
🐰Awalnya Yeonjun hyung punya ekspektasi tertentu padaku sebagai seorang leader, tapi aku nggak benar-benar bisa memenuhi harapan itu. Makanya dia sempat merasa agak kecewa, dan karena dia mulai jaga jarak, hubungan kami pelan-pelan jadi terasa canggung. 🦊 Aku memang tipe orang yang nggak terlalu suka membicarakan perasaan asliku. 🐰Tapi aku pengen masalahnya cepat selesai. Waktu itu kami lagi tur di Amerika. Pas lagi di perjalanan naik bus, aku kirim pesan ke Yeonjun hyung 'Hyung, hari ini jadwal kita cuma perjalanan saja, jadi nanti pas sampai hotel, ayo kita minum bareng sambil ngobrol.' Tapi, bahkan setelah tiga jam nggak ada balasan sama sekali. 👤Apa dia lagi tidur atau gimana? 🐰Nggak, dia cuma nggak baca pesannya. 🐰Jadi aku pikir, 'Ah, dia pasti lagi tidur di bus selama perjalanan.' Tapi pas kami turun ke restoran buat makan, aku lihat Yeonjun hyung tepat di depanku lagi main HP sambil ketawa padahal pesan Katalk ku masih belum dibaca. 🐰Dia balas di grup chat, tapi nggak baca pesan pribadiku. 👤Wah, itu pasti rasanya kesal banget ya. 🐰Iya, moodku langsung turun banget. 🦊Hehe... 🐰Aku kesal banget sampai akhirnya menangis. Terus aku chat dia lagi, 'Hyung, ini benar-benar nggak benar, kan?' Waktu itu kata-kataku agak kasar, dan kayaknya dia juga sakit hati karena itu. Akhirnya kami berantem gara-gara hal-hal kecil seperti itu. 👤Mungkin karena masalah sepele ya. 👤Kenapa waktu itu kamu nggak baca chatnya Yeonjun? 🦊Nggak tahu ya... kayaknya aku cuma ingin menghindar? Sejujurnya aku nggak terlalu ingat. 🐰Itu yang bikin aku gemas, karena Yeonjun hyung selalu bilang dia nggak ingat apa-apa. 🦊Bukannya aku sengaja mengabaikan atau nggak mau lihat pesannya kok.


















