Silent
2.7K posts


@BangPino__ @coldic3 Yg lain udh ngelambat, itu mobil tetep gass poll
Indonesia

@LambeSahamjja Namanya jg militerisasi, jangankan LPDP, lama kelamaan jg bakal ngasih pembekalan sejak SD
Indonesia

Guys lu pada tau gk nih beritanya
TNI bakal ada dalam pembekalan LPDP
Ketahanan Pangan → TNI
MBG → TNI
Kopdes → TNI
LPDP → TNI
apakah TNI seseksi itu
hingga semua lini mereka hadir
Ini faktanya bukan opini:
Penerima beasiswa LPDP 2026 206 orang yang akan melanjutkan studi magister dan doktor di dalam dan luar negeri diwajibkan mengikuti pembekalan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma selama 4-9 Mei 2026.
Pembekalannya mencakup:
penguatan pola pikir, kemandirian, penanaman nilai luhur bangsa, penguatan nasionalisme, internalisasi nilai LPDP.
Yang memandu kegiatan outdoor: personel TNI.
Lokasi: kawasan militer.
Dan syarat yang sempat diberlakukan sebelum ada negosiasi:
tidak boleh pegang handphone sama sekali.
Setelah protes dari peserta dilonggarkan menjadi satu jam per hari.
Semua rangkaian bersifat wajib sebelum perkuliahan dimulai.
LPDP berkata ini bukan pelatihan bela negara.
Tapi mari kita lihat faktanya:
Lokasi: pangkalan militer.
Pemandu kegiatan: personel TNI.
Materi: sebagian disampaikan oleh TNI.
Peserta tidur di tenda. HP dibatasi.
Kalau bukan bela negara apa bedanya?
Dan yang paling penting: apa relevansi semua ini dengan studi magister dan doktor?
Orang-orang ini akan pergi belajar quantum physics, hukum internasional, kebijakan publik, teknologi pangan, bioteknologi di universitas terbaik dunia.
Mereka sudah melalui seleksi ketat yang membuktikan kapasitas intelektual dan komitmen mereka.
Dan sebelum berangkat mereka harus tidur di tenda di pangkalan militer selama enam hari dengan akses handphone satu jam sehari.
tren yang sangat jelas dan sangat konsisten.
Food estate yang gagal diserahkan ke TNI.
MBG yang triliunan SPPG diisi personel militer. Kopdes Merah Putih TNI dilibatkan.
Sekarang LPDP pembekalan di pangkalan militer dengan personel TNI.
Ini bukan kebetulan.
Ini adalah pola.
Dan pola ini punya nama dalam sejarah Indonesia: dwifungsi.
Di era Orde Baru, dwifungsi adalah doktrin yang membenarkan keterlibatan ABRI di semua aspek kehidupan sipil ekonomi, politik, sosial, pendidikan. Bukan hanya pertahanan.
Reformasi 1998 salah satu tuntutan utamanya adalah menghapus dwifungsi mengembalikan militer ke fungsi pertahanan dan memberikan ruang sipil kembali kepada warga sipil.
Dan sekarang 27 tahun setelah Reformasi polanya mulai terlihat lagi.
Pelan-pelan.
Satu sektor demi satu sektor.
Yang paling menyedihkan dari kasus LPDP ini:
LPDP adalah investasi negara untuk menciptakan pemimpin intelektual masa depan Indonesia.
Orang-orang yang diharapkan kembali dan membangun negeri dengan ilmu yang mereka dapatkan dari kampus terbaik dunia.
Dan cara pemerintah mempersiapkan mereka adalah dengan enam hari di pangkalan militer.
Bukan dengan bekal tentang bagaimana menghadapi culture shock di luar negeri.
Bukan dengan pemahaman mendalam tentang tantangan Indonesia yang harus mereka selesaikan.
Bukan dengan jaringan alumni dan mentor yang bisa membantu mereka ketika kembali.
Tapi dengan tidur di tenda dan pembatasan handphone.
Satu pertanyaan yang sangat perlu dijawab:
Kalau tujuannya adalah membangun kerja sama antar peserta dan penguatan karakter mengapa harus dilakukan di pangkalan militer oleh personel TNI?
Ada ribuan cara membangun teamwork dan karakter yang tidak melibatkan institusi militer.
Pelatihan kepemimpinan sipil.
Retreat di lembaga pendidikan.
Program mentoring dengan alumni LPDP yang sudah berhasil.
Kenapa pilihannya adalah militer?
Jawabannya mungkin bukan soal efektivitas program. Tapi soal pesan yang ingin disampaikan:
bahwa bahkan yang paling terdidik pun harus melewati filter dan pembentukan dari institusi militer sebelum dianggap layak mewakili negara
Keterlibatan TNI di LPDP bukan hanya soal enam hari pembekalan. Ini adalah bagian dari pola yang jauh lebih besar masuknya institusi militer secara bertahap ke dalam ruang-ruang sipil yang seharusnya bebas dari pengaruh komando dan hierarki militer.
Pendidikan, pangan, ekonomi desa, dan sekarang beasiswa kalau polanya terus berlanjut tanpa ada yang mempertanyakan kita tidak sedang membangun Indonesia yang lebih kuat.
Kita sedang membangun sesuatu yang pernah kita tinggalkan dengan sangat mahal di 1998.
Dan yang paling ironis: ini terjadi di Hari Pendidikan Nasional hari yang seharusnya merayakan kebebasan berpikir dan otonomi intelektual setiap warga negara Indonesia.

