
Machradin Wahyudi R.
1.9K posts




Army specialist





kalau ini budaya Nusantara boleh kalau budaya Islam NUsantara ga boleh














Update Malam ini Polisi Dalami Kasus Penembakan yang Tewaskan Pelaku Tawuran di Semarang, Rekaman CCTV dan Video HP Jadi Alat Bukti Polda Jawa Tengah (Jateng) tegaskan penanganan perkara penembakan yang dilakukan oleh oknum anggota Polrestabes Semarang Aipda RZ saat dirinya berupaya membubarkan tawuran pada Minggu, 24 November 2024 dini hari di Simongan, Semarang Barat Kota Semarang akan diproses secara transparan. Diketahui bahwa penembakan itu mengakibatkan seorang pelajar SMK inisial GR (17 th) meninggal dunia akibat luka tembak di pinggul. "Anggota tersebut saat ini sedang dilakukan penahanan untuk proses pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Jateng terkait dugaan penggunaan tindakan yang berlebihan, sedangkan untuk Laporan Pidana di tangani Dit Reskrimum," jelas Kabid Humas dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Mapolrestabes Semarang pada hari Rabu, 27 November 2024 siang. Salah satu saksi bernama Adi menyebut dirinya diminta oleh korban untuk mengambil senjata tajam jenis cobek (Parang panjang) sepanjang 1,5 meter di lantai 2 rumahnya dan menyerahkan ke GR. "Awalnya saya diajak ikut tawuran sama GR, tapi saya gak mau. Kemudian saya disuruh mengambil sajam dan akhirnya korban mengajak ini semua, pak," ujarnya sambil menunjuk ketiga orang rekannya yang hadir dalam konferensi pers. Kapolrestabes turut mengungkap bahwa sebuah rekaman video HP yang dimiliki oleh tersangka MPR, menjadi bukti tambahan yang menunjukkan jika korban yang meninggal tersebut turut terlibat dalam aksi tawuran antar gangster di TKP. Sumber : ntvnews.id/news/0125076/p…














