Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I
30.1K posts

Delma I รีทวีตแล้ว

"Saya kagum pada Bang Rismon. Saya bantu pikul buku Bang Rismon ke CFD Jakarta waktu itu. Saya berencana beli 300 buku, 60 sudah saya bayar lunas.
#PrabowoPresidenAntiKritik
Setelah dia menyangkal bukunya sendiri, saya batalkan yang 240 itu" (Irwan)
#PrabowoPresidenAntiKritik
Indonesia
Delma I รีทวีตแล้ว

TANGKAP DAN ADILI...
LAMBAT LAUT SEMUA KEJAHATAN JOKOWI AKAN TERBONGKAR SATU DEMI SATU...
DIRUT PLN GUNAKAN UANG PLN SETORAN RUTIN KE JOKOWI DAN POLRI....‼️
#PrabowoPresidenAntiKritik
#PrabowoPresidenAntiKritik
🆘🆗

Indonesia
Delma I รีทวีตแล้ว

PERCAYAKAH ANDA IJAZAH JOKOWI ASLI...
SEMUA ORANG YANG PAKAI LOGIKA AKAL SEHAT SUDAH PASTI MENGATAKAN IJAZAH JOKOWI PALSU....‼️
#PrabowoPresidenAntiKritik
#PrabowoPresidenAntiKritik
🆘🆗
Indonesia
Delma I รีทวีตแล้ว

Menuju Peradaban Baru Adam 5.0 di tahun 2030
Pandemi COVID-19 bukan sekadar krisis kesehatan global. Ia adalah fenomena kompleks yang membuka lapisan terdalam dari relasi antara biologi, teknologi, dan kekuasaan.
Virus penyebabnya, SARS-CoV-2, menunjukkan karakteristik yang oleh banyak ilmuwan disebut sebagai “stealth virus”—virus yang mampu:
Menyebar sebelum gejala muncul
Menghindari deteksi awal sistem imun
Memanipulasi respons inflamasi tubuh manusia
Stealth Virus: Evolusi atau Rekayasa?
Dalam dunia Virologi dan Biologi Molekuler, kemampuan virus untuk beradaptasi bukanlah hal baru. Namun, pada Pandemi muncul pertanyaan-pertanyaan besar:
Mengapa tingkat penularannya sangat tinggi sejak awal?
Mengapa ia mampu “diam” dalam tubuh sebelum menyerang?
Mengapa respons imun seringkali menjadi penyebab kerusakan terbesar (cytokine storm)?
Perdebatan mengenai kemungkinan keterkaitan laboratorium, termasuk diskusi tentang Gain-of-Function Research, menjadi salah satu polemik terbesar abad ini.
Beberapa poin yang sering dibahas:
Penelitian virus corona di berbagai laboratorium dunia sebelum pandemi
Kemampuan teknologi modern untuk memodifikasi virus
Kurangnya transparansi global di awal wabah.
Kita berada dalam wilayah abu-abu antara sains, geopolitik, dan kepentingan global.
Pandemi sebagai Instrumen Seleksi Peradaban
Pandemi ini telah:
Menguji sistem kesehatan global
Mempercepat digitalisasi dan kontrol sosial
Mengubah struktur ekonomi dunia
Membelah masyarakat berdasarkan kepercayaan, informasi, dan ideologi
Virus bukan hanya entitas biologis,
ia menjadi aktor dalam seleksi peradaban manusia.
Peradaban menuju Adam 5.0 for the next 2030
Buku karya dr Tifauzia Tyassuma, M.Sc
Silakan baca.
Hubungi INDA 087725980909

Indonesia
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว

Lembar pengesahan skripsi Jokowi 99% palsu.
Topi Merah tantang ahli @UGMYogyakarta debat ilmiah.
Indonesia
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว

SELAMANYA INDONESIA YAA AKAN TERUS SEPERTI INI .... KARENA BUDAYA INDONESIA ADALAH BUDAYA KORUP, KONGKALIKONG DAN BUDAYA MANIPILASI.
PRINSIPNYA : SIAPA DEKAT DAN MAU DIAJAK MAINKAN ANGGARAN, DIA DAPAT PROYEK.
BUKAN BUDAYA JUJUR DAN TAAT ATURAN .... APALAGI BUDAYA MEMBANGUN.
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ@NenkMonica
PARAAAAAAAH..... Terungkap! Pemenang tender 20.000 unit motor listrik MBG adalah PT Yasa Arta Trimanunggal. Direktur Utamanya, Yenna Yuniana, ternyata pernah diperiksa KPK terkait kasus Korupsi Bansos Beras. Bayangkan: Sosok yang pernah berurusan dengan kasus korupsi perut rakyat (Bansos), kini pegang proyek triliunan buat 'Gizi' anak sekolah. Apakah kita sedang mengulang sejarah kelam yang sama? Kantornya tertutup rapat, rumahnya dipagari tinggi, dan dijaga ketat apa.
Indonesia
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว

Maka janganlah engkau taati orang orang kafir,dan berjuanglah terhadap mereka dengannya (Al Qur'an) dengan (semangat) perjuangan yang besar. #quran25_52 #AbieLuthfi
🔵

Indonesia
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว
Delma I รีทวีตแล้ว














