ang

2.9K posts

ang banner
ang

ang

@rad4an

siap all role

Sumali Ocak 2019
140 Sinusundan71 Mga Tagasunod
ang
ang@rad4an·
Gatellll bgtt klo gaa nglakuinn sesuatuuu
Indonesia
1
0
0
6
ang nag-retweet
Novie Anwar
Novie Anwar@BarisanOpOsisi·
Yang mau distop MBG Yang ngamuk SPPG
Novie Anwar tweet media
Semplak 1, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
78
39K
94.1K
608.2K
ang nag-retweet
Hallo nder🍉
Hallo nder🍉@guemaungeluh·
Sejujurnya, aku pengen nangis banget. Brengsek banget kita sampe harus seberdarah darah begini karena pemerintahnya sama sekali gaberpihak pada rakyat, gaada oposisi, aparatnya kaparat. Beneran stress.
Indonesia
38
13.3K
25.5K
188.6K
ang
ang@rad4an·
Harga pertamax 16k ki kekkk mimpi rasanya anjerrr, moga lancar2 dehh rejekiii😭
Indonesia
0
0
0
15
ang
ang@rad4an·
@Txtdariiugm Wkwkwk klo dibandingin PK PM UTBK yaa jauhh :))
Indonesia
1
0
0
1.8K
ang nag-retweet
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini? Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye” Ditanya “trus solusimu apa!” Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Indonesia
1K
26.5K
61.3K
670K
ang nag-retweet
enji
enji@lecipasteour·
ini negara persis kondisinya kayak di novel george orwell 1984, pemerintahnya persis kayak animal farm. live action ceritanya?
Indonesia
62
3.6K
18.3K
366.2K
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
ikut sedih yap! 🥹 para relawan gak bisa tidur gegara memikirkan gizi anak bangsa
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
2.6K
951
11.4K
814.4K
ang
ang@rad4an·
@idwiki 2+2=5 jugaa kann??
Indonesia
0
0
0
9
ang nag-retweet
yaca🦕
yaca🦕@dinoyaurs·
Bayangin rakyat cari kerja harus ngelewatin psikotes, online assessment, interview HR, FGD, interview user, sampe direksi. Sementara yang jadi presiden ngitung 10 + 6 = 17 ☺️😇
Indonesia
409
34K
78.9K
772.8K
txtdrimedia
txtdrimedia@txtdrimedia·
"tgl 10 juni 2026" "ini kalau dijumlahin angka baik" "10 juni. junikan bulan ke 6 ya" "jadi kalau 10+6 =17" DAN AUDIENCENYA TEPUK TANGAN
Indonesia
5.8K
20.2K
80.3K
3.3M
ang nag-retweet
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
Buat pemerintah Jgn lupa jg mikirin middle-class Di kondisi skrg, kelompok yg pling terdampak justru kelas menengah: >Terekspos pelemahan nilai tukar >Nanggung bunga pinjaman yg lebih tinggi >Menghadapi kenaikan harga Pertamax Kelas bawah eksposurenya ga terlalu besar + masih dpt perlindungan Kelas atas punya bantalan aset. Di tiap krisis, kelas menengah sering harus nanggung adjustment paling besar dan justru paling sering terlupakan
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer

Indonesia
21
197
356
21.7K
ang nag-retweet
ang
ang@rad4an·
@MFGBawon Itupunn jugaa diitung pakek UMR tertinggii, coba pakek UMR jogjaa, apaa kagaa megapp2 itu orang amerikaa
Indonesia
5
47
487
23.6K
MFarid G‎​‎​​‏eonova
Gue nemu harga bensin di Amerika langsung dari foto pompa bensin beneran. Terus gue bandingin sama Pertamax Indonesia yang baru naik. Hasilnya agak mencengangkan: Pertamax RON 92 Indonesia sekarang: Rp16.250/L Bensin setara di Amerika? Louisiana: Rp17.862/L Texas: Rp17.391/L California: Rp28.158/L New York: Rp21.299/L Tapi tunggu dulu. Kalau masukin faktor gaji minimum, ceritanya jadi makin brutal.
MFarid G‎​‎​​‏eonova tweet mediaMFarid G‎​‎​​‏eonova tweet media
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif

Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu” Entah mereka buzzer atau emang tolol alami. Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu. Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini: 1. Migrasi massal ke BBM lebih murah.
Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis. 2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal). 3. Biaya logistik & transportasi naik
Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua. 4. Inflasi & harga sembako naik
Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat. 5. Black market & penyelundupan
Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor. 6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll). 7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat - Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun. - Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi. - Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat. Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.

Louisiana, USA 🇺🇸 Indonesia
295
5.3K
14.9K
1.2M
ang nag-retweet
Gilang Mahesa
Gilang Mahesa@giIangmahesa·
Kita berhutang pada Affan Kurniawan, 135 korban tragedi Kanjuruhan, orang2 yang mengalami kekerasan dan kriminalisasi korp coklat Hutang itu seharusnya bisa dibayar dengan merevolusi institusi Polri sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya Tapi apa yg dilakukan negara?
tempo.co@tempodotco

DPR Sahkan RUU Polri jadi Undang-undang

Indonesia
24
8K
14K
217.3K
ang nag-retweet
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Buka portal berita sana, berita buruk. Buka portal berita sini, berita konyol. Buka portal berita satunya, berita buruk. Buka portal berita lainnya, berita konyol. Gitu terus tiap hari...
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
72
239
738
10.5K
ang nag-retweet
drex
drex@dilztwo·
@tempodotco Jujur gua ga empati, ketika dana pendidikan di ambil ga ada yg protes? Ketika anak" keracunan ga ada yg bela? Skrng mereka teriak" ah sudahlah
Indonesia
5
143
1.6K
19.9K
ang nag-retweet
Boy Candra
Boy Candra@dsuperboy·
Belum pernah melihat anak sekolah semarah dan sengamuk ini untuk dapat jatah mbg:
tempo.co@tempodotco

Indonesia
98
5.7K
22.6K
356.3K
ang nag-retweet
Sammy Notaslimboy
Sammy Notaslimboy@NOTASLIMBOY·
Ini serius mau ditunggu sampai 2029?
Indonesia
227
1.4K
4.8K
106.8K
ang nag-retweet
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu” Entah mereka buzzer atau emang tolol alami. Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu. Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini: 1. Migrasi massal ke BBM lebih murah.
Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis. 2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal). 3. Biaya logistik & transportasi naik
Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua. 4. Inflasi & harga sembako naik
Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat. 5. Black market & penyelundupan
Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor. 6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll). 7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat - Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun. - Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi. - Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat. Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.
Indonesia
407
9.3K
14.9K
1.6M