𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂.

1.1K posts

𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂.

𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂.

@bethcaia

RÊVE⠀⋅⠀❁,⠀𝖾℘𝗁𝖾𝗆𝖾𝗋𝖺𝗅 ⠀ ‧‧‧ ⠀ spins the dark into a dance, gives the moment half a chance, warms the soul without a flame, calls the quiet winds by name.

マグル. شامل ہوئے Ocak 2026
43 فالونگ43 فالوورز
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂.
@yorokochi The past two weeks have been incredibly fun for both Matthias and Cala. We would love for the fun to continue if you'd be willing to carry the friendship we've built over to our other characters as well. Thank you for welcoming us so warmly, we'll treasure these memories dearly.
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. tweet media
English
7
5
4
3.4K
喜びの町 ✧
喜びの町 ✧@yorokochi·
⠀ ⠀ ⠀ ⠀ { MEET ME ON THE OTHER SIDE .ᐟ } ⠀
English
37
1
0
6.1K
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
𝖭𝖺𝗏𝗒𝖾𝗅.
ㅤ . . . 𝑑͟𝑒͟𝑙͟𝑖͟𝑣͟𝑒͟𝑟͟𝑦͟ 𝑡͟𝑖͟𝑚͟𝑒 : 📮 📦 🚛 for the goodbye we'll never say, why don't we call it "see you" instead? Let these keepsakes linger in your heart ‘til our paths intertwine. Until then, may our love remain warmth within you. ⓘ⠀|⠀ s . id / POSTAROCHI ㅤ
𝖭𝖺𝗏𝗒𝖾𝗅. tweet media
English
1
40
3
4.4K
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
喜びの町 ✧
喜びの町 ✧@yorokochi·
Nggak kerasa tiba-tiba udah mau berakhir aja acaranya.. huft. Sebelum itu, kami para Majutsu mau menyampaikan beberapa kata aja yaaa. Nggak akan speech satu-satu karena takut pada nangis. Pertama-tama, Suzu, Yae, Nao, dan Sui mengucapkan banyak-banyak terima kasih untuk semua Maguru yang udah hadir dari awal kita muncul sampai detik ini. Makasih juga buat semua dedikasinya selama dua minggu ini, ya. Walaupun waktunya singkat, tapi kami merasa sudah amat dekat dengan semua orang yang ada di sini. Rasanya waktu kita bersama tuh masih kurang, dan nggak rela kalau harus pisah secepat ini. Tapi, setelah ini kita masih bisa berteman, kan? Selanjutnya, mohon maaf sebesar-besarnya yaaa apabila kami pernah melakukan kesalahan, baik disengaja maupun nggak disengaja. Maaf juga kalau banyak anehnya, dan mohon dimaklumi karena kita (first timer) { miminnya baru pertama kali jadi asmin }. 😢 Sekali lagi, どうもありがとうございます! ♡
Indonesia
0
21
1
3.3K
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
Matthias
Matthias@matthistein·
Yae dan tiga kurcaci banyak ulah.
Matthias tweet media
Indonesia
0
28
2
368
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
喜びの町 ✧
喜びの町 ✧@yorokochi·
⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀証明書 ╱ CERTIFICATE ⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀ { s. id/ yoro-shoumeisho } ⠀⠀⠀ A heartfelt thank you to our dearest ⠀⠀⠀ Tomokochi for all your dedication, this ⠀⠀⠀ little gift, sent with love, just for you. ⠀⠀⠀
English
1
25
14
3.8K
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
喜びの町 ✧
喜びの町 ✧@yorokochi·
⠀⠀ YAE's PURPLE BOOK: s .id/yae-purple-book YAE's ARCHIVE: s .id/yae-archive Jika ada kesalahan di sertifikat maupun purple book/archive, segera hubungi Yae, ya! ⠀⠀
Indonesia
0
24
2
2.1K
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
𝑨𝐒𝐇.
𝑨𝐒𝐇.@ashenort·
Wow sangat keren sekali tapi gue tanya KENAPA ASTON MARTIN GUE ADA LOGO MU-NYA? INI FOTONYA PAS LAGI DICORET BANG MATTHIAS? 😭 @yorokochi
𝑨𝐒𝐇. tweet media
Indonesia
0
19
0
326
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
𝐍𝐈𝐄𝐍𝐍𝐀.
Siapa sih yang berani cekek Dewa kita ini? 😭
𝐍𝐈𝐄𝐍𝐍𝐀. tweet media
Indonesia
0
16
0
188
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂.
Happy setidaknya Takko Delivery Service tetap beroperasiii. 🥺
喜びの町 ✧@yorokochi

