Naka-pin na Tweet
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id
707 posts

Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id
@ZebracrossI
Website kami menyediakan informasi lengkap yang akan membantumu memutuskan pilihan Prodi dan PTN yang tepat ๐ https://t.co/eeYr9saxrN
Sumali Nisan 2021
1 Sinusundan1.2K Mga Tagasunod
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet

Sebagai apresiasi, 5 orang beruntung akan mendapatkan buku keren IKIGAI: Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Orang Jepang yang akan diumumkan di media sosial zebracross.id tgl 29 Juni 2026.
Terima kasih yang sudah berpartisipasi, semoga beruntung โค๏ธ๐
Indonesia

๐๐ป Halo Peserta SNBT 2026. Kami mengajakmu untuk berpartisipasi mengisi form pendataan nilai UTBK 2026.
Link: docs.google.com/forms/d/e/1FAIโฆ

Indonesia
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet

Mending ketolak karena idealis, dripda ketolak krna realistis #prinsip
Indonesia
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet

Hai Sobat Biru๐ #CalonMahasiswaIndonesia
Pengumuman SNBT 2026 segera tiba nih๐
Cek hasilmu melalui laman resmi yang tersedia pada QR Code atau link pengumuman-snbt.snpmb.id
Tetap tenang, percaya pada proses, dan semoga barcode ya!๐ค
#SNPMB2026 #SNBT2026 #UTBK2026 #pejuangPTN


Indonesia
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet

all roads lead back toโฆ

tempo.co@tempodotco
JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
English
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet

Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran.
Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini.
Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap โtidak bergunaโ, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan.
Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja.
Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya.
Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia.
Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap โtidak praktisโ.
Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal.
Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;)
Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan.
Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa.
Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri.
Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok.
Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco
JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
Indonesia
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet

Buat yang mau latihan ejaan dan istilah saintek, soshum, dan sastra bisa coba kunjungi website zebracross.id bisa dicoba GRATIS ๐


Indonesia

@aradhanie @ouiwibaguette @utbkcak Mohon maaf atas kendalanya ya kak. Nanti admin sampaikan ke tim terima kasih kak ๐๐ฝ
Indonesia

@ouiwibaguette @utbkcak @ZebracrossI bisa kak, klik aja strip 3 di kiri lalu kuis snbt lalu disitu ada pbm sama lbi kakak tinggal pilih aja, nah kalau mau kuis nanti tinggal pencet tulisannya bukan yang tombol play ya (misalnya mau kimia ya pencet tulisan kimia)
Indonesia
Jangan sampai salah jurusan | zebracross.id nag-retweet

Buat yang mau latihan ejaan dan istilah saintek, soshum, dan sastra bisa coba kunjungi website zebracross.id bisa dicoba GRATIS ๐



Indonesia

@hotsgirlever @taintedsonnet Halo kak. Bisa langsung cek di website ya ๐๐ฝ
Indonesia

@ZebracrossI @taintedsonnet kakk mw lihat skor FK UB dong
Indonesia












