syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa
6.8K posts

syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว

Lagi viral!
Sedih banget liat chatnya. Orang tua sakit minta izin baik-baik malah disuruh resign.
Seorang karyawan gacoan marelan yang sudah loyal bekerja selama 3 tahun, bahkan rela kerja di hari Lebaran, justru diminta resign cuma karena izin urus orang tua yang sakit.
Baru menjabat 3 bulan tapi sudah berani minta karyawan lama resign cuma gara-gara urusan mendesak keluarga (orang tua sakit).

Indonesia
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว

syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว

@Urrangawak Yakali bandarnya udah dp jaksa, keputusannya malah gajadi. Ya sisanya ga cair.
Buat korban : semoga selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa
Buat jaksa : lu kalo beneran di pihak bandar, semoga uang lu ga bawa berkah, semoga izrail tidak memberimu iba, semoga tuhan ngasih keadilan
Indonesia
syaaa รีทวีตแล้ว

Apa yang dilakukan Pemerintahan IRAN kepada Rakyatnya termasuk juga bagi Warga Asing di Iran merupakan Konsep Sosialis, dimana NEGARA BERBAGI KEMANKMURAN pada Seluruh Bangsanya sama rata, tidak ada kelasifikasi masyarakat dalam biaya hidupnya
Konsep "Berbagi Kemakmuran" di Iran
Di Iran, negara memegang kendali penuh atas aset strategis (terutama minyak dan gas) dan mendistribusikannya kembali dalam bentuk subsidi harga yang masif.
Harga Energi Flat: Tidak seperti di negara kapitalis yang menggunakan harga pasar, pemerintah Iran menetapkan harga BBM dan listrik yang sangat murah bagi seluruh warga, tanpa melihat status sosial, karena Rakyat dihormati sebagai PEMILIK KEDAULATAN.
Ini adalah upaya untuk memastikan biaya input kehidupan tetap rendah bagi semua orang.
Subsidi Langsung: Sejak reformasi subsidi tahun 2010, Iran mengganti sebagian subsidi harga dengan transfer tunai langsung kepada hampir seluruh rumah tangga.
Tujuannya adalah pemerataan hasil kekayaan alam secara instan.
ADILKAH? YAH ADIL BANGET Bagi RAKYAT dan BANGSA, Namanya saja NEGARA SOSIAL (Ga heran Kapitalis BENCI pada Pemerintahan SOSIALIS)
Beda dengan dinegara Kapitalis, dimana Pemerintahnya PANDAI Cari duit pada Rakyatnya alias Rakyat diasumsikan sebagai PELANGGAN Bukan PEMILIK KEDAULATAN bagi Kemakmuran para Kapitalisnya
Stratifikasi dalam Sistem Kapitalis (Targeting)
Dalam sistem kapitalis atau semi-kapitalis, efisiensi sering kali menjadi alasan untuk melakukan klasifikasi masyarakat:
Segmentasi Produk: Munculnya pembedaan seperti "LPG 3kg untuk si miskin" sebenarnya adalah cara negara untuk menekan beban fiskal (anggaran).
Namun, dampaknya adalah terciptanya stigma sosial dan birokrasi yang rumit (pembatasan BBM per hari, aplikasi tambahan, dll).
Beban Pajak yang Terbalik: Ada paradoks dalam kapitalisme di mana korporasi besar sering mendapatkan tax holiday atau insentif pajak dengan dalih "trickle-down economics" (menciptakan lapangan kerja).
Sementara itu, rakyat jelata justru terbebani oleh pajak konsumsi (seperti PPN) yang sifatnya regresif—makin kecil pendapatan, makin terasa beban pajaknya.
BUKTI nya APBN atau Anggaran PEMERINTAH diperoleh dari PAJAK RAKYAT sebesar 83%, sedang Sumbangan Pajak dari para KAPITALIS seperti JURAGAN TAMBANG EMAS, BATU BARA dlsb, HUTAN, dlsb Cuma 7% kalau terjadi BENCANA, Rakyat Harus jadi KORBAN, Kapitalis cukup Ngopi-Ngopi dengan Kepala Negara.
ADILKAH? YAH ADIL BANGET Bagi KAPITALIS, namanya saja NEGARA KAPITALIS (Ga Heran RAKYAT BENCI pada Pemerintahan KAPITALIS)
Semoga bisa dipahami 🙏
😎
:: WeKa ::
Indonesia
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว
syaaa รีทวีตแล้ว

🚨BREAKING: Program MBG dihentikan sementara dan anggaran nya akan di alokasikan untuk sektor pendidikan dan memaksimalkan pembangunan zona industri agar dapat menyerap jutaan tenaga kerja.
Selain untuk memaksimalkan sektor pendidikan dan industri, anggaran MBG juga akan dialihkan untuk sektor kesehatan agar nantinya rakyat bisa benar benar mendapatkan jaminan kesehatan gratis dari negara.
Ini adalah contoh kabar yang saya nantikan juga ya kak.

Indonesia
syaaa รีทวีตแล้ว

Ini valid. Duit gue masih nyangkut dari klien plat merah 28 juta sejak tahun 2024 sampai sekarang belum dibayar 😭 PT gue jadi vendor salah satu project mereka.
Alasannya karena ada pergantian kebijakan dll jadi dananya ga cair.
Udah diviralin ga mempan karena banyak vendor lain yg jadi korban juga. Mau dibawa ke pengadilan juga nilainya cuma segitu. Malah boncos buat bayar lawyer
Cukup jadi pelajaran mahal buat ga ngambil project dari klien plat merah

Indonesia























