fatttnic.attack nag-retweet
fatttnic.attack
466 posts


@ntiex Dg segala penderitaan dia, dan ending'a jd ubi. Oh No😭
Indonesia

((In loving memory of "A pearl that never loses its shines" Rose Seraphina Alveric))
Fattah: *Mata Fattah tertuju pada batu nisan yang dikelilingi dengan rumput hijau dan bunga mawar putih. Tampak indah, tenang. Air mata Fattah mengalir tidak terbendung sambil melangkah maju ke arah pusara. Suaranya tercekat* Si~~~ NOOO... Sissy... not this time..not again.. Please ini bukan kamu kan?!? *Fattah berlutut di samping pusara Rose*
((Danuel dan Ken juga tidak kuasa menahan tangisnya melihat pemandangan itu. Melihat Fattah yang menangis di pusara Rose, pria yang dicintai putri satu-satunya sampai akhir hidupnya))
Fattah: *Masih terisak hebat* Si... Kenapa Aku selalu terlambat? Kenapa?? Kenapa harus gini?? Kenapa kamu tinggalin aku?? Kenapa?!? *Isak tangisnya semakin kencang*
((Danuel dan Ken memberikan ruang pada Fattah untuk menyelami dukanya))
Fattah: Siii... *Terus memanggil namanya lirih sambil terisak dan mengusap nisan Rose*
((Waktu seketika seperti berjalan lambat bagi Fattah. Sangat lambat))
Danuel: *Perlahan mendekat dan mengusap pundak Fattah. Berkata dengan pelan * Fattah, maafkan Om. Om paham kamu pasti sangat terpukul. Kamu selalu tetap menjadi bagian dari kebahagiaan Rose dan Rose, ingin kamu selalu bahagia.
Fattah: *Masih sambil menangis* Om, gimana aku bisa bahagia setelah semua ini Om... Sissy.. dia separuh aku Om... Aku harus gimana sekarang?? Harus gimana?
Danuel: *Air mata menetes. Mendengar kata-kata Fattah, hatinya ikut patah* Sabar ya Nak. *Mendekap Fattah ke dalam pelukannya* Saat ini, yang hanya Om bisa lakukan adalah memberikan waktu sebanyak yang kamu butuhkan untuk berada di sini. Nanti kamu temui Om di dalam. Om berjanji pada Rose untuk menyampaikan pesannya kepada kamu *Danuel perlahan melepas pelukannya*
((Danuel dan Ken meninggalkan Fattah yang sedang menangis tak terbendung di samping pusara Sissy. Dunianya seolah runtuh. Dada Fattah terasa sesak. Sesak sekali. Banyak kata yang ingin dia ucapkan pada orang yang sangat dicintainya. Tapi tak ada raga di sana, yang ada hanya sesal))
Fattah: *Di hadapan pusara itu.. dengan isak tangis berkata lirih*
I love you Si.. soooo much.. 💔
Indonesia

