Mus Nadi

38 posts

Mus Nadi

Mus Nadi

@Idan_sum

My musical instrument is the drum because there are many things that need to be hit.

Jakarta Capital Region Beigetreten Kasım 2024
174 Folgt7 Follower
Mus Nadi
Mus Nadi@Idan_sum·
@G0LIATH87 cari panggung sih masa iya udah puluhan tahun kon masih masalahin ijazah,hadehhh
Indonesia
0
0
0
36
Mus Nadi
Mus Nadi@Idan_sum·
@Franken_blues lagian jual buku hadehhh gmn sih aih aih itu namanya ghibah,,upss lupa ga ada yang mau di sangkut paut kan agama😏😏😏
Indonesia
0
0
0
110
Brigadir JM
Brigadir JM@Franken_blues·
"Rismon bakal masuk prudeo, mau taruhan sama gw?" Cuma satu orang yg bantah semuanya kelabakan. Jadi rusuh 😅
Indonesia
186
41
197
22.9K
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Makin Panik, Makin Tenggelam ke dalam. Setelah nuduh SBY (Demokrat) @PDemokrat Nuduh PDIP @PDI_Perjuangan Sekarang Nuduh Hary Tanoe Dibalik ijazah palsu. Mereka melawan wi @jokowi 🫵
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
280
1.6K
4K
76.1K
Mus Nadi
Mus Nadi@Idan_sum·
@OpRafael @Opposisi6890 @PDemokrat @PDI_Perjuangan @jokowi betul bang setuju saya,lagi pula udah telat banget ngebahas kaya gini,,umpama orang orang yg mencibir ini memang punya ijazah asli apakah mereka mereka bisa kaya pa Jokowi bisa pimpin negara plus di akui dunia loh
Indonesia
9
0
0
537
Muhammad Hasya Sabila
Muhammad Hasya Sabila@hasyaalive·
@DokterTifa Izin dok🙏 Ya, Joko Widodo tidak suci kebijakannya bermasalah Banyak skandal untuk dikritik Banyak ketidakadilan yang nyata dirasakan orang kecil Itu fakta politik Dan kritik atas itu legitim Tapi dok, anda bukan mengkritik Itu dehumanisasi yang dibungkus estetika intelektual.
Indonesia
8
1
19
2.3K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
SOMEBODY PLEASE HELP HIM! Bismillahirrahmanirrahiim Kadang sejarah tidak runtuh dengan ledakan, tetapi dengan suara yang pelan, rambut yang menipis, langkah yang melambat, dan tatapan seseorang yang tiba-tiba tampak jauh dari dirinya sendiri. Dalam neurosains, tubuh mencatat semua yang tak diucapkan. Kortisol memendekkan telomer, ekor kromosom yang menjadi penanda harapan hidup, Inflamasi kronik mengubah ekspresi gen, dan wajah adalah layar bioskop tempat memori hidup diputar ulang. Rambut gugur bukan hanya genetika, ia simbol mahkota biologis yang perlahan kembali ke tanah. Dalam imunologi klinis, kita mengenal fenomena ketika tubuh menyerang dirinya sendiri. Autoimun berat sering menampakkan tanda yang tak keras suaranya, namun dalam diamnya kita membaca perang dari dalam: •kulit pucat, warna tidak stabil, mudah meradang, •moonface akibat retensi cairan dan efek steroid kronis, •rambut menipis cepat, seperti mahkota yang mulai melepas bebannya, •langkah yang pelan: bukan lemah, tapi seperti tulang yang memikul beban yang dibikin sendiri, •tatapan kosong: brain fog, ketika pikiran lelah berperang dengan segala keadaan yang tak lagi bisa diatur dan dikuasai, •postur sedikit membungkuk, seolah tubuh berkata aku bersikeras membalikkan waktu. Tulisan ini bukan untuk menuduh seorang tokoh sakit. Ini daftar tanda klinis umum, tetapi juga metafor politik tubuh. Karena sering kali sejarah dan biologi memiliki pola yang sama: tubuh yang lelah = kekuasaan yang selesai, wajah yang pucat = cahaya kuasa yang menurun, mahkota rambut yang luruh = era yang selesai. Kekuasaan jarang runtuh dengan kerusuhan. Ia surut dengan keheningan. Dengan hilangnya karisma biologis, dengan publik yang tidak lagi terpikat pada narasi lama, dengan tubuh yang perlahan berubah menjadi cerminan saatnya layar panggung ditutup Kita hidup di titik balik peradaban Nusantara. Gelombang politik bergeser dari visual ke substansi, dari teater kuasa ke audit memori, dari figur tunggal ke kesadaran kolektif. Indonesia sedang memasuki fase Working Prophecy, dimana sejarah tidak hanya dicatat, tetapi dirombak, ditafsir ulang, dan dilahirkan kembali. Ini bukan tentang satu sosok. Ini tentang sebuah era yang menua, tentang medan energi bangsa yang bergerak, tentang cerita yang meminta penulis huruf pertama baru. Mungkin gejala-gejala pada tubuh hanya potongan kecil. Namun bagi yang membaca dengan mata batin, itu terasa