2.3K posts

♡

@chaoticdefinedd

unknown Sumali Mart 2021
237 Sinusundan49 Mga Tagasunod
♡
@chaoticdefinedd·
@vasopresine @BaseAnakFK Halo kak, boleh ga aku minta pdf nya kebetulan aku lagi butuh bgt huhuhu
Indonesia
1
0
0
20
✫ vésa
✫ vésa@vasopresine·
@BaseAnakFK enggak sih. tapi dulu aku fomo bgt beli sobotta buat dapet versi ebooknya. taunya dari kating udh ada pdf turunan
Indonesia
2
0
13
602
♡ nag-retweet
akun hewan | tapi bukan
kalian boleh ndak suka sama mutualku ini, tapi dia menjanjikan daycare saat kampanye pilkada DKI 2016, dan beneran membangun 32 daycare profesional ketika jadi gubernur. saat menjadi mendikbud 2014, dia juga membuatkan daycare di kantor kementrian [yg kemudian digusur]. sayangnya, masyarakat kita ga terlalu peduli dengan hal-hal seperti ini, janji serupa di pilpres 2024 cuma dianggap remeh. sekarang ketika ada kasus daycare malpraktek di jogja yg kemudian viral, kita cuma bisa menuntut pertanggungjawanan setelah kejadian, karena akar masalahnya tidak pernah jadi perhatian. mereka gak care pentingnya daycare. #lamjutkanmbg
akun hewan | tapi bukan tweet mediaakun hewan | tapi bukan tweet media
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Mulai dr tempat penitipan anak yg terjangkau bg semua, smp cuti melahirkan bg ayah, sila simak Janji Kerja #BERSAMAmuliakanPerempuan ini:

Indonesia
167
7.2K
22.5K
485.5K
♡ nag-retweet
Virdian Aurellio
Virdian Aurellio@virdianaurellio·
Pendidikan itu hak, public goods, alat untuk menyadarkan bahwa ada situasi penindasan di sekitarnya Kalau cuma dianggap ga relevan, jurusan gue Ilmu Pemerintahan harus dibubarin paling pertama karena ujung-ujungnya pemimpin pemerintahan kita juga penjual martabak 🙃
Indonesia
8
1.2K
3.2K
28.9K
♡ nag-retweet
Keith Siau
Keith Siau@drkeithsiau·
Anatomy of the shoulder 📍
English
131
2K
26.8K
3.6M
♡ nag-retweet
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
Indonesia
1.8K
3.1K
21.3K
10.3M
♡ nag-retweet
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Hey @Harvard, One of your graduates (Stella Christie) is out here arguing against salary floors for lecturers, claiming “competition” and “quality-based pay” are essential for university progress and national scientific advancement. Yet under the very same regime she serves, she fails to explain why MBG staff can earn far more than the lecturers who actually teach, research, and carry the university’s core academic mission. For Harvard, having an alumna publicly defend this kind of selective and hypocritical logic is honestly embarrassing. Thank you for your attention to this matter!
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen

Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok

English
119
6.3K
19K
553.3K
♡ nag-retweet
cenIzen
cenIzen@CENIZEN·
cenIzen tweet media
ZXX
187
48.4K
404.3K
2.8M
Jenny
Jenny@Jennnyyyyyy·
What is the weight of Lion? 🤔 Difficulty - Medium Pro 🤠
Jenny tweet media
English
71K
1.6K
33.5K
13.9M
♡ nag-retweet
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Bu Wamendikti, begini loh Pendidikan (termasuk kesehatan, transportasi publik, dsb) itu bukan pasar bebas. Itu Kebutuhan Dasar. Pendidikan seperti sekolah dan kampus negeri itu semestinya gak for profit. Negara butuh supply SDM berkualitas utk generasi berikutnya. Toh, gimana mereka mau compete kalau perutnya kosong? Kalau fasilitas kampusnya ga disediakan?
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen

Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok

Indonesia
60
1.4K
3.2K
82.5K
♡ nag-retweet
femmenotes
femmenotes@femmenote·
femmenotes tweet media
ZXX
13
3.3K
19.6K
222.5K
♡ nag-retweet
gigin praginanto
gigin praginanto@giginpraginanto·
Dia terbang berkeliling dunia atas biaya rakyat dan bergaya seperti tokoh dunia. Tapi tak ada kepala negara lain yang berkunjung ke istananya. Dia seperti badut politik.
Indonesia
174
9.7K
31.6K
395.1K
♡ nag-retweet
Dear God
Dear God@TheRich_Gospel·
Talking too much is a sin.
Dear God tweet media
English
15
48
320
7.3K
♡ nag-retweet
َ
َ@joelmillerd·
This shot is so gorgeous
َ tweet media
English
24
5.6K
55.6K
548.8K
Unpadfess
Unpadfess@draftanakunpad4·
pad! kalau jual salt bread ori only 10k and garlic cheese 15k ada yg mau ngga yaa? premium karena pake butter anchor & luprak, udah rnd berkali kali tapi masih bingung kira kira pada lebih suka yang full crunchy atau dalemnya tetep soft & bagian luarnya doang yang crusty yaa?
Indonesia
46
1
89
7.3K
♡ nag-retweet
sya
sya@arsenatasyas·
Ibaratnya kalo lagi olahraga pertama kali ya. Badan pegel semua, ngerasa lemah padahal you’re getting stronger than before. Di segala hal, when you’re getting better it feels like you’re getting worse. Merasa bodoh krn banyak gak tau. Perasaan bodoh dibutuhin di proses belajar.
Curious Minds@CuriousMindsHub

The importance of stupidity in scientific research:

Indonesia
44
8.2K
23.8K
455.5K
♡
@chaoticdefinedd·
@deryandreass DAN KENAPA HARUS DI CAFE GTTT SOALNYA DI PERPUS ATAU WORKING SPACE JUGA GABISA LITERALLY HARUS DI CAFEE
Indonesia
0
0
0
32
♡ nag-retweet
dery
dery@deryandreass·
ada ga sih jenis penelitian yang kalau belajar/nugas di kamar itu bikin ngantuk walaupun udh minum kopi, tp kalo di cafe malah seger
Indonesia
181
1.8K
22.3K
448.6K