🌙

33.1K posts

🌙 banner
🌙

🌙

@cookties

INFJ

Sumali Ağustos 2012
519 Sinusundan1.6K Mga Tagasunod
Naka-pin na Tweet
🌙
🌙@cookties·
🤨
QME
0
0
1
211
🌙 nag-retweet
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 ga abis pikir sm pasangan ini ga ada otaknya, anak-anak dijadiin bahan jokes?!!!!! daehoon selama ini sabar bgt, udh saatnya ngamuk
Tanyarlfes tweet mediaTanyarlfes tweet media
Indonesia
3.8K
6.5K
79.9K
3.9M
🌙 nag-retweet
Muklis Nonton
Muklis Nonton@tvindonesiawkwk·
⚠️3 Film Thriller Drakor yg gak boleh ditonton⚠️ 1. Reverse 2. Scarecrow 3. If Wishes Could Kill Because bikin emotional tension semuanyaaa😭😭
Muklis Nonton tweet mediaMuklis Nonton tweet mediaMuklis Nonton tweet media
Indonesia
50
509
4.2K
125.5K
🌙 nag-retweet
paw
paw@marrooenn·
untuk para perempuan yang punya prinsip “i can do it by myself” semoga dipertemukan dengan laki-laki yang “i know you can, but let me help you to handle it”.
Indonesia
520
26.4K
67.8K
772.5K
🌙 nag-retweet
Dapsy𓃵
Dapsy𓃵@symplyDAPO·
This is the video of the Horrific daycare abuse in Yogyakarta: 53 toddlers tied up, drugged & neglected. 13 suspects arrested. x.com/VikirBaskervl/…
Dapsy𓃵@symplyDAPO

This video I just watched is beyond disturbing and disgusting. How could anyone do this to babies.... Dozens of toddlers, many barely 2 years old were found lying lifeless on the floor like discarded dolls at Little Aresha daycare in Yogyakarta, Indonesia. Their hands and feet were tied up. Some were completely naked or left in just diapers. No beds, no comfort, just cold foam mats. The children were so drugged or broken that many could barely move or cry. Parents dropped their babies off thinking they’d be cared for while they worked. Instead, they were systematically neglected, restrained, and abused day after day. Out of 103 children at the center, police have confirmed at least 53 victims. A leaked video prompted a raid, leading to the shutdown of the facility. So far, 13 suspects have been named, including the head of the foundation, the principal, and multiple caregivers. This wasn’t one bad apple. It was routine: - Staff tying up little kids so they wouldn’t “bother” them - Stripping them - Leaving them to lie on the floor for hours The children are now receiving medical and psychological help, but the damage is irreversible. I have kids and this made my blood boil. No parent should ever have to see their baby like this. Justice for these babies. Maximum charges. No excuses. As every single person involved needs to rot in prison.

English
1.5K
14.3K
38.9K
3.9M
🌙 nag-retweet
𝐒𝐚𝐢𝐧𝐭𝐋𝐮𝐱
inisiator mengikat anak anak adalah KETUA YAYASAN dan KEPALA SEKOLAH, disampaikan secara lisan kepada pegawai di daycare little aresha diikat dari pagi sampai pulang, dibuka hanya saat makan dan ke kamar mandi 📽️kumparan
𝐒𝐚𝐢𝐧𝐭𝐋𝐮𝐱@irajenar

jahat banget Daycare Little Aresha! para guru di daycare mengikat kaki dan tangan anak anak, ditelanjangi sampai pulang, mulut dibekap. kasus ini baru terkuak semalam saat penggerebekan oleh polisi.

Indonesia
111
906
2K
163.6K
🌙 nag-retweet
GA
GA@gladys_alexaaa·
“tapi pas aku ketemu sama el, ternyata aku ngerasa kalau aku tuh gak hard to love kok” 🥹
Indonesia
284
1.1K
11.7K
408.3K
🌙 nag-retweet
D h e a
D h e a@glxxydea·
Syifa hadju said "Dulu tuh untuk aku dicintai adalah suatu hal yang susah tapi saat aku bertemu dengan El, aku merasa ternyata aku nggak hard to love kok" Pertanyaannya sampai saat ini gue masih hard to love banget, dan dimana El ruminya gue ? Nyasar kah sayang? Gabisa kah liat google maps😭🙏🏻lamaa amatt
Indonesia
60
831
5.5K
184.7K
🌙 nag-retweet
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
Maia Estianty’s letter to El Rumi and Syifa Hadju following their marriage: “Untuk Syifa, Bunda titipkan El yang dulu mungkin Bunda tidak selalu memeluknya setiap hari. Sering-sering dan yang lama, ya, lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan, karena Bunda tidak pernah bisa melakukan itu sampai hari ini. Untuk El, jangan sakiti hatinya, karena kalau kamu menyakiti dirinya, itu akan melukai hati ibunya yang membesarkan Syifa dengan sepenuh hati.”
Indonesian Pop Base tweet mediaIndonesian Pop Base tweet media
Indonesia
168
2.6K
44.5K
1.4M
🌙 nag-retweet
KimBratz❤️
KimBratz❤️@tommiez12·
Kdrama thrillers are so back🙂‍↔️.
KimBratz❤️ tweet mediaKimBratz❤️ tweet mediaKimBratz❤️ tweet media
English
24
669
4.8K
193.5K
🌙 nag-retweet
CHECK PINNED - mupi
CHECK PINNED - mupi@moviemnfs·
/mvs series 9-1-1 SESERU ITU TERNYATAAA, udah season 9 sekarang 😭 dan sender nemu ada yang edit hampir semua peristiwa penting sampe season 6 😭🔥
CHECK PINNED - mupi tweet media
Indonesia
220
908
10.9K
312.1K
🌙 nag-retweet
may
may@kembarancumong·
KALAP MAKAN SUSHI BERUJUNG KENA SALMONELLA🍣🏥 typus tubex 4 sampe pindah 2 RS & 2 klinik di 2 kota karna di kota pertama gada yg nyuruh ranap, padahal demam 2 minggu lebih sisanya badan menggigil karna kena GASTRITIS juga😭 sumpah sakit usus + lambung itu combo yg mematikan🥹
may tweet mediamay tweet media
may@kembarancumong

