Osab Teynom

23.7K posts

Osab Teynom banner
Osab Teynom

Osab Teynom

@___iqbal

top marks for not trying

شامل ہوئے Ocak 2011
381 فالونگ132 فالوورز
پن کیا گیا ٹویٹ
Osab Teynom
Osab Teynom@___iqbal·
Osab Teynom tweet media
ZXX
0
0
0
1K
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
willoughby tucker
willoughby tucker@howtodresvvell·
ferry irwandi: tan malaka digaji belanda zen rs: tan malaka tidak digaji belanda soeharto di akhirat:
Indonesia
34
1.2K
4.4K
73.9K
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
smol silly cat
smol silly cat@Catsillyness·
Mind control
English
66
7.2K
57K
686.1K
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
☈ッ
☈ッ@TheFergusonWay·
BRUNO FERNANDES REALISING HIS INSTAGRAM COMMENT SECTION WILL BE SAFE NOW
English
29
423
13.3K
173.2K
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
Pangeran
Pangeran@pangeransiahaan·
Genuine question: Do Messi and Ronaldo die hard fans watch them at Inter Miami and Al Nassr every week?
English
156
80
1.4K
95.5K
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
e r i
e r i@erseee_·
PM juga punya andil dalam shaping fase akhir public image Cristiano. Ironisnya, pemain dgn career se-absurd itu malah lebih sering dibahas lewat drama dan meme di penghujung kariernya. Generasi baru yg nggak sempet witness prime Cristiano bisa aja sih punya gambaran yg beda tentang dia. Meanwhile, Leo Messi got an ending even Hollywood couldn't script
Piers Morgan@piersmorgan

The 🐐- at missing penalties.

Indonesia
27
53
479
49.9K
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
Dexerto
Dexerto@Dexerto·
New game 'CatchCat' lets you collect real-life cats like Pokemon Go Every cat you photograph becomes a collectible card with its own stats and traits
Dexerto tweet mediaDexerto tweet media
English
326
1.9K
45.6K
2.4M
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Jurnalis investigasi The Athletic Jacob Whitehead pernah menanyakan soal keanehan2 aturan main dan keuntungan2 yg didapatkan Qatar dan Saudi pd R4 kualifikasi Piala Dunia 2026 kepada AFC? Apa jawabannya? Nggak ada respon. Memang organisasi korup.
A. Ainur Rohman tweet media
A. Ainur Rohman@ainurohman

⚠️⚠️MENOLAK LUPA⚠️⚠️ Kontroversi Lolosnya Qatar dan Saudi di Piala Dunia 2026: ✅Pembatalan status tempat netral secara sepihak. Pada awal proses kualifikasi, AFC memberi tahu negara2 peserta bahwa putaran 4 akan dimainkan di tempat netral ✅Secara tiba-tiba, AFC mengumumkan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah untuk seluruh pertandingan di grup mereka masing2 tanpa adanya transparansi atau kriteria pemilihan tuan rumah yg benar2 jelas. ✅Hal ini membuat Qatar dan Arab Saudi diuntungkan karena bisa bermain di kandang sendiri. Sementara negara lain (Irak, UEA, Indonesia, dan Oman) harus main tandang. ✅Jadwal pertandingan yang tak adil dan adanya diskriminasi waktu istirahat. Arab Saudi dan Qatar ditempatkan sebagai unggulan teratas. Jadwal diatur sedemikian rupa sehingga kedua negara ini mendapatkan waktu istirahat selama 6 hari di antara pertandingan mereka. ✅Sebaliknya, tim lawan yakni Irak, UEA, Indonesia, dan Oman dipaksa bermain dgn jeda hanya 3 hari (72 jam). Para pelatih memprotes keras karena durasi ini sangat tidak cukup untuk pemulihan fisik pemain. ✅Polemik status top seeds. Terdapat ketidakselarasan alasan antara AFC dan FIFA mengenai mengapa Qatar dan Arab Saudi jadi unggulan teratas. AFC berdalih karena peringkat FIFA mereka yang tinggi. Sementara FIFA menyebut di situsnya karena mereka adalah negara host untuk menjaga agar tidak berada di satu grup. ✅Terjadi pemangkasan kuota tiket untuk suporter UEA saat melawan Qatar di Doha hanya menjadi 8%. Padahal di pertandingan sebelumnya di stadion yang sama mereka dpt jatah 33%. Hal ini memicu kerusuhan di tribun penonton setelah pertandingan. ✅Ada dominasi gurita politik negara teluk di AFC dan monopoli jabatan. Struktur kepemimpinan AFC didominasi oleh figur dari negara teluk (Presiden dari Bahrain, Wakil Presiden dan Ketua Komite Keuangan dari Arab Saudi, dan Ketua Komite Kompetisi dari Qatar). ✅Sebagian besar sokongan dana terbesar AFC disuplai oleh perusahaan raksasa asal Teluk (Aramco, NEOM, beIN, Qatar Airways, QatarEnergy). Qatar dan Saudi, dua negara yang merusak fairplay dalam kualifikasi memang lolos. Tapi mereka akhirnya dibantai dgn skor2 telak di Piala Dunia 2026. Hanya satu kata: mampus!