Setelah menciptakan pembatas antara dunia manusia dan yokai, Takkorokamui menyadari bahwa menjaga keseimbangan tidak dapat dilakukan hanya dari balik kuil atau singgasana para dewa. Jika ia ingin memahami manusia, maka ia juga harus hidup di antara mereka. Tibalah saatnya sang dewa meninggalkan pulau sucinya untuk menetap di Koriko, pulau yang ramai oleh para nelayan, pedagang, pengrajin, serta para pendatang dari berbagai penjuru lautan. Keempat putri laut terus saja mempertanyakan keputusan Takkorokamui yang dinilai terlalu membingungkan. Dengan belaian di kepala yang lembut, Takkorokamui tak ada hentinya menjelaskan. “Tuan, apakah kita benar-benar harus pindah dari sini?” Sang Dewa menganggukkan kepalanya dengan penuh keyakinan. “Kenapa? Mereka bahkan rela menyeberangi selat hanya untuk membawakan persembahan bagimu. Jadi untuk apa repot-repot?” “Aku merasa terlalu jauh dari anak-anakku.” Dan kehidupan baru Takkorokamui beserta keempat putri laut dimulai, dimana ia dapat menyaksikan kehidupan manusia dari dekat hari demi hari. Dan untuk menyembunyikan jati dirinya, Takkorokamui mengambil wujud seekor gurita kecil berkuping kucing berwarna ungu. Di ujung pulau Koriko, ia mendirikan sebuah perusahaan pengiriman barang bernama Takko Delivery Service. Banyak warga yang merasa terbantu dengan hadirnya perusahaan ini. Takkorokamui pun merasakan bahwa Takko Delivery Service merupakan cara baginya untuk selalu terhubung dengan manusia yang doyan sekali berbelanja online maupun sekedar mengirimkan surat. Sementara itu, keempat putri laut yang dahulu ia angkat dari biji mutiara samudra telah beradaptasi dengan dunia manusia dengan baik setelah melalui proses yang cukup panjang. Setelah tugas mereka sebagai penjaga kuil berakhir, Takkorokamui memberikan kebebasan penuh untuk menentukan jalan hidup mereka sendiri. Mereka tidak lagi terikat sebagai pelayan kuil maupun utusan dewa. Untuk pertama kalinya, mereka diperbolehkan hidup layaknya manusia biasa, memilih mimpi, pekerjaan, dan masa depan mereka sendiri. Namun tanpa ragu, keempatnya memutuskan untuk tetap berada di sisi Takkorokamui dan bekerja di Takko Delivery Service. Bagi mereka, sang dewa telah menjadi keluarga jauh sebelum menjadi sosok yang dipuja. Keputusan itu justru membuat Takkorokamui merasa canggung. Ia bersikeras bahwa mereka tidak lagi perlu memanggilnya dengan gelar kehormatan atau memperlakukannya seperti dewa. Di dalam kantor, ia hanya ingin dianggap sebagai bos dan teman biasa. Meski demikian, keempat putrinya sering kali masih kesulitan menghilangkan rasa hormat yang telah mereka miliki dalam kurun waktu yang sangat lama. Sebagai hadiah terakhir sebelum melepaskan mereka dari kewajiban sebagai gadis kuil, Takkorokamui menganugerahkan masing-masing putri sebuah kemampuan magis yang mencerminkan sifat dan bakat mereka sendiri. Kemampuan tersebut diberikan untuk mempermudah mereka dalam penyesuaian dengan pekerjaan barunya. Berkat kemampuan tersebut, Takko Delivery Service beroperasi jauh lebih efisien dibanding para pesaing yang menawarkan jasa yang serupa. Warga Koriko pun lebih memilih menggunakan jasanya hingga perusahaan-perusahaan pengiriman lain perlahan gulung tikar, menjadikan Takko Delivery Service satu-satunya yang tetap berjaya di Koriko.

