Abul Muzaffar@abulmuzaffar10
Kalau Soshum: Akuntansi, Hukum dan Sastra Cina.
Akutansi dan Hukum saingan banyak tapi akan selalu dibutuhkan.
Perusahaan dan pemerintahan butuh akuntan untuk mengamankan neraca keuangan. Profesinya juga banyak dan kompleks. Akuntan juga bisa upgrade jadi CFA yang gajinya gede-gede.
Hukum dibutuhkan karena tidak ada yang mau kena masalah hukum. Pilihan profesinya banyak banget. Lu ga harus jadi pengacara.
Di pemerintahan jurusan hukum dibutuhkan banyak baik sebagai analis kebijakan, maupun sebagai hakim (gajinya 40 juta btw) dan jaksa.
Di korporasi, jurusan hukum dibutuhkan agar perusahaan aman dari masalah hukum. Sertifikasi saat bergerak di bidang swasta juga banyak.
Mau main di bidang kepailitan? Ada sertifikatnya
Mau main di pasar modal dan jual beli perusahaan? Ada sertifikatnya
Mau analisis risiko hukum? Ada sertifikatnya
Mau ngurusin waris, pendirian perusahaan, tanah dan mengesahkan perjanjian? Bisa jadi notaris.
Adapun sastra cina simpel: Lu punya kesempatan untuk jago bahasa mandarin. Perusahaan asing di Indonesia banyak yang berasal dari Cina dan mereka sangat menghargai karyawan yang bisa bahasa mandarin (soalnya petingginya juga ga bisa bahasa inggris)
Dan loker-loker bahasa Mandarin masih terbuka lebar karena skill ini masih jarang dimiliki SDM-SDM Indo.