diskan 🥇

33.3K posts

diskan 🥇 banner
diskan 🥇

diskan 🥇

@diskan_

🌞 jangan lupa bahagia

เข้าร่วม Şubat 2010
547 กำลังติดตาม2.5K ผู้ติดตาม
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
kale
kale@kalistohenituse·
prabowo: “rakyat kita tidak bermimpi untuk mengalami kehidupan yg kaya raya” Saya rakyat, saya bermimpi kaya raya, wo 😭
Indonesia
1.9K
13.1K
35.5K
835K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
Happy Life
Happy Life@whereaiko·
Barangkali ibadah terpanjang kita adalah menjadi WNI
Indonesia
299
18.1K
39.9K
445.8K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
Ay💫
Ay💫@drunkinapril·
Presiden lu mimpin keluarga aja bubar, malah disuruh mimpin negara
Indonesia
229
13.8K
47K
394.3K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
🥀
🥀@boxxtoc·
kenapa pendidikan tidak di jadikan prioritas? karena rakyat pintar itu ancaman bagi pemimpin yang tidak punya prestasi
Indonesia
165
15.2K
35.6K
308.4K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
andi
andi@andihiyat·
Yang paling ditakutin gen z: - Miskin - Ngga ada sinyal pas di kasir - Prabowo 2 periode Apalagi?
Indonesia
103
4.1K
18.5K
109.4K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
アルダちゃん
アルダちゃん@aldapstsr·
Wqwqwq
アルダちゃん tweet media
Español
271
16.1K
81.8K
1.2M
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
unmag
unmag@unmagnetism·
w lagi seneng2nya melihat asbun org2 di thread😂😂😂😂😂
unmag tweet media
Indonesia
98
172
1.8K
78.4K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
Alejandro
Alejandro@NoelAlejandr0·
enggak semua orang punya tempat untuk bercerita. Jadi kalau kamu ada liat seseorang yang suka update cuitan/ story sosmed tentang kesehariannya, biarin aja. Jangan di judge, siapa tau tempat curhatnya cuma di sosmed. Kalau emang gak suka tinggal skip aja.
Indonesia
53
16
72
4.7K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
arawr
arawr@flllowiee·
Setiap wowok pidato kiamat maju sehari
Indonesia
220
6K
16.4K
420.2K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
A Professional Overthinker
prabowo nih ditanyain soal IHSG anjlok bilangnya "rakyat desa ga main saham", sekarang pas rupiah lagi lemah ngomongnya "rakyat desa nggak pakai dollar". rakyat desa rakyat desa mulu ajg, lu itu presiden bgst, bukan lurah.
Indonesia
519
41.6K
92K
2.1M
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
Jejak digital.
Jejak digital.@ARSIPAJA·
Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"
Indonesia
16.5K
21.6K
68K
15.7M
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Defenders insist that Prabowo Subianto has adapted to Indonesia’s rowdy democracy. Critics argue that he wants to reverse 28 years of reform. Whatever his intentions, dangers loom economist.com/briefing/2026/…
English
68
1.8K
3.5K
77.4K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
206
6.9K
19.4K
835.3K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
♑︎
♑︎@whitechcc·
Pov pdkt 29++ : Langsung send cv, slip gaji, bi cheking, surat keterangan sehat, first date nya psikotes.
Indonesia
67
469
3.5K
85K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
Sumbul Menuju Swasembada Token
JUST IN: Ilmuwan memastikan Hantavirus hanya menular ke voter 02
Indonesia
129
4.3K
18.9K
201K
diskan 🥇 รีทวีตแล้ว
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Jahat banget cok!! 😠 Kalau semua yg diomongin nadiem ini bener, dahlah hopeless banget sama penegak hukum di negara kita capt. Antara inkompeten atau emang ada niat jahat. Kenapa gue bilang gitu? Coba lo tonton video ini sampe kelar. Lo bakal merasa apa yg disampaikan nadiem itu semua logis dan seluruh tuntutan jaksa jadi ga berdasar. Lo inget ga suami dewi Sandra, Harvey Moeis? Berapa potensi kerugian negaranya? Berapa tahun dia dituntut jaksa? Berapa banyak denda yg harus dia bayar?? Jauh banget dari tuntutan ini capt! At least, Gue gatau nadiem ini kesalahannya seberapa besar, tapi dengan tuntutan setidak masuk akal itu gue rasa ini sangat ga adil. Semoga ada keadilan di negeri tercinta kita ini.
Kapten Haddock@SeekHustle

Kalian ada yg paham kasus chromebook ini ga capt? Kalau paham tolong enlighten me dong. Gue masih pelajari apa yg terjadi dengan kasus chromebook ini. Cuma, tuntutan 18th penjara dan denda+ganti rugi hampir 5T menurut gue sangat2 berlebihan. Dari kasus ini, semoga kalian paham ya. Kalau kalian bukan siapa2, ga punya dekengan politik, better jangan deket2 dgn proyek pemerintah. Banyak calon nadiem2 yg baru dari proyek yg jelas2 korup. So, stay aware guys!

Indonesia
642
11.4K
28.2K
1.5M