Indonesia

@itstime4changed PNS kedepannya bakal cm jd budak yg gabisa ngelawan si ono, mentok eselon 3 paling 🤣🤣
Indonesia

@MiskinTV_ Kalo dipikir secara negatif agak ngeri sebenernya ini, bs ke arah “sana”. Blm jalan 2 tahun aja udh se masif ini militerisasinya, apalagi ntar mendekati pemilu
Indonesia

@tempodotco Semua pokoknya harus ada keterlibatan militer, nanti juga kampus2 diisi sm militer semua petinggi2 nya biar makin mantap hmmm
Indonesia

Melihat Indonesia sebesar ini, jadi paham mengapa Indonesia majunya sangat lama.
Jumlahkan coba semua Menteri dan pejabat di seluruh negara itu?
Ternyata kurang banyak Mentri dan pejabat kita, bayangkan satu Mentri harus hilir mudik daerah seluas ini? Apakah 5 tahun cukup?
Jadi mungkin di masa depan menteri itu bisa dibagi 3 Menteri, wilayah sesuai WIB, WITA, WIT.
Itu juga bisa jadi tolak ukur kinerja para menteri, karena sudah ada 3 pembanding Menteri yang sama.
Wilayah kerjanya juga lebih focus untuk urusi daerahnya, daripada 1 Menteri urusi seluruh Indonesia. Mau sidak tiap hari juga tidak mungkin.
Jadi mungkin bisa ada Menteri ESDM bagian barat, bagian tengah, bagian timur. Lebih focus dan menyempit wilayah kerjanya, jadi lebih baik kinerjanya.
Civixplorer@Civixplorer
The true size of Indonesia 🇮🇩
Indonesia

@thsieuw @BinanceWallet What $25 ? No bruh, common 80% is below $20 LOL, DONT BE STUPID TO CLAIM THIS SCAM
English

Please get ready to claim the Binance Alpha airdrop and trade today at 10:00 (UTC).
This event features an updated Binance Alpha Box model, where the airdrop pool includes tokens from multiple projects. Users with at least 240 Binance Alpha Points can claim one token reward on a first-come, first-served basis. Claiming the airdrop will consume 15 Binance Alpha Points.
Additionally, this airdrop features three reward tiers: Common (80% of the reward pool), Rare (15%), and Super Rare (5%), each with different alpha box values. When claiming, users will be placed into one of these tiers. Rewards are distributed according to these tier proportions. If rewards are not fully distributed, the points threshold will automatically decrease by 5 points every 5 minutes.
English
Silent retweetet

Phase 2 of the Bitway Binance Wallet Booster Campaign starts today!
We're excited to announce a massive 9,000,000 $BTW reward pool for users completing quests via @BinanceWallet
🗓️ April 28, 2025 (3AM UTC) - May 12, 2026 (3AM UTC)
How to Participate & Earn:
Quest 1: Stake ≥ 10 $U
Quest 2: Stake ≥ 500 $BTW
Start boosting your rewards today!

English
Silent retweetet

zkPass × @BinanceWallet Booster Program - Phase 2 is live
🔸 Starts Apr 28, 7am UTC
🔸 Eligibility: 61+ Alpha Points
🔸 Rewards: 5,000,000 $ZKP
→ Complete verifiable quests, delegate $ZKP, and earn from what gets proven.
Proven actions. Real outcomes. 🌐 ✅

English
Silent retweetet

1/ Introducing Sentio AI Skills 🧩
Your AI coding agent now speaks Sentio — describe the processor, SQL query, alert, or dashboard you want, and it ships it end-to-end.
youtu.be/QGvB6Lpk72E

YouTube
English

Tok! Menkeu Purbaya Tarik Rencana Pungut Pajak Tol dan Orang Kaya nasional.kontan.co.id/news/tok-menke…
Indonesia

@FiersaBesari Miris sih, bener² aji mumpung, lgsg diacak² semuanya, bentar lagi rakyat cuma bs tunduk ini mah, udh sistematis gini
Indonesia

@wmaulyyy @AnantaSumantera @txtdrbekasi Kejadiannya cepet bgt bang, ini KAI jg udh mitigasi pastinya, yaa namanya musibah. 3 menit itu waktu yg cepet bgt, apalagi buat sekelas indo yg sinyal komunikasinya sering trouble, baiknya doakan korban aja. Gausah menyalahkan siapapun, KAI sdh pasti evaluasi jg kok
Indonesia

@AnantaSumantera @txtdrbekasi Gara2 taxi? Lah Ini dah bkn pertama kali KAI kecelakaan karna kendaraan asal nyebrang mereka dah paham mitigasinya buat cegah tubrukan, kok bisa yg ini kelewat sampe kejadian kecelakaan ke-2 bahkan jd sejalur? Artinya ada yg longgar di Internal GOBLOK
Indonesia

DILAPORKAN: Satu gerbong wanita menjