aGam

19.9K posts

aGam banner
aGam

aGam

@PoenGam

Bird of the same feather flock together

WarKop Sumali Şubat 2010
870 Sinusundan762 Mga Tagasunod
Akbar Faizal
Akbar Faizal@akbarfaizal68·
Tampaknya memang takkan ada harapan cara pikir beberapa orang dikabinet untuk berubah. Disaat kinerjanya terus-menerus justru menjadi beban politik Presiden, eeeh…. simenteri justru sedang sibuk ancang-ancang jadi Ketua Umum Ormas besar. Lantas apa bedanya dgn upaya mantan Presiden Jokowi dulu yg berupaya menambah masa jabatan menjadi tiga periode? Yg satunya menambah masa waktu kekuasaan, yg satunya lagi menambah area/wilayah kekuasaan. Kalian koq gak pernah berusaha paham arti kata’cukup’ sih?
Indonesia
25
18
79
5.1K
aGam nag-retweet
New Direction AFRICA
New Direction AFRICA@Its_ereko·
🚨🇮🇩🇷🇺 BREAKING: Indonesia and the EAEU (Russia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, Kyrgyzstan) signed a Free Trade Agreement. • Covers ~90.5% of tariff lines → most goods will enjoy zero or near-zero tariffs • Expected to double bilateral trade in the coming years • Indonesian exports (palm oil, textiles, agri products) gain better access to a ~180+ million consumer market • EAEU goods (fertilizers, metals, machinery, grains) get easier entry into Indonesia Currently under ratification. Russian government just supported it (April 2026), with entry into force targeted for late 2026/early 2027. This is a real diversification move — reducing reliance on traditional partners amid global shifts. What do you think this means for Indonesian businesses?
New Direction AFRICA tweet media
English
24
182
590
48.9K
aGam nag-retweet
Russian Market
Russian Market@runews·
INDONESIA PLANS TO IMPOSE FEES ON SHIPS TRANSITING THE STRAIT OF MALACCA, *ONE OF THE WORLD’S BUSIEST AND MOST STRATEGIC MARITIME CORRIDORS. - the more, the merrier
Russian Market tweet mediaRussian Market tweet mediaRussian Market tweet media
English
88
284
1.5K
138.6K
aGam nag-retweet
The Middle East
The Middle East@A_M_R_M1·
🚨Indonesia announced it is planning to impose fees on ships passing through the Strait of Malacca, while Singapore issued a differing stance regarding freedom of navigation. ▪️ Indonesia: Our country lies on a vital global trade and energy route, yet no fees are currently collected from ships passing through the Strait of Malacca. ▪️ Singapore: The right of passage is guaranteed for all, and we will not participate in any efforts to close the strait, restrict navigation, or impose transit fees. ▪️ The Strait of Malacca connects the Indian and Pacific Oceans and is the shortest maritime route between Middle Eastern suppliers and Asian customers. It lies between Indonesia, Malaysia, and Singapore. ▪️ The strait holds strategic importance as the world’s busiest narrow waterway in terms of oil transit volume. ▪️ Source: Anadolu Agency
The Middle East tweet media
English
46
158
537
53K
aGam nag-retweet
Mario Nawfal
Mario Nawfal@MarioNawfal·
🇮🇩🇺🇸🇨🇳 The Iran war is teaching Indonesia a lesson, and the implications could reshape Asian trade forever... Indonesia's Finance Minister just floated the idea of imposing a toll on ships transiting the Strait of Malacca, explicitly citing Iran's Hormuz strategy as the inspiration: "If we split it three ways between Indonesia, Malaysia, and Singapore, it could be quite substantial. Our stretch is the largest and the longest." The Malacca Strait is the most important chokepoint in the world for East Asia. Middle Eastern oil reaches China, Japan, and South Korea through it. Global supply chains depend on it. And China gets 80% of its energy imports through this waterway. Singapore and Malaysia immediately rejected the idea. But the genie is out of the bottle. Iran demonstrated that a single country with coastal missiles and small boats can hold global shipping hostage. Every nation bordering a chokepoint is now doing the math on whether they could do the same thing. The strategic picture is clearer than most people realize. The U.S. signed a cooperation deal with Indonesia during the Iran war. American military cooperation in the region is expanding. The first island chain of Japan, Taiwan, and the Philippines gives Washington the tools to restrict Chinese access to the Malacca Strait if needed. Control the chokepoints and you control who gets what resources. That's the logic Trump is operating on, and Indonesia is watching carefully. China's dependence on foreign energy through narrow waterways is its greatest strategic vulnerability. If tensions with the U.S. ever escalate, Washington doesn't need to attack Beijing. It just needs to control Malacca. And Indonesia has just publicly signaled it's open to being part of that leverage structure for the right price. The Iran war may end up reshaping the financial architecture of every global chokepoint, from Hormuz to Malacca to Panama. Source: CNA, Fanack
Mario Nawfal tweet mediaMario Nawfal tweet media
Mario Nawfal@MarioNawfal

🚨🇮🇷 BREAKING: IRGC Navy released footage of seizing the MSC Francesca and Epaminondas container ships in the Strait of Hormuz.

English
176
287
1.1K
287.2K
aGam nag-retweet
Gerhardt vd Merwe
Gerhardt vd Merwe@realgerhardtvdm·
📢 UNCOMFORTABLE TRUTH THEY HIDE FROM YOU: - Israel 🇮🇱 STEALS land. - The U.S. 🇺🇸 STEALS oil and gold. - Ukraine 🇺🇦 STEALS American taxpayers dollars and U.S. military aid. China 🇨🇳, Russia 🇷🇺, Iran 🇮🇷 and North Korea 🇰🇵 are fighting for your freedom and safety.
Gerhardt vd Merwe tweet mediaGerhardt vd Merwe tweet mediaGerhardt vd Merwe tweet media
English
57
966
2K
22.5K
aGam
aGam@PoenGam·
@RT_com when the clown meets Mr Joker
English
0
0
0
45
RT
RT@RT_com·
Zelensky prepared to send Ukraine's ships to help reopen Hormuz — The Times The 4 minehunters though have never even set foot in Ukraine and are docked in UK Reminder: Trump said the 'last person we need help from is Zelensky'
RT tweet media
English
18
20
87
14.7K
DwiOktariyadi
DwiOktariyadi@dwioktariyadi·
Ini jurnalisnya @kompascom pas pelajaran geografi pasti sering bolos sekolah. Ya gak heran sih hal basic begini salah fatal.
Indonesia
18
10
38
4.1K
aGam
aGam@PoenGam·
Waaaah kalau saja semua Komisi ini bener benar mengejar persolan ini sampai tuntas tas. 💯 Untuk bapak Dewan dari Kaltara ini.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada momen di rapat DPR seorang anggota DPR marah dan heran Dan yang ngomong ini bukan aktivis. Bukan pengamat. Ini anggota DPR sendiri yang semprot Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya secara langsung di depan muka. Pertanyaan yang paling mendasar yang dia lempar: Kalau kita sudah punya big data orang datang ngurus KTP masa dimintain fotokopi KK lagi? Gua punya KTP untuk apa? Masih dimintai fotokopi KTP. Kan aneh. Surat lahir, surat baptis masih diminta. Wah, pusing. Negara kita kayak begini. Ini bukan pertanyaan teknis yang butuh jawaban panjang. Ini pertanyaan yang semua orang Indonesia pernah tanyakan dalam hati setiap kali berurusan dengan birokrasi. Dan jawabannya tidak pernah memuaskan selama puluhan tahun. Faktanya yang bikin makin miris perbandingan dengan Malaysia: Indonesia punya e-KTP sejak 2011. Ada chip NFC. Ada data biometrik. Teknologinya canggih. Anggarannya triliunan rupiah. Malaysia punya kartu yang secara teknologi identik namanya MyCAD. Bedanya satu hal: Malaysia benar-benar memakainya. Di Malaysia mau isi BBM subsidi tinggal tap MyCAD di pompa bensin. Sistem langsung cek identitas, cek kuota, kasih harga subsidi otomatis. Tidak perlu antri. Tidak perlu surat keterangan. Tidak perlu aplikasi. Tidak perlu fotokopi. Setiap warga dapat kuota 200 liter per bulan. Kalau kuota habis bayar harga normal. Tidak bisa diakali. Kalau ketahuan curang kuota diblokir permanen. Hasilnya: pemerintah Malaysia hemat RM600 juta per bulan. Penjualan diesel bersubsidi turun 30%. Penyelundupan langsung terdeteksi. Indonesia? e-KTP yang sama teknologinya selama 15 tahun masih dipakai untuk difotokopi. Dan ini yang paling menohok dari seluruh pidato itu: Kita harus bilang kita lebih bodoh dari orang Malaysia kalau urusan ini. Karena enggak pernah kelar. Kalimat itu keras. Tapi tidak salah. Soal pemborosan anggaran yang berlangsung setiap tahun: Ini yang menurut gue paling menyakitkan secara fiskal. BNI punya data nasabah sendiri. Pertamina buat sistem data sendiri untuk subsidi. KPU setiap pemilu buat pendataan pemilih sendiri yang nilainya triliunan setiap siklus. BPJS punya database sendiri. Kemendikbud punya data sendiri. Kemensos punya data sendiri. Semua lembaga membangun silo data masing-masing. Semua dengan anggaran masing-masing. Semua dengan vendor masing-masing. Semua dengan tender masing-masing. Dan di ujung semuanya data tetap tidak terintegrasi. Rakyat tetap diminta fotokopi KTP setiap kali berurusan. Kita kalau urusan ngamburin uang tuh juara satu. Untuk data saja triliunan kita buang tiap tahun. Cerita yang paling menyentuh dan ini yang paling human: Anggota DPR ini bercerita soal kondisi di dapilnya di Kalimantan Utara. Banyak warga dari NTT, NTB, Toraja yang kerja di Malaysia banyak secara ilegal. Ketika mereka diusir setelah tidak digaji atau dieksploitasi paspor dan KTP mereka sudah disita oleh majikan. Mereka pulang ke Kalimantan tanpa dokumen. Tanpa uang. Tanpa apa-apa. Dan ketika mereka coba mengurus KTP baru mereka diminta KK. Diminta fotokopi KTP lama yang sudah disita. Diminta surat lahir yang ada di kampung di NTT yang jauh. Untuk makan aja enggak ada. Sekarang mereka terkapar di perkebunan-perkebunan, digaji di bawah UMR, enggak punya BPJS, enggak punya apa-apa. Dan sistem birokrasi yang seharusnya melindungi mereka justru menjadi tembok yang tidak bisa ditembus. Makanya saya bilang KTP itu hak asasi. Soal keamanan data ini juga perlu diangkat: Dia menyebut setiap hari dia menerima minimal 50 WhatsApp dan telepon yang menawarkan emas, saham, investasi bodong. Gimana keamanan data kita ini? Siapa yang harus bertanggung jawab? Masa kita terus diganggu hal seperti ini? Dan tidak ada jawaban jelas apakah yang bocor itu data adminduk, data bank, atau data operator telekomunikasi. Tidak ada institusi yang maju mengambil tanggung jawab. Solusi yang dia minta dan ini bukan permintaan yang rumit: Satu — sinkronisasi semua data di bawah satu gatekeeper. Kemendagri sebagai pemegang e-KTP harus jadi koordinator. Semua lembaga lain berhenti bikin database sendiri. Dua — chip e-KTP harus diaktifkan untuk semua layanan publik. Tidak ada lagi fotokopi. Tidak ada lagi surat lahir. Cukup tap kartu. Tiga — presiden harus turun tangan dan memerintahkan sinkronisasi ini di level ratas. Karena tanpa political will dari atas tidak ada satu lembaga pun yang akan mau menyerahkan kewenangan datanya. "Jangan nanti KPU dibentuk, tahun berikutnya mengusulkan 2 triliun untuk identifikasi pemilih. Enggak habis-habis kalau begitu terus." Sudah 80 tahun merdeka. Sudah 15 tahun punya e-KTP. Dan kita masih dimintai fotokopi KTP untuk mengurus KTP. Kalau itu bukan kegagalan sistemik yang harus dipertanggungjawabkan gue tidak tahu apa lagi namanya.