Indonesia
40
484
1.2K
39.1K
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
⚠️⚠️MENOLAK LUPA⚠️⚠️ Kontroversi Lolosnya Qatar dan Saudi di Piala Dunia 2026: ✅Pembatalan status tempat netral secara sepihak. Pada awal proses kualifikasi, AFC memberi tahu negara2 peserta bahwa putaran 4 akan dimainkan di tempat netral ✅Secara tiba-tiba, AFC mengumumkan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah untuk seluruh pertandingan di grup mereka masing2 tanpa adanya transparansi atau kriteria pemilihan tuan rumah yg benar2 jelas. ✅Hal ini membuat Qatar dan Arab Saudi diuntungkan karena bisa bermain di kandang sendiri. Sementara negara lain (Irak, UEA, Indonesia, dan Oman) harus main tandang. ✅Jadwal pertandingan yang tak adil dan adanya diskriminasi waktu istirahat. Arab Saudi dan Qatar ditempatkan sebagai unggulan teratas. Jadwal diatur sedemikian rupa sehingga kedua negara ini mendapatkan waktu istirahat selama 6 hari di antara pertandingan mereka. ✅Sebaliknya, tim lawan yakni Irak, UEA, Indonesia, dan Oman dipaksa bermain dgn jeda hanya 3 hari (72 jam). Para pelatih memprotes keras karena durasi ini sangat tidak cukup untuk pemulihan fisik pemain. ✅Polemik status top seeds. Terdapat ketidakselarasan alasan antara AFC dan FIFA mengenai mengapa Qatar dan Arab Saudi jadi unggulan teratas. AFC berdalih karena peringkat FIFA mereka yang tinggi. Sementara FIFA menyebut di situsnya karena mereka adalah negara host untuk menjaga agar tidak berada di satu grup. ✅Terjadi pemangkasan kuota tiket untuk suporter UEA saat melawan Qatar di Doha hanya menjadi 8%. Padahal di pertandingan sebelumnya di stadion yang sama mereka dpt jatah 33%. Hal ini memicu kerusuhan di tribun penonton setelah pertandingan. ✅Ada dominasi gurita politik negara teluk di AFC dan monopoli jabatan. Struktur kepemimpinan AFC didominasi oleh figur dari negara teluk (Presiden dari Bahrain, Wakil Presiden dan Ketua Komite Keuangan dari Arab Saudi, dan Ketua Komite Kompetisi dari Qatar). ✅Sebagian besar sokongan dana terbesar AFC disuplai oleh perusahaan raksasa asal Teluk (Aramco, NEOM, beIN, Qatar Airways, QatarEnergy). Qatar dan Saudi, dua negara yang merusak fairplay dalam kualifikasi memang lolos. Tapi mereka akhirnya dibantai dgn skor2 telak di Piala Dunia 2026. Hanya satu kata: mampus!
A. Ainur Rohman tweet media
Indonesia
435
2.1K
5.7K
898.9K
Osab Teynom ری ٹویٹ کیا
eui
eui@eueu185042·
🍅
eui tweet media
QME
74
9.4K
95.6K
3.3M
Osab Teynom
Osab Teynom@___iqbal·
@UTDEve Selama belum ada satu kejadian jadi preseden yang bisa nge-stop akun-akun "media" asbun, bakal terus banyak yang nyari gaji dari sosmed modal nyebar hoax sih Tinggal menunggu waktu aja ada yang masuk jeruji besi karena nyebar hoax atau info konfidensial klub lokal wkwk
Indonesia
0
0
1
54
Eve
Eve@UTDEve·
@___iqbal Bukan cuma spesifik akun ini, gw liat udah banyak tersebar juga beritanya di akun-akun lain, bahkan akun Indonesia. Di Instagram juga udah banyak muncul berita ini wkwkwk
Indonesia
1
0
2
144