پن کیا گیا ٹویٹ
.
34.9K posts

. ری ٹویٹ کیا

Berinvestasilah pada:
1. Investasi leher ke atas. Bukan skinkeran ya. Tapi belajar, baca, cari ilmu, skill, pengalaman
2. Investasi pada aset. Misalnya saham, dll. Buat orang biasa, menggantungkan diri cuma pada gaji biasanya tidak akan cukup. Inflasi biaya hidup, biaya pendidikan, biaya kesehatan itu nggak kira-kira. Gunakan ilmu dari investasi leher ke atas untuk investasi aset
3. Investasi kesehatan. Jaga pola makan, olah raga. Biar pas tua bisa menikmati hidup dan hasil investasi aset
4. Investasi sosial. Perluas network, pertemanan yang memberi pengaruh positif
5. Investasi pada hubungan keluarga. Usahakan kebersamaan bersama orang tua, pasangan, anak, sanak keluarga lain. Imbal hasilnya akan dituai pada saatnya nanti, yaitu kenangan indah yang tidak bisa akan terulang lagi. Waktu tidak akan pernah kembali. Entar kalau sudah tua, hanya kenangan itu yang bernilai
Indonesia
. ری ٹویٹ کیا
. ری ٹویٹ کیا
. ری ٹویٹ کیا

aku pernah tinggal di suatu tempat dimana gak ada org yg mengenal aku sama sekali dan diterima penuh kehangatan tanpa aku bisa kasih apapun. jadi mungkin itu yang bikin aku merenungi pertemanan di jakarta. dan mungkin lebih tepat dibilang performatif dibanding transaksional
🍉 May | Cat Combatant 🐱🏹@Pixie_Parasols
Unpop opinion : semua hub antar manusia itu transaksional si, ada take and give (nggak sebatas materiil ya, immateriil juga bisa waktu, effort buat kketemu),
Indonesia
. ری ٹویٹ کیا

Kalo ujung2nya cuman kematian mending gw all out aja dalam hidup
Kalo besok masih bangun berarti masih ada chance buat do something walaupun nganggur akwpkwow
Or maybe im just suck at dying :P
Me before "aduh nanti gimana"
Me now "Ah gimana nanti" KWOWKWKW
Sabrina🦋🩵✨@Petite_Sabrina
can you guys tell me your reason to move forward and stay alive?
Indonesia
. ری ٹویٹ کیا
. ری ٹویٹ کیا

I love dating someone and being the first person they try a lot of things with.
𑣲@holylipss
manifesting
English
. ری ٹویٹ کیا

. ری ٹویٹ کیا

Tapi ini bener lho. Makanya orang jaman dulu tuh selalu bilang "kalo deket sama orang, diliat dulu bibit, bebet dan bobotnya".
1. Bibit. Keturunannya kayak gimana, keluarganya dari kalangan apa.
2. Bebet. Gimana dia bergaul, lingkungannya gimana, status ekonomi keluarganyaa gimana.
3. Bobot. Kualitas dirinya gimana, kayak kerjanya, pendidikannya, pribadinya.
Gak cuma cewek doang yg pengen yg terbaik. Cowok pun sama.
YAPPINGFESS@yappingfess
Yap! Gw juga gamau nikah sama cewe miskin, mereka gampang marah dan tersinggung, soalnya ngarep dikasih duit banyak
Indonesia
. ری ٹویٹ کیا
. ری ٹویٹ کیا
. ری ٹویٹ کیا
. ری ٹویٹ کیا

Kalau lo umur 20-27, lo lagi hidup di fase paling undervalued: Indomie Era.
Ini fase di mana risk tolerance lo tinggi dan hampir setara dengan yang udah financial freedom.
Lo bisa:
- Tidur seadanya, besok ikut stand up meeting dgn muka normal
- Makan murah, tubuh bisa tetap produktif
- Klo bikin keputusan bodoh… dan masih bisa recover cepat
Sure, you lack money and skills.
Tapi lo punya satu hal yang orang umur 30-an akan bayar berapapun untuk dapetin lagi:
Total freedom and nothing to worry about. Waktu yang perfect untuk explorasi brutal hal-hal yang bikin lo penasaran.
Lo bisa quit, pivot, gagal, bangkrut dan comeback-nya cuma butuh indomie goreng sama wifi kos-kosan.
Kalau di umur segini lo main aman,
Bisa jadi lo mispricing terhadap hidup lo sendiri.
Karena masa ini ada expiry date-nya. Dan nggak ada yang akan kasih tau lo kapan dia habis.
Indonesia
. ری ٹویٹ کیا
. ری ٹویٹ کیا
. ری ٹویٹ کیا














