BravoTangoRomeo

7K posts

BravoTangoRomeo banner
BravoTangoRomeo

BravoTangoRomeo

@buzzdimension

はい、バスコロ です。。。よろしく

شامل ہوئے Eylül 2009
116 فالونگ29 فالوورز
Elfariz
Elfariz@alfariz220·
Sering gw temuin dilapangan saat konsumen beli AC baru. 👩: Bang, saya nggak mau Midea, jelek katanya. 🧑‍🔧: Sekarang punya AC merk apa jadinya?" 👩: Electrolux bang. 🧑‍🔧: ?????????????? Midea itu salah satu produsen AC terbesar di dunia. Dan salah satu bisnis utama mereka itu justru jadi OEM, bikin AC untuk merk-merk lain. OEM itu singkatan dari Original Equipment Manufacturer. Gampangnya adalah ada satu pabrik yang bikin produk, tapi produk itu dijual dengan berbagai nama merk yang berbeda. Jadi yang beda cuma labelnya, bukan isinya. Sepengetahuan gw dari yang gw liat langsung di lapangan, bongkar unit dari berbagai merk yang ada di gambar ini ternyata part di dalemnya itu sama. Paling beda di display sensor dan remote. Karena memang berasal dari sumber yang sama yaitu Midea. Jadi kalau kalian mau beli AC dan pertimbangannya adalah merk. Mending pelajari dulu, sebenernya AC yang dibeli pabrikan mana. Yang lebih worth untuk dipertimbangin itu adalah: Garansi berapa tahun? After sales-nya gimana di daerah kita? Spare part-nya gampang dicari nggak? Itu yang beneran ngaruh jangka panjang. Bukan logonya. Untuk panasonic, Samsung dan Sharp punya juga kok produk mereka sendiri. Ada yang pernah kabur dari merk Midea tapi ujung-ujungnya dapet produk Midea juga?😅😅
Elfariz tweet media
Indonesia
350
1.8K
13.9K
892.6K
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
gimana menurut kalian?
Mbak kun tweet media
Indonesia
487
141
2.6K
716.8K
Si Paling Gen Z
Si Paling Gen Z@txtdarigenz97·
Kalau nanti kamu jadi orang tua. kamu mau gk minum dari botol anakmu sendiri? Kalau aku sih gk mau soalnya ini kayak "Infused Water Sari-Sari Kehidupan" 😭
Si Paling Gen Z tweet mediaSi Paling Gen Z tweet media
Indonesia
423
459
6.9K
912.8K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
GUys ini sakit sih...... Lu pada ingat gak kemarin ada dua Dirjen Kemenkeu yang dicopot tanpa penjelasan resmi, tanpa konferensi pers, tanpa pernyataan apapun dari kementerian? Semua pejabat Kemenkeu kompak bungkam. Tidak ada yang mau menjelaskan kenapa. Nah sekarang setelah konpers Purbaya mulai kelihatan gambarannya. Dan ini jauh lebih dalam dari sekadar rotasi biasa. Ternyata ada sabotase dari dalam. Purbaya di konpers ini mengakui secara eksplisit ada informasi yang sengaja bocor dari internal Kemenkeu untuk merusak kepercayaan pasar. Bocoran pertama: kas pemerintah hanya cukup 3 minggu. Bocoran kedua: uang negara tinggal 120 triliun dan hampir habis. Bocoran ketiga : dan ini yang paling gila: ada yang dari internal bilang ke investor asing: Jangan bawa Menteri Keuangan ini ke temu investor. Dia tidak bisa bahasa Inggris dan akan mengacaukan. Itu dari internal, kata Purbaya secara langsung. Bukan dari oposisi. Bukan dari pengamat. Dari dalam Kemenkeu sendiri. Dampaknya nyata ke pasar. Tiga informasi itu meskipun tidak akurat sudah terlanjur membentuk ekspektasi negatif di pasar. Rupiah tertekan sebagian karena sentimen yang dibentuk oleh bocoran-bocoran itu. Dan Purbaya harus terbang ke luar negeri, ketemu investor satu per satu menjelaskan bahwa kondisi fiskal kita tidak separah yang disebarkan. Bule-bule itu bilang clear. Investor-investor besar juga tidak menanyakan itu lagi. Tapi kerusakan sentimen sudah terlanjur terjadi di dalam negeri. Soal pencopotan dua Dirjen jawaban Purbaya sangat mengejutkan: Ketika wartawan bertanya langsung apakah pencopotan itu ada hubungannya dengan bocoran-bocoran itu Purbaya menjawab: Iya dan tidak. Ada sedikit. Tapi ada yang lain-lain juga. Ini adalah pengakuan implisit yang sangat jelas. Ada sedikit hubungannya tapi bukan satu-satunya alasan. Artinya ada akumulasi masalah yang akhirnya sampai di titik Purbaya memutuskan harus ada pergantian di level Dirjen. Dan ada tiga masalah lain yang terungkap bersamaan: Pertama 40 perusahaan asing tidak bayar pajak