tarink
824 posts

tarink ری ٹویٹ کیا

@SajaSinaga @mikuroQ @Dennysiregar7 Udah bukan kepala daerah lagi, sulit liat kiprahnya bisa menarik atensi publik
Indonesia

@Dennysiregar7 @prabowo Apa sih tujuan bapak ingin menguasai seluruh Indonesia dengan koalisi super jumbo itu? Apakah ini ambisi Mulyono untuk mengalahkan Bu Mega dan PDIP? Itu bentuk kesombongan lho pak. Dan ini sama sekali gak sehat untuk negara demokrasi. Jadinya nanti pemerintah ini jadi otoriter.
Indonesia

Hari ini tidak ada kelas pembekalan untuk Calon Menteri. Namun Puji Tuhan Saya mendapat kesempatan pagi ini (17 Oktober 2024) di Hambalang secara langsung mengucapkan “Selamat Ulang Tahun Bapak Presiden Terpilih 2024-2029. Tuhan selalu Jaga”. When a Genius man lead the Nation, a library can’t burns to the ground”🙏🇮🇩🙏

Indonesia

@Agusmal11 @duniabulat5 @Dennysiregar7 @aniesbaswedan Kendaraan nya cm PDIP, ga usah milih ada kesempatan ambil aja
Indonesia

Seorang ibu di Tangerang Selatan mencabuli anak laki-lakinya sendiri yang masih balita. Kini, pelaku ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatannya. dlvr.it/T7lrJK
Indonesia

Min ane inbox berhenti langganan kenapa dianggurin sih @IndiHomeCare @IndiHome
Indonesia

@JuliusCaesar77_ @Miduk17 Pakde ga sakti2 banget, buktinya partai anaknya ga lolos senayan
Indonesia
tarink ری ٹویٹ کیا
tarink ری ٹویٹ کیا

@nongandah Tim Ganjar ini kurang pragmatis.
1 video bu Atiqoh sholawatan itu akan lebih efektif drpd bu Atiqoh keliling senam dan kunjungi pasar.
Ibu ibu dan santri itu gak tau berita kalau bu Atiqoh itu dari kalangan santri.
Tim Ganjar ga ada yg ahli TikTok jd ga paham ceruk anak muda
Indonesia

Siapa yang Sesungguhnya Lebih Galau Melihat Survei Desember?
Saudaraku,
Kubu yang paling galau melihat hasil-hasil survei dari beberapa lembaga yang kredibel saat ini sesungguhnya bukanlah pasangan nomor urut 3, Ganjar Mahfud. Pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran, sesungguhnya lebih galau lagi. Betapa tidak, dengan basis pendukung Prabowo 2019 di kisaran 25-30 persen ditambah migrasi atau eksodus pendukung Jokowi 2019 (katakanlah 20-30 persen), sesungguhnya Prabowo-Gibran sudah selayaknya di angka 50 persen lebih dan akan menang satu putaran!
Namun sejauh ini, angka survei mereka belum sampai segitu. Lembaga Survei Indonesia menempatkan mereka di angka 45,6 persen, Indikator Politik Indonesia di angka 44,9 persen, sementara Litbang Kompas bahkan hanya memberi skor 39,3 persen. Artinya masih jauh panggang dari api. Masih harus bekerja keras lagi mengguyur pemilih dengan susu dan makan siang. Kalau perlu ditambah asupan asam sulfat. Koalisi yang sedemikian gemuk ternyata tidak dapat mendongkrak mereka secara signifikan. Kenapa?
Jawabannya sederhana, ya karena faktor Prabowo! Prabowo belum berubah walau berusaha diubah supaya tampak menggemaskan dan layak jual. Prabowo tetaplah Prabowo. Semakin banyak dia tampil di publik, akan kian kurang simpati pemilih kepadanya. Karena itulah ia lebih sering dipingit dan dijauhkan dari mata publik, selain karena potensi blunder dan menurunkan elektabilitas, juga karena kondisi fisik yang memang payah.
Berdasarkan pengamatan kita, jika tidak ada aral melintang dan tidak terjadi kondisi sosial politik ekonomi yang ekstrem, Pilpres 2024 ini akan berlangsung dua putaran. Omong kosong akan berlangsung satu putaran seperti propaganda kubu Prabowo-Gibran. Dan jika berlangsung dalam dua putaran, itu tentu akan menjadi awal kekalahan dan runtuhnya kedigdayaan Prabowo-Gibran dari sisi logistik, partai pendukung, dukungan aparat, dan lain sebagainya.
Sesungguhnya tidak ada yang kurang dari pasangan ini. Yang kurang hanya dukungan langit. Doa ibu-ibu dan orang-orang yang anaknya dihilangkan pada tahun 1998 dan kejahatan-kejahatan HAM masa lalu rasanya membuat takdir sulit berpihak kepada pasangan ini. Sebesar apapun kekuatan dunia yang mereka kerahkan, tetap saja belum menunjukkan tanda-tanda kalau mereka akan menang mudah. Wamakaru, wamakarallah!
*Salam Santri Spartan seluruh Indonesia!*
_Thalib Isbarthi, 11 Desember 2023_

Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
tarink ری ٹویٹ کیا

@Lembayung071 @Pascali89370598 Logika kok dibalik2, jokowi dikasih bu mega kendaraan mulai dari walikota sampe presiden, bahkan anak dan menantu juga diberi tiket, skrg ninggalin bu mega, yg berkhianat siapa? Kalo ganjar dari awal emang konsisten kader merah.
Indonesia
tarink ری ٹویٹ کیا

