Ketika semua berputar dengan kehidupan masing-masing. Tahun demi tahun tiada terasa terlewati..
((Rose terlihat duduk di bangku taman. Di sampingnya ada stroller bayi bersandar. Perlahan Rose menunduk ke arah stroller untuk menggendong bayi laki-laki yang tertawa ceria itu. Rose pun tersenyum menatap bayi yang digendongnya))
Fattah: *dari kejauhan menatap wanita yang pernah ia cintai, bahkan hingga kini masih, dengan tatapan nanar* Sissi.. dia sudah bahagia..
Ken: Hey Fatt! *Menepuk pundak Fattah dari belakang* Fattah kan?!
Fattah: *Fattah sedikit terkejut* Eh Ken?! What's up?
Ken: I'm good.. more than ever to be honest! Lo lagi di sini?
Fattah: Yep, I have new company nearby Ken.
Ken: Cool! Congrats! Btw Fatt, c'mon, let me introduce you to my baby boy there!
Fattah: *jantungnya seperti berhenti berdetak [Baby boy? Bayi laki-laki itu anak dari Ken? Dan.. Sissi?? ] Sulit bagi Fattah untuk mencerna ini semua. Kini wanita yang pernah dia cintai sudah bahagia bersama orang lain.*
Ken: Fatt, hello.. *melambaikan tangan ke depan wajah Fattah* Hey.. c'mon dude!
Fatt: *tersadar dari lamunannya* Eh, iya, ok... *Berusaha tersenyum*
((Berjalan menuju baby boy dan Rose))
Ken: Rooosee! Liat aku ketemu siapa?!
Rose: *Rose yang sedang bermain dengan bayi di pelukannya menoleh pelan, matanya berbinar* Fattah? Hai! *Tersenyum teduh*
Fattah: *Tidak siap menatap senyuman itu dari dekat, senyuman yang selalu ia rindukan* Hai! Sissi.. eh I mean, Rose. Apa kabar? *Sedikit kikuk*
Rose: Good! I'm good! *Masih dengan senyuman itu* Kamu, Fatt?
Fattah: *Terpaku menatap senyuman manis dan mata indah Sissi*
Rose: Fattah?
Fattah: *kembali tersadar* Eh iya, I'm good too..
Rose: *masi menatap Fattah dengan lembut dan senyuman yang sama yang selalu ia berikan pada Fattah*
((Hening sejenak. Namun rasanya keheningan itu seperti abadi dirasakan Fattah))
Ken: *memecah keheningan* Fatt, kenalin, jagoan gw, Killian! Killian Sterling!
Fattah: *tersadar dari lamunan* Oh ya, hey Killian.. nama yang bagus!
Ken: Tentu dong! Rose yang kasih nama itu *sambil menatap Rose tersenyum*
Fattah: *[Entah kenapa dadaku terasa sakit melihat moment ini. Iya, aku selalu ingin Rose bahagia, tapi kenapa ketika dia bahagia aku yang sakit]* Congratulations to both of you! *Sambil berusaha tersenyum dengan mata berkaca-kaca*
((Rose dan Ken saling bertatapan))
((Handphone Fattah berdering. Panggilan urgent dari kantor))
Fattah: Guys, I'm so sorry.. I just had an urgent call from the office. I should go! Once again, congratulations! I'm truly happy for both of you!
Ken: Fatt.. *ucapan Ken terhenti ketika Rose menyentuh lengannya* Thanks Fatt!
Fattah: yea.. see you again! *Sebelum beranjak pergi, ia menatap Rose dengan senyum, saling bertatapan dan bertukar senyum*
((Fattah pergi dengan perasaan berkecamuk. Sebetulnya banyak yang ia ingin bicarakan dengan Sissi, Sissi yang hatinya dulu adalah hanya miliknya. Semua sudah terlambat. Semua yang ada pada Sissi tidak akan menjadi miliknya lagi))
((Masih di taman))
Ken: Rose, c'mon! *Sambil menatap Rose* Kenapa kamu ga jujur Rose?
((Rose tersenyum sendu sambil menatap Ken))
((Suara langkah mendekat))
Lydia: Rose, I'm so sorry! *mengambil Killian dari pelukan Rose* Killian ngerepotin kamu ya?
Rose: Haha, ga kog, he's a good boy!
Lydia: Thanks ya! Maaf malah repotin kamu!
Rose: All good kak! *Tersenyum* oh ya Ken, please don't tell Fattah about anything. Biarkan dia bahagia dengan hidupnya dan pilihannya. Aku ga ingin liat dia terluka lagi.
Ken: Tapi, Rose.. faktanya yang terluka bukan dia aja, tapi kamu juga!
Rose: Ken.. please..
Ken: Ok, ok.. aku, Lydia, dan Killian pamit.. Take care!
Rose: Thanks! Kalian juga ya..
((Ken, Lydia dan Killian kembali ke rumah. Meninggalkan Rose yang duduk termenung di taman. Menikmati semilir angin yang terasa lebih menusuk dari biasanya. Apakah ini karena angin? Ataukah perasaan ingin? Ingin untuk berbicara lebih banyak dengan pria yang sebetulnya tidak pernah berhenti ia cintai, Fattah Fernandez))
Indonesia
fatttnic.attack nag-retweet

Wlopun berlangsung sangat sebentar, sempat ada masanya suka nulis panjang nganalisis perilaku mailaf FattZar terutama ZaRose ya.
Sekarang2 mau melakukannya jg jauh lebih berat, karna ga guna analisis2nya klo emang yg nulisnya jg ga bagus, dan yg ngedirect jg aneh. Iya, ga bagus dan aneh (masi bagus banget bahasaku ini teh). Karna klo bagus dan ga aneh, ya ga akan ada tuh penjelasan yg kompleks panjang lebar dari penulis atau pdnim setelah tayangan atau ada commotion di medsos terjadi. Ga akan ada eksekusi yg salah yg menyebabkan interpretasi macem2 bahkan sampai menyasar gender issue.
Apalagi klo analisis2nya terkait personality disorder yg ranahnya psikologi banget. Ada tanggung jawab moral dan keilmuan bagiku. Tentu, kuharus buka2 lagi literatur2 dan jurnal2 kuliah dulu. Dan isu2 mental health/personality disorders pd tayangan itu, unfortunately bukannya diexplore dengan benar dan "dijaga", malah jatuhnya dieksploitasi. Yes eksploitasi you hear me right.. you may refer to my last night post kenapa kubisa menganggap ini menjadi eksploitasi.
Sedih dan marah? Iya.. karena ternyata ini bukan hanya sekedar tentang shipku tapi "menyentil" moralku dan pengetahuanku.
Lalu apa kumasih percaya sama shipku? Masih laaah.. yg bener aja shay.. I ship THE REAL chemistry not the fake one.. tapi aku ga percaya sm creators di baliknya, dan aku jg punya pilihan utk menolak dibodoh2i orang bodoh..
Jadi harus apa? Ya udah, kita coba stay sane aja.. mereka main2 sama kita, ya kita main2 menyenangkan diri sm yg kita punya dan pernah punya, kita napak tilas lagi aja moment2 lama, hype lagi yg lama2. Karna me personally, emang drown into FattZar ya karena chemistry Fattah Nicole yg GA bisa digantikan dgn siapapun. Yes they have their own talent as an actor, but when it comes to couple's chemistry, it takes two to tango.. bahwa mereka menjadi versi terbaik mereka sbg CP dan sbg karakter ya ketika berdua. Jadi emang ga akan sebosan itu klo emang harus napak tilas lagi yg lalu2.
It's ok teman2 dan adik2 fattzar shippers kesayangan utk rest atau even meninggalkan (sinetronnya) but let's stay utk CPnya dengan reminiscing the old moments, let's keep their moments alive..
Peluk hangat bayi2 stuba, warga stuba dan teman2 FattZar shippers lainnya 🫂🤞🌸🥰
Indonesia
fatttnic.attack nag-retweet

