Gue ojol ! Anak 3, suami gw juga ojol ! gak pernah ngeluh soal kenaikan harga saat ini , begitupun ditongkrongan gw ini gak pernah bahas itu ! Yg kita tau yaudah hidup terus berjalan ,
gak narik gak makan ! Kemaren gw ke PRJ dan gw bikin utas soal dollar naik malah banyak yg nyerang ngatain gw goblok ! Maksud utama gw disini bukan apa2 .
Artinya kalo Lo masih nyanggupin utk kebutuhan hidup dan hidup Lo terus berjalan udah gausah banyak komplain
CC:threadindahborjun
Cerita pengalaman sedikit boleh kan ya? Maaf sebelumnya kalo nanti ada salah kata. 🙏🏻
Jadi, dulu ceritanya pas onbid (hidup aplikasi) aplikasi ojol oren Sh*peeFood di pagi hari, waktu itu bawa modal narik dari rumah 50k dan memang biasanya setiap pagi bawa modal segitu biar enak hitung penghasilan pas pulangnya. Kira-kira modal segitu cukuplah untuk isi bensin dll sampai dapat penghasilan.
Selang ga berapa lama, masuklah orderan pertama, yaitu Send/Delivery. Oh ya, sebelumnya mau jelasin dulu. Di apk ojol oren ini jobdesk driver ada 3 jenis layanan secara umum:
1. Food (Customer/Cs belanja makanan melalui apk dan driver tinggal pick up dari resto).
2. Marketplace (kalo Cs belanja online dari Sh*pee pengantaran same day, driver tinggal pick up dari toko).
3. Send/delivery (Cs mengirim barang ke alamat tujuan, kurang lebih sama dengan apk hijau G*send).
Intinya dari ketiga layanan di atas, driver tidak lagi menalangi beban biaya atas barang belanja customer. Alias tugas driver hanya menjemput barang/pesanan, lalu mengantar ke alamat tujuan.
Kembali ke ceritanya, jadi masuklah orderan Send/Delivery, titik penjemputan dari tempat saya saat itu berkisar 2,3 km dilihat dari Google Maps. Titik jemputnya berada di Lontong Bude Asi (nama samaran) dan alamat pengantaran ke rumah Cs. Pas saya baca keterangan orderan, ternyata ada catatan dari Cs, isinya : "Bg tlg ambilkan pesanan saya lontong sayur 3 bungkus, bakwan 3 ya, udah langganan di sana".
Lalu saya chat customernya menanyakan perihal pesanan: 👦"Kak, ini ambil lontong aja ya?" Lalu Cs nya menjawab, 👩"Iya bg, bayarkan dulu ya bg nanti uangnya diganti di sini." Pas Cs jawab begitu, saya langsung paham. Ternyata dia minta tolong belikan lontong pakai duit talangan driver dahulu. Tapi mengapa dia bilang di catatan "pesanan saya", awalnya saya kira dia sudah bayar ke resto melalui transfer & chat pribadi karena dia juga bilang di catatan "sudah langganan".
Karena wanti-wanti, saya tanyakan ke Cs:
👦"Nanti ganti duitnya ada uang cash kan kk?"
👩"Tf aja bg, ga ada duit cash".
👦"Wah, saya butuh cash kk. Ini baru orderan pertama, cuma bawa uang kantong sedikit untuk jaga-jaga."
👩"Ngga ada cash bg"
👦"Maaf ya kk, kalo diganti cash saya bisa, tapi kalo tf saya belum bisa kk."
*kurang lebih 10 menit Cs tidak menjawab chat, lalu saya chat lagi*
👦"Halo kk, gimana kk? Ada uang cash-nya kak?"
👩"Cancel aja bg."
👦"Oke kak, maaf ya kak. Kakak yang cancel ya, maaf sekali lagi."
👩"Biasanya driver yg cancel."
👦"Kalo saya yang cancel kena penalti saya kak, tolong kakak yang cancel ya."
Dan sekitar 5 menit kemudian masuk notifikasi, orderan sudah dibatalkan oleh Cs. Kenapa tidak saya yang membatalkannya? Kalo driver yang membatalkan orderan, driver akan terkena suspend selama 30 menit. Akibatnya driver tidak bisa onbid 30 menit ke depan karena driver dianggap tidak dalam keadaan siap untuk bekerja.
Lalu saya cek riwayat orderan yang telah dibatalkan barusan. Saya terkejut pas membaca alasan pembatalan yang dibuat oleh cs adalah "Dibatalkan atas permintaan driver." Langsung di situ saya menghela nafas dan coba sabar. Kok ada ya orang yang tega membuat alasan seperti itu, padahal pilihan untuk Cs waktu mau cancel orderan ada banyak, salah satunya "Saya ingin mengubah pesanan", atau "Tidak jadi". Tapi dia lebih memilih alasan yang membuat akun saya beresiko di kemudian hari.
Dan benar saja, keesokan harinya akun saya mendapat "poin penalti". Entah itu akibat cancelan semalam, atau akumulasi dengan pembatalan orderan karena alasan mendesak waktu onbid di hari itu. Kemungkinan besar, alasan pembatalan yang dipilih oleh Cs itu ada kontribusinya terhadap poin penalti yang bertambah.
Oh ya, pas saya cek di apk Sh*peeFood, ternyata resto Lontong Bude Asi itu ada di apk oren dan bisa belanja online di sana. Tapi mengapa Cs menggunakan fitur Send/Delivery? Padahal dia ada saldo, mengapa tidak belanja online food saja? Ternyata jawabannya supaya "lebih murah".
Sekian & terimakasih. 🙂🙏🏻
Cerita nya : saya kan driver ojol . Ada costumer saya bayar pake uang 10rb an jadul kaya gini . Tapi keadaan masih baru bgt GK lecek . Tapi pas saya mau belanjain kok pada nolak ya? Alasan nya udh GK berlaku ? Apa benar begitu? Sebenarnya uang ini masih laku atau gak?
SC: threads
@tanyarlfes Inilah gunanya UU Perampasan aset, semua harta koruptor hasil korupsi semua dirampas sesuai dengan jumlah korupsinya. Bukan korupsi 500 M tapi yang dibalikin ga sampai setengahnya. Kalo begitu saya pun mau jadi koruptor dan tidak akan jera. Hukum lucknut.
💚 TERSANGKA KE-5 KORUPSI MBG
Andri Mulyono, Bos Supplier Motor Listrik mark-up motor listrik MBG hingga 47 juta tiap unit. total 21.801 motor dengan anggaran 1,03 T.
sampai hari ini 5 koruptor MBG ditangkap.
Banyak yang mengundurkan diri dari manajer kopdes Merah Putih, alasannya
1. Gaji ga transparan di awal
2. Penempatan diacak ke seluruh NKRI
3. Ikatan dinas 2 tahun
4. Kalo mundur sebelum 2 tahun, denda 100juta
5. Pendidikan 3 bulan, lokasi diacak ke luar pulau dan jarak pengumuman ke start pendidikan mepet banget
Penghasilan ngalong malam ini dari pukul 00.00 - 05.00 sejumlah Rp87.200 + Rp5.000 (bonus capai target kemarin) = Rp92.200
Tetap bersyukur, lanjut nanti siang. Mari kita tidur 😊🙏🏻