Indonesia
0
0
0
12
Mario Nawfal
Mario Nawfal@MarioNawfal·
BREAKING: TRUMP SAID ISRAEL DID NOT TALK HIM INTO WAR WITH IRAN We all know Israel "talked Trump into the war". Why would Trump deny it? Why not deny other claims, like it's about Iran's oil, and controling the Strait of Hormuz? Or why not just ignore these reports? The media speculates all the time about everything. Why respond? Very odd post
Mario Nawfal tweet media
English
101
68
351
32.4K
aGam nag-retweet
InfoGram
InfoGram@_InfoGram_·
🚨 This is very BRUTAL by 🇧🇷Brazilian President Lula🔥🔥 🇧🇷Lula — "23 yrs ago, 🇺🇸U.S govt dragged whole world into a war with Iraq. A war said to fight to eliminate Saddam Hussein's NUKES and bring peace." But NO NUKES were found in Iraq. It was all LIE."🔥🔥👏 You can't fool world twice with respect to your illegal war against Iran🇮🇷. MAN HAS SOME SERIOUS COURAGE 🔥
English
7
40
96
2.6K
aGam nag-retweet
Gerhardt vd Merwe
Gerhardt vd Merwe@realgerhardtvdm·
📢 WE ARE THE MEDIA NOW: I truly believe that Israel was part of the 9/11 attack! Iran is not the enemy of the American people, Israel is!
Gerhardt vd Merwe tweet media
English
276
1.3K
4.3K
31.3K
aGam
aGam@PoenGam·
@MarioNawfal @_mastito When America and its allies punished Iran for 47 years with fabricated reasons, everyone was silent, was Iran's turn to retaliate after 2 weeks, you all screamed, you slept too long.
English
0
0
0
15
aGam nag-retweet
RT
RT@RT_com·
UNSEEN cam footage shows massive US–Israeli bombing damaging hospitals in Iran — RCS Doctor grabs 2 newborns at once, carries them to safety Crowds scatter in panic
English
237
3.7K
8.9K
243.7K
aGam
aGam@PoenGam·
@Jelli_cent Lagi mabok cucung keknya, kambuh
Indonesia
1
0
1
874
Jeni_Ly again
Jeni_Ly again@Jelli_cent·
Paham sekarang? 😏 Ngeri.. sombongnya emang bawaan orok keknya.. Kang Dedi knp gesturenya gitu? Malu apa marah?
Indonesia
409
271
754
103K