semestinya. Mayoritas perusahaan China. Under invoicing ekspor melaporkan nilai ekspor lebih kecil dari yang sebenarnya untuk memperkecil pajak dan bea keluar. Dua sudah dikejar dan berjanji membayar. Tapi 38 yang lain masih berjalan normal. Tebakan mereka benar kita tidak akan berubah. Dan yang lebih mengkhawatirkan Purbaya mengindikasikan ada kemungkinan oknum di Dirjen Pajak yang melindungi perusahaan-perusahaan itu: Kalau dikasih ke orang pajak yang di situ aja sepertinya dilindungin juga kelihatannya. Makanya rencananya membentuk tim khusus langsung di bawah Irjen atau Sekjen bukan Dirjen Pajak. Kedua dokumen pajak jalan tol dan pajak orang kaya yang Purbaya sendiri tidak tahu ada. Wartawan tanya soal dokumen rencana pajak baru yang beredar pajak jalan tol, pajak orang kaya. Jawaban Purbaya: Pajak orang kaya saya baru dengar kemarin. Pajak jalan tol sama, baru tahu kemarin." Wartawan bilang dokumen itu ada tanda tangan elektronik Purbaya. Oh, tanda tangan elektronik ada loh. Kadang mereka bilang 'sudah aman Pak' saya tanda tangan." Seorang Menteri Keuangan tidak tahu ada kebijakan yang beredar atas namanya karena terlalu percaya ke staf yang bilang "sudah aman." Ketiga sistem IT SPT pajak yang masih bermasalah. Wajib pajak yang sudah mengisi SPT badan datanya bisa hilang begitu saja setelah server dimatikan 15 menit untuk maintenance. Semua isian dari awal lagi. Purbaya bilang sudah ada yang sengaja menghidupkan lagi akses yang sudah dimatikan: Ada orang dalam yang ngidupin lagi gitu. Gambar besarnya dan ini yang paling mengkhawatirkan: Kemenkeu adalah kementerian yang secara eksternal paling dipercaya investor global saat ini. S&P bilang stable. IMF bilang bright spot. Tapi di dalam: Ada Dirjen yang diduga aktif sabotase kepercayaan pasar terhadap Menkeu-nya sendiri. Ada 40 perusahaan asing yang tidak bayar pajak semestinya dengan indikasi ada yang melindungi dari dalam Dirjen Pajak. Ada kebijakan yang ditandatangani Menteri tanpa Menteri benar-benar tahu isinya. Ada sistem IT yang masih bisa disabotase dari dalam. Dan Menkeu yang paling dipercaya investor global ini masih harus berperang melawan sistemnya sendiri dari dalam. Kalau Kemenkeu saja masih seperti ini bayangkan kondisi di kementerian lain yang tidak mendapat sorotan sebesar ini. sungguh sakit ini negeri kita
Lambe Saham tweet media
Indonesia
572
5.5K
19.8K
1.4M
rx
rx@thxorns·
‼️‼️‼️ SANGKING BANYAKNYA PELAKU HINGGA STAGE SAMPAI TIDAK MUAT, MEREKA DISORAKI DAN DITERIAKI, TERLIHAT BEBERAPA ORANG TUA MENCOBA MENCEGAH kalau ada angle lain silakan kirim
rx tweet media
Indonesia
49
596
4.7K
658.7K
rx
rx@thxorns·
‼️‼️‼️ LIVE PRESS PELAKU KEKERASAN SEKSUAL DI AUDITORIUM FH UI TERBUKA UNTUK SEMUA CIVITAS UI ‼️‼️‼️ ⚠️ TRIGGER WARNING ( TW ): MEMBAHAS TOPIK SEXUAL ASSAULT // SEXUAL HARASSMENT ⚠️ vt.tiktok.com/ZS9LDXG7Hx4hD-…
Indonesia
147
9.5K
23.8K
3M
MinDos
MinDos@dosenkesmas·
Lindungin hamba dari perilaku slowresponse🙏🏻
MinDos tweet media
Indonesia
483
1.6K
19K
535.9K
Tokyo
Tokyo@otokyo__·
First thought when you see this?
Tokyo tweet media
English
919
47
603
28.6K
BravoTangoRomeo
BravoTangoRomeo@buzzdimension·
@sosmedkeras Tenang, ada serangkaian tes yg harus dijalani, gak cuman interview
Indonesia
0
0
0
3
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 Kalian kalau naik kereta antar kota jarak jauh ke Surabaya, lebih prefer turun di Stasiun Gubeng atau Stasiun Pasar Turi? 🤔 Boleh tau alasan pilihan nya kenapa jawaban nya?
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
407
38
1.2K
175.2K
zapi
zapi@neposhit·
jujur kaget pas ibu dosen nya bilang “pas saya liat grupnya, ternyata nama saya juga ada di situ” SEDIH BGT YA TUHAN😭😭😭😭😭😭
zapi tweet media
Indonesia
2.3K
37.5K
221.4K
5.9M
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Aldi taher sekali endorss 35 jutaa??
Lambe Saham tweet media
Eesti
235
90
6.5K
1.9M
Barbara
Barbara@obarbara__·
🤔
Barbara tweet media
QME
1K
27
511
25.6K
Tokyo
Tokyo@otokyo__·
What the best name for this seal team 🤔
Tokyo tweet media
English
1.8K
49
518
68.8K