
Rupiah lagi anjlok parah, IHSG ikut jatuh bebas, pabrik-pabrik kelimpungan karena harga LNG industri naik, Pertamax masih mahal meski minyak dunia turun. Sementara itu stimulus Rp26T dikeluarkan buat offset external shock, BI naikkan suku bunga lagi demi stabilin mata uang.
Fundamental ekonomi katanya kuat: pertumbuhan 5%, kemiskinan turun ke 8,5%, berbagai sektor bisnis masih ekspansi. Tapi kenapa rasanya beda banget di lapangan? Kelas menengah jerit, UMKM sesak napas, listrik & gas sering trouble, dan proyek besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) tetep jalan meski ada wacana efisiensi anggaran Rp2M.
Kita lagi di persimpangan: pemerintah push hilirisasi, bangun infrastruktur, dan program sosial besar-besaran. Tapi investor asing kabur, kredibilitas BI dipertanyakan, dan tekanan global (perang dagang, harga komoditas) makin nambah beban.
Rakyat biasa cuma mau: harga kebutuhan stabil, lapangan kerja bertambah, bukan cuma janji swasembada pangan atau energi di 2027-2028.
Apa lo lagi rasain dampaknya? Gaji nggak naik-naik tapi harga naik terus? Atau malah optimis karena proyek pemerintah keliatan?
Share pendapat lo di reply, biar kita diskusi bareng. Indonesia emang resilient, tapi resilience ini jangan cuma buat elite doang ya.
#EkonomiIndonesia #Rupiah #KrisisEnergi #Prabowo #MBG
Indonesia





