Indonesia
0
7
0
151
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
Matthias
Matthias@matthistein·
Beverly B-nya berkah selalu. 😭 Ehm ...
Matthias tweet media
Indonesia
0
26
0
324
𝖡𝖾𝗍𝗁𝖼𝖺𝗅𝖺 𝖡𝗂𝖺𝗇𝖼𝗁𝗂. ری ٹویٹ کیا
喜びの町 ✧
喜びの町 ✧@yorokochi·
Setelah menciptakan pembatas antara dunia manusia dan yokai, Takkorokamui menyadari bahwa menjaga keseimbangan tidak dapat dilakukan hanya dari balik kuil atau singgasana para dewa. Jika ia ingin memahami manusia, maka ia juga harus hidup di antara mereka. Tibalah saatnya sang dewa meninggalkan pulau sucinya untuk menetap di Koriko, pulau yang ramai oleh para nelayan, pedagang, pengrajin, serta para pendatang dari berbagai penjuru lautan. Keempat putri laut terus saja mempertanyakan keputusan Takkorokamui yang dinilai terlalu membingungkan. Dengan belaian di kepala yang lembut, Takkorokamui tak ada hentinya menjelaskan. “Tuan, apakah kita benar-benar harus pindah dari sini?” Sang Dewa menganggukkan kepalanya dengan penuh keyakinan. “Kenapa? Mereka bahkan rela menyeberangi selat hanya untuk membawakan persembahan bagimu. Jadi untuk apa repot-repot?” “Aku merasa terlalu jauh dari anak-anakku.” Dan kehidupan baru Takkorokamui beserta keempat putri laut dimulai, dimana ia dapat menyaksikan kehidupan manusia dari dekat hari demi hari. Dan untuk menyembunyikan jati dirinya, Takkorokamui mengambil wujud seekor gurita kecil berkuping kucing berwarna ungu. Di ujung pulau Koriko, ia mendirikan sebuah perusahaan pengiriman barang bernama Takko Delivery Service. Banyak warga yang merasa terbantu dengan hadirnya perusahaan ini. Takkorokamui pun merasakan bahwa Takko Delivery Service merupakan cara baginya untuk selalu terhubung dengan manusia yang doyan sekali berbelanja online maupun sekedar mengirimkan surat. Sementara itu, keempat putri laut yang dahulu ia angkat dari biji mutiara samudra telah beradaptasi dengan dunia manusia dengan baik setelah melalui proses yang cukup panjang. Setelah tugas mereka sebagai penjaga kuil berakhir, Takkorokamui memberikan kebebasan penuh untuk menentukan jalan hidup mereka sendiri. Mereka tidak lagi terikat sebagai pelayan kuil maupun utusan dewa. Untuk pertama kalinya, mereka diperbolehkan hidup layaknya manusia biasa, memilih mimpi, pekerjaan, dan masa depan mereka sendiri. Namun tanpa ragu, keempatnya memutuskan untuk tetap berada di sisi Takkorokamui dan bekerja di Takko Delivery Service. Bagi mereka, sang dewa telah menjadi keluarga jauh sebelum menjadi sosok yang dipuja. Keputusan itu justru membuat Takkorokamui merasa canggung. Ia bersikeras bahwa mereka tidak lagi perlu memanggilnya dengan gelar kehormatan atau memperlakukannya seperti dewa. Di dalam kantor, ia hanya ingin dianggap sebagai bos dan teman biasa. Meski demikian, keempat putrinya sering kali masih kesulitan menghilangkan rasa hormat yang telah mereka miliki dalam kurun waktu yang sangat lama. Sebagai hadiah terakhir sebelum melepaskan mereka dari kewajiban sebagai gadis kuil, Takkorokamui menganugerahkan masing-masing putri sebuah kemampuan magis yang mencerminkan sifat dan bakat mereka sendiri. Kemampuan tersebut diberikan untuk mempermudah mereka dalam penyesuaian dengan pekerjaan barunya. Berkat kemampuan tersebut, Takko Delivery Service beroperasi jauh lebih efisien dibanding para pesaing yang menawarkan jasa yang serupa. Warga Koriko pun lebih memilih menggunakan jasanya hingga perusahaan-perusahaan pengiriman lain perlahan gulung tikar, menjadikan Takko Delivery Service satu-satunya yang tetap berjaya di Koriko.
Indonesia
1
29
0
2.7K