seperti frekuensi alam yang berkata lirih: “Bab ini sudah selesai.” Autoimun biologis adalah ketika tubuh memerangi dirinya. Autoimun politik adalah ketika bangsa memerangi ingatannya. Dan di tengah inflamasi sosial itu, kita ditanya: Apakah kita akan terus sakit, atau mulai menyembuhkan diri sebagai satu tubuh bernama Indonesia? Bangsa ini sedang berganti kulit. Dan setiap helai rambut yang gugur di panggung sejarah, adalah tanda bahwa halaman berikutnya menunggu dituliskan. Saya, untuk kesekian kalinya berkata: tolongan diingatkan, kondisinya serius dan perlu perawatan, sebelum semuanya terlambat. Laa haula wala quwwata ilabillah. Salam takzim dr. Tifauzia Tyassuma, M.Sc
Indonesia
220
408
1.2K
38.1K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
APAKAH BARESKRIM MENGIRIM SINYAL? Tanggal 22 Mei 2025, pada presentasi Bareskrim, TERKUAK RAHASIA BESAR yang selama belasan bahkan puluhan tahun tersembunyi di dalam gorong-gorong. Satu. Bahwa mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980 bernama Joko Widodo ternyata diterima UGM pada Prodi SARJANA MUDA (SM), dan bukan Prodi SARJANA (S1)! Artinya apa? Dua. Artinya TIDAK MUNGKIN ada nama Joko Widodo di Pengumuman Ujian Penerimaan Mahasiswa melalui Jalur PP-1 yang diumumkan Koran Nasional tanggal 18 Juli 1980, termasuk Koran Kedaulatan Rakyat, dimana potongan koran KR itu termasuk barang bukti yang juga ditampilkan oleh Bareskrim. Artinya, APAKAH Bareskrim tanpa sangaja atau sengaja, MENGIRIM SINYAL bahwa mereka mencurigai Koran KR Palsu yang entah dibuat oleh siapa, dan sengaja ditampilkan oleh Bareskrim pada hari yang sama (soal koran pakai ini sudah saya bahas pada postingan yang lalu, dan akan saya bahas lagi pada postingan berikutnya). Dari kedua hal ini, saya jadi bertanya (Ini pertanyaan, lho) Apakah Bareskrim sengaja mengirim sinyal ini agar RRT melakukan penelitian lanjutan terhadap 709 Dokumen terkait Ijazah Joko Widodo? Jika betul ini adalah suatu sinyal, maka kami tangkap sinyal itu dengan baik. Tunggu ya, kami akan teliti ke 709 dokumen itu, agar kita semua mendapat jawaban yang valid secara scientific!
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
178
877
2.4K
81.2K
Sofia_dj
Sofia_dj@Sofiadj12·
@Idan_sum @Penakluksukma77 @DokterTifa Ini justru akar masalahnya, tidak akan ada yg lebih penting selain ini dahulu di utamakan. Ini akar dari semua bencana yg terjadi dimuka bumi konoha
Indonesia
1
0
1
46
Mus Nadi
Mus Nadi@Idan_sum·
@kobepedas @Penakluksukma77 @DokterTifa ngarti bos itu mah orang yg berpendidikan juga paham,tapi iya harus banget gitu kemaren kemaren kemana waktu DIA berkuasa udah 2 periode loh moso iya ga ada yg berani,,
Indonesia
0
0
0
53
Yuuhuu
Yuuhuu@kobepedas·
@Idan_sum @Penakluksukma77 @DokterTifa Pemalsuan dokumen di negara manapun merupakan tindakan ilegal dan melanggar hukum. Ijazah palsu salah satu kasus pemalsuan dokumen.
Indonesia
1
0
1
53
Mus Nadi
Mus Nadi@Idan_sum·
@Prihyudo1 @Penakluksukma77 @DokterTifa apa sekarang bisa merubah keadaan,,,,ga kan,,,begitu aja trus sampe kiamat,,,hadehhhhh hadehhh hadehhh hadehhh hadehhh abis ini bales lagi y setidaknya kan sudah berusaha gitu y,,truss apa hasilnya,,,masih banyak yang harus di selesaikan dan ogah pusing cuma gara gara ijazah
Indonesia
0
0
0
10
Mus Nadi
Mus Nadi@Idan_sum·
@mapedos01 haaaaa ga salah lw bro,,rakyat jelata mah anteng anteng aja ga ngurusin ijizah yg ribet mereka yg jadi tersangka
Indonesia
0
0
0
3
Mus Nadi
Mus Nadi@Idan_sum·
@Opposisi6890 ga habis pikir deh kan dia dia juga ngerasain kebijakan pa Jokowi toh mereka kan rakyat juga yg di pimpin presiden nya waktu pa Jokowi jadi presiden,,,,kenapa toh masalah ijizah di ributin yang jelas udah ada otoritas masing masing toh
Indonesia
0
0
1
425
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
AKUN DIVISI HUMAS POLRI DI HUJAT JUTAAN NETIZEN BUNTUT DARI PENETAPAN TERSANGKA ROY CS MASIH PERCAYA POLISI TOH, POLIS RANGKAP JABATAN
Indonesia
128
262
1K
23.4K
Mus Nadi
Mus Nadi@Idan_sum·
@Urrangawak Alah preeet lw urusin urusan lw aja blepotan
Indonesia
0
0
0
7
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Apakah Jokowi masih di Indonesia?
Indonesia
383
381
1.9K
73.7K