, dan sebagainya. Jadi perempuan yang tidak berpendidikan bukan hanya merugikan dirinya dia meninggalkan kekosongan yang tidak bisa diisi oleh siapapun selain dirinya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
134
4.4K
17.8K
1.3M
killed_inside
killed_inside@killedinside27·
@SiLockedOut kok bisa kmu tf tapi blom cek lokasi dan ketemu orangnya
Indonesia
0
0
0
2.2K
killed_inside
killed_inside@killedinside27·
@tanyakanrl kekal di neraka buat orang dzolim dzolim bajingan itu
Indonesia
0
0
0
583
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
Tolong sender harus apa?? KETUA pengurus provinsi tdk mau ikut2 soal anggota kota yang bawa kabur uang sender 😭😭 btw sender palembang 💚
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
162
1K
7.9K
172.2K