So Fattah berusaha untuk ngak kehilangan arah dengan mencari kesibukan lain ya guys which is tuntasin janjinya ke Harry untuk balikin Haruna. ❤️🩹 I mean ini lebih masuk akal daripada tawuran dan lo babak belur 🥲.
"Lo harus kontrol emosi lo. Gue tau lo lagi berantakan. Tapi nangis semalaman bukan pilihan. Apalagi lo ngak bisa cerita ke siapa-siapa. Biar gimana pun Aqeela, gue ngak enak sama Harry. Zara, jelas jaga jarak. Mohan, banyak beban. Tapi misi ini bisa bikin lo tetap jalanin hidup. Lo bisa berbuat baik. Ingat, lo janji balikin Haruna buat Harry. Dan semoga misi ini baik buat semua orang."
#FattRose #FattZar #HarQeel
#AsmaraGenZ Eps 498
Indonesia
fatttnic.attack nag-retweet
fatttnic.attack nag-retweet
fatttnic.attack nag-retweet
fatttnic.attack nag-retweet
fatttnic.attack nag-retweet
fatttnic.attack nag-retweet

lu juga jangan tengil min, bijak bijak bersosmed apalagi disini lu berdiri as fansbase.
gue respect sama lu, karena lu pernah menyuarakan keadilan screen time buat fandez, tapi lihat lu yang hari ini (katanya) kepancing dan juga mancing keributan buat bikin ruang hujatan baru walaupun endingnya lu apus wkwkwk better mikir dulu 3x sebelum ngetweet.
Kecuali lu ngetweet di akun pribadi lu sendiri, walaupun gue gasuka yaaa ribut ribut antar cp, gue dah cukup nyaman dengan interaksi gue ke cp lain, jangan rusak sesuatu yang udah adem ayem malah balik memanas lagi.
fatttnic.attack@fattnic_attack
Oke fine, jujur kepancing dikit td. Sorry guys🙏
Indonesia

@ChabibKevi15063 Lu mau fitnah apa gimana ni? Dari jaman fq? Gue aja ngikutin agz era mq fattzar di eps 70 an, 74/76 gitu pas fattah nawarin laptop ke Zara, sekitar 2 episode dan gue tertarik. Karena ni sinetron banyak huru haranya, gue coba nonton ulang dari eps 1 biar gue paham alur ceritanya.

Indonesia

@fattnic_attack Lu admin paling nyimeg sepanjang masa dah caper ke penulis sutradara gue Inget banget jaman fatqeel dulu malu gak ya Fattah Nicole punya admin fanbase kek lu mana ketik kan lu tuh gak menggambarlan seorang admin yang bijak perasaan admin besar cp lain gak ada yang kek lu
Indonesia

@natashaa_aurly Padahal yg selalu bilang zarose tuan putri kan mereka yakk, giliran kita setuju kok ngamuk. Heran aku
Indonesia

@fattnic_attack kak tolong ya, username kamu itu bawa nama fattnic, satu yang berulah semua yang kena
Indonesia

@ftrarchive_ at least gue ga lg ngajak main at least at least an. Tapi gpp, lanjutt aja kalau menurut lu seru.
Indonesia

@fattnic_attack - at least hubungan mereka dulu bukan hubungan yg terlahir dari sakit nya seseorang.
- at least dia bukan anak dari selingkuhan yg menyakiti hati ibunya.
- at least dia konsisten, gak bilang bakal bunuh perasaan tapi malah tarik ulur si cwo. pftt!
sorry kepancing dikit 🙏🏻
Indonesia

@ApLi1160083 Gue ga bilang malu-maluin, gue cuma bilang bikim malu org tua. Kan di eps 1 ada ditayangan yg mamanya marah-marah kan?
Indonesia

@fattnic_attack Lahhh lu ngetik sabotase sekolah hal yang malu maluin kek karakter TUAN PUTRI LO BERSIH AJAAA, heiii sebelum ngetik itu NGACA sama karakter tuan putri lo. Dia gak nolak DIGANDENG, DIPELUK DI DEPAN PACARNYA!! sedangkan dia sama Harry waktu itu sangat bisa BATESIN DIRI 🤣🤣
Indonesia










