aya

6.2K posts

aya banner
aya

aya

@cuminut

akun fangirling

شامل ہوئے Ocak 2019
318 فالونگ30 فالوورز
aya
aya@cuminut·
@flofuchsia Hueee makasih kaaak untuk kataa baiknyaaa😭💜
Indonesia
0
0
0
27
Pppapaaa
Pppapaaa@flofuchsia·
@cuminut GAPAPA BANGETTTT. Kuliah kan bukan harus kerja sesuai gelar kak, tapi yang penting ilmu kuliah bisa terserap menjadi wawasan dan pasti membantu hidup kamu kok
Indonesia
1
0
1
653
Pppapaaa
Pppapaaa@flofuchsia·
Aaaaanjing
Pppapaaa tweet media
Indonesia
92
1.3K
17.1K
268.4K
aya ری ٹویٹ کیا
aya ری ٹویٹ کیا
Han🍀
Han🍀@0xhanyfa·
Semua orang pasti pengen punya temen atau pasangan yang punya emotional intelligence tinggi. Tapi yang sering gak siap itu… ya konsekuensinya. Orang dengan EQ tinggi biasanya demen komunikasi yang jelas dan tanggung jawab atas diri sendiri. Lihat Selanjutnya...
Indonesia
12
344
2.2K
53.8K
aya ری ٹویٹ کیا
Han🍀
Han🍀@0xhanyfa·
6 cara biar lo bisa keluar dari feeling nggak enak: 1. Kalo lagi kecewa atau down, jangan malah ngurung diri. Bangun, mandi, pake parfum dikit, terus cabut keluar. Banyak orang salah lagi sedih malah rebahan sendirian di kamar. Itu bikin otak lo makin “nempel” sama mood jelek. Ujung-ujungnya susah keluar. 2. Jangan muter lagu galau terus. Itu sama aja lo nge-iyain perasaan itu. Mending cari distraksi lakuin sesuatu biar pikiran lo ke shift, bukan makin tenggelam di situ. 3. Jangan kelamaan scroll HP. Algoritma tuh jahat sekali kejebak, tau-tau lo kebawa terus sampe banyak hal jadi ketunda. 4. Coba keluar terus olahraga. Yang agak niat dikit, sampe jantung lo deg-degan. Pelan-pelan lo bakal lupa sama masalah tadi. Soalnya pas lo keringetan, badan lo ngeluarin endorfin hormon yang bikin mood lo naik lagi. Nggak percaya? Cobain aja. 5. Jaga makan juga. Ini penting banget. Bayangin lo lagi sedih terus nggak makan badan jadi lemes, ngapa-ngapain capek, ujungnya malah sakit. Dan jujur aja, orang lain juga belum tentu peduli. Jadi buat apa lo nyakitin diri sendiri gara-gara orang lain? Rugi banget. 6. Ngobrol sama orang Jangan dipendem sendiri. Telepon temen ajak nongkrong, chat keluarga, atau bahkan ngobrol santai sama orang random di luar. Pas lo cerita, beban di kepala jadi nggak lo tanggung sendirian lagi. Kadang orang lain ngasih sudut pandang yang nggak kepikiran sama lo. Alhasil, rasa nggak enak itu jadi jauh lebih ringan.
Indonesia
24
1.1K
4.7K
91.3K
aya ری ٹویٹ کیا
Jejak Rasa
Jejak Rasa@jejakrasa27·
“If he wanted, he would.” Nggak selalu begitu. Kadang yang lebih tepat: “Kalau Allah izinkan, pasti terjadi.” Ada hal-hal yang bukan cuma soal mau atau nggak mau. Tapi soal jalan yang dibuka atau justru ditutup. Karena kalau Allah nggak merestui, sekeras apa pun usaha, tetap nggak akan sampai. Bisa jadi bukan dia yang menjauh, tapi memang langkahnya ditahan. Bukan karena nggak ada cara, tapi karena memang nggak diberi jalan. Dan mungkin, itu cara Allah menjaga kamu… dari sesuatu yang kamu kira baik, tapi ternyata bukan yang terbaik. — Cara pikir ini datang setelah capek berharap sama seseorang yang nggak pernah benar-benar sampai.
aesthetic vibes@aesthetic2002

He asked me: “Why’s every line you write so heavy with sorrow?” I replied: My heart feels heavy, like it's carrying a world of sadness. I try to let it out, writing down the words, hoping they'll carry some of the pain away. But it's like a cup overflowing; no matter how much I pour out, there's always more. The sadness just doesn't end, and it's hard to think about joy when there's so much hurt inside. So I keep writing the only thing I can words that are as sad as the feeling in my heart.

