Ric
3.8K posts

Ric
@thardy_
existance under your aura.
dnf w/o consent Sumali Mayıs 2022
875 Sinusundan1.1K Mga Tagasunod
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet

Narasi romantisasi Bandung tuh udah terlalu lebay untuk merepresentasikan Bandung saat ini.
Kenapa? Ya karena kotanya JELEK.
- Drainase jelek
- Trotoar jelek
- Macet parah
- Transum jelek
- Jalanan jelek
- Penerangan jalan jelek
- Pengelola parkir jelek + pengamen di mana mana
28 tahun idup di Bandung, gatau apa yg improve dari kota ini dari tahun ke tahunnya.
ØTöNGKØiL@0tk0il
tell me yor opinion about bandung yang membuatmu berada di ujung goresan belati tajam
Indonesia
Ric nag-retweet

Ric nag-retweet

Guys Netanyahu baru saja slip of the tongue yang mungkin paling jujur sepanjang konflik ini.
Dia tidak sengaja ungkap alasan sebenarnya di balik perang Iran.
Dan itu bukan soal nuklir.
Netanyahu bilang rencana sesungguhnya adalah membangun pipa minyak dari Teluk langsung ke pelabuhan-pelabuhan Israel. Memotong sepenuhnya jalur yang dikontrol oleh Arab termasuk Selat Hormuz.
Berhenti sebentar dan pahami apa artinya itu.
Selama ini narasi resminya adalah Iran harus dihentikan karena program nuklir mereka mengancam keamanan kawasan. Itu justifikasi yang dijual ke publik Amerika. Ke Kongres. Ke sekutu NATO. Ke seluruh dunia.
Tapi Netanyahu sendiri yang bocorkan bahwa ini soal kontrol jalur energi.
Pipa minyak langsung ke pelabuhan Israel itu artinya Israel tidak perlu lagi bergantung pada jalur maritim yang dikontrol negara-negara Arab. Artinya Israel punya akses independen ke sumber energi Teluk. Dan artinya siapapun yang ingin akses ke minyak Teluk harus berurusan dengan Israel sebagai titik transit.
Itu bukan keamanan nasional. Itu dominasi geopolitik atas sumber energi paling strategis di planet ini.
Dan konteks ini menjelaskan banyak hal yang selama ini terasa tidak konsisten.
Kenapa Israel menyerang South Pars ladang gas terbesar di dunia tanpa koordinasi Amerika. Kenapa fasilitas-fasilitas energi terus jadi target utama. Kenapa Hormuz menjadi pusat dari seluruh konflik ini.
Ini bukan perang untuk menghancurkan nuklir Iran.
Ini perang untuk mengubah siapa yang mengontrol aliran energi dari Teluk ke seluruh dunia.
Dan yang menanggung biayanya Qatar yang LNG-nya rusak diserang. Saudi yang kilangnya diancam. Rakyat Iran yang hidup dalam hujan hitam beracun setelah depot minyaknya dibom. Petani India yang tidak bisa dapat pupuk karena Hormuz tutup. Rakyat Indonesia yang harga BBM-nya akan naik karena semua ini.
Semua menanggung biaya dari satu rencana yang baru saja tidak sengaja diakui oleh orang yang merancangnya sendiri.
Indonesia
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet
Ric nag-retweet



