pernah hampir meninggal karna apa?

Indonesia
520
858
9.7K
2.9M
🌙 nag-retweet
K-Drama Menfess
K-Drama Menfess@kdrama_menfess·
•kdm• 🔥 Memories of Murder x The Scarecrow 🔥 Buat kalian yang uda nonton besutan karya nya Bong Joonho pokoknya wajib nonton ini drama, beneran bagus banget dan seru. Drop teori kalian dong di reply. versi film sama aja tapi lebih detail
K-Drama Menfess tweet mediaK-Drama Menfess tweet media
Indonesia
30
229
2.1K
55.1K
🌙 nag-retweet
Kamar Lintang
Kamar Lintang@kamarlintang·
Tasya Farasya mengakui salah satu titik terendah dalam hidupnya itu terjadi saat cerai dari Ahmad Assegaf ~ Tasya bilang, "Mungkin itu salah satu titik terendah aku sih, karena gimana ya, 14 tahun aku ngejalanin sama satu orang, yang 7 tahun percaya paling aku percaya," Tasya menambahkan, "Terus tiba2 terjadi, ibarat kata kayak kehilangan rasa kepercayaan sama orang yang paling aku percaya gitu kan, jadi kayak tiba-tiba aku kehilangan arah gitu loh." Karna udah kehilangan rasa percaya itu, Tasya menegaskan gak akan rujuk dengan Ahmad,
Kamar Lintang tweet mediaKamar Lintang tweet mediaKamar Lintang tweet mediaKamar Lintang tweet media
Kamar Lintang@kamarlintang

Tasya Farasya lagi memasak ~ Tasya awalnya posting video dengan caption, "'You smell beautiful' kata meryl streep. Ngerti ga 😭😭😭" Postingannya dikomentari pengacara perceraiannya dulu, Ragahdo yg nulis, "Artinya apa min." Tasya balas, "Artinya baikin duit gue eaeaea", yg diduga netizen buat mantan suaminya 🤭🤭🤭

Indonesia
18
61
1.9K
565.9K
🌙 nag-retweet
Film Indo Source
Film Indo Source@FilmIndoSource·
A third ‘PENGABDI SETAN’ entry in the Joko Anwar’s universe has been confirmed to be in the works with a title of ‘PENGABDI SETAN: ORIGIN’. Slated for a 2027 release, the sneak announcement is now playing before ‘GHOST IN THE CELL’ in cinemas.
Film Indo Source tweet mediaFilm Indo Source tweet media
English
8
172
1.4K
43.5K
🌙 nag-retweet
Sofia! ✨
Sofia! ✨@itzwoopy·
Kalau penasaran kenapa pelaku pembunuhan berantai Hwaseong belum tertangkap saat itu, coba nonton Memories of Murder. Bakalan paham kenapa susah banget ditangkap. Terus pelaku aslinya kan ketahuan di tahun 2019, dia ngaku udah nonton film ini & kasih komentar juga soal film ini
Sofia! ✨ tweet media
Indonesia
28
774
8.2K
396.1K
🌙 nag-retweet
EdoQueen🌹
EdoQueen🌹@EdoVibeQueen·
If you watched and loved: Memories of Murder (2003) Confession of Murder (2012) Confession (2014) Signal (2016) Tunnel (2017) Beyond Evil (2021) Catching a Killer: The Hwaseong Murders documentary then RUN, don’t walk, to watch The Scarecrow. It’s a brand new ongoing K-drama and just like the others on this list, it’s inspired by South Korea’s infamous Hwaseong murders a real life serial killer who targeted women between 1986-1991. If you’re a true crime K-drama lover, this one’s your next obsession. Who else is watching? 👀 #TheScarecrow
EdoQueen🌹 tweet media
English
30
726
3.5K
140.3K
🌙 nag-retweet
린
@namgilwaifu·
plis plis siapapun yang lagi nonton the scarecrow wajib banget hukumnya nonton memories of murder!! film legend dir. bong joonho ini sama sama menceritakan tentang misteri pembunuhan berantai hwaseong juga
린 tweet media
Indonesia
14
674
5.8K
135.2K
🌙 nag-retweet
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh kasus uang jemaat gereja ilang Rp28M ditipu pegawai BNI: > 2019 Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara Rantauprapat, nawarin produk fiktif "BNI Deposito Investment" dgn bunga tinggi 8% ke Suster Natalia, bendahara Credit Union Paroki (1/4)
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
66
2.2K
5.8K
477.1K