Indonesia
12
607
1.6K
50.1K
aya ری ٹویٹ کیا
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Secara khusus, saya dan istri berdiskusi soal alasan di balik pertarungan Usopp dan Luffy. Kondisi Going Merry memang “pemicu”-nya, tapi bukan itu akar masalahnya. Bagi Usopp, Going Merry adalah manifestasi dirinya. Sesuatu yang dianggap “rusak” tapi tetap ingin dipertahankan. “Kalau Merry yang rusak saja dibuang… apakah suatu saat aku juga akan dibuang?” Itu mungkin pertanyaan yang menghantui Usopp Saya pun melihat konflik ini dari trauma Usopp di masa kecil. Saat ibunya tengah berjuang melawan sakit, tidak ada yang menemani kecuali anaknya, Usopp. Begitu pun kondisi Merry yang terlihat “sakit” dan ditinggalkan begitu saja, sendirian. Usopp tak ingin itu terjadi, untuk kedua kalinya. Terlebih Going Merry adalah pemberian Kaya, perempuan yang berarti bagi hidup Usopp. Trauma ini juga mungkin yang membentuk inferiority complex ketika melihat nakama lainnya yang punya peran penting. Usopp menganggap dirinya sering kalah, sering takut, dan merasa paling lemah. Keputusan menggantikan Going Merry seolah membuktikan mereka yang lemah akan tertinggal dan ditinggalkan. Di sisi lain… Luffy bukannya tidak punya ikatan emosional dengan Going Merry. Akan tetapi, ia adalah seorang Kapten yang juga memikirkan keselamatan nakamanya. Mempertahankan Going Merry artinya membahayakan nakama dalam mengarungi lautan Grand Line yang ganas. Mempertahankan Going Merry berpotensi memupus mimpinya dan juga nakamanya. Keputusan rasional Luffy sebagai pemimpin itu bertabrakan dengan luka emosional Usopp. Di titik ini, Usopp tahu akan kalah, tapi dia memilih bertarung. Persis seperti budaya siri, Usopp bertarung untuk menunjukkan harga dirinya: dia tidak ingin pergi sebagai “yang dibuang”, tetapi sebagai orang yang memilih dan memutuskan untuk pergi. Di titik ini, Usopp sejatinya tengah melawan dirinya sendiri. Luffy memang menang secara fisik, tapi Usopp berhasil mengalahkan dirinya sendiri dan mempertahankan martabatnya. Terbukti di Enies Lobby Arc, Usopp sebagai Soge King menunjukkan peran dan eksitensinya yang berharga. Inferior Complex-nya mulai terkikis saat bisa menembak jarak jauh di tengah angin kencang. Tembakan yang juga membebaskan Nico Robin dari borgol yang melemahkannya. Selain itu, Luffy pun menunjukkan sisi emosional bahwa jauh di dalam dirinya, Going Merry adalah nakama yang ingin dipertahankan. Usai berhasl kabur dari Enies Lobby, Luffy benar-benar berharap Going Merry yang terbelah dua itu bisa diselamatkan. Pada akhirnya, Merry pergi bukan karena gagal atau rusak, tetapi karena ia telah menunaikan seluruh perjalanannya dengan utuh. Dan mungkin, dalam hidup kita sendiri, ada hal-hal yang juga seperti itu. Ada hal-hal yang datang bukan untuk selamanya. Mereka datang untuk mengajarkan kita arti bertahan dan makna mengikhlaskan.
M. Ridha Intifadha tweet media
Indonesia
89
743
2.3K
97.4K
aya ری ٹویٹ کیا
Men of Purpose
Men of Purpose@Men_Of_Purpose·
Here’s how to actually do the things you say you’ll do
English
2
470
3.1K
62.9K
aya ری ٹویٹ کیا
Jeya • English Hacks
Jeya • English Hacks@sourvive·
Siapa yang fitur Meta AI di WhatsAppnya nganggur? Mending jadiin asisten pencatat keuangan kalian aja. Karena aku orangnya paling males download aplikasi financial tracker atau apalah, apalagi kalo mesti bikin sheet sendiri wkwk. Sekarang aku kalo nyatet pengeluaran cukup buka WA dan suruh si Meta catet transaksinya.
Jeya • English Hacks tweet mediaJeya • English Hacks tweet media
Indonesia
173
2.6K
12.9K
1.3M