
Sebenarnya yang bikin berat untuk setuju adalah phrase lu perihal hashtag sebagai otomatisasi konsen karena dari jaman dulu memang sudah begitu.
Kenapa inginnya "mengembangkan" or more likely menghapus kultur yang sudah ada bukannya mengedukasi normies perihal unwritten rules.
Arya@aii_fir
Seems like there's a lot of disagreement with what I said. I just realized how I sounded very demanding, dan setelah baca2 lagi aku paham opiniku sudah menyinggung banyak orang, jadi maaf ya 🫠🙏 Take it as you will, but I am being truly genuine 👇 (1/6)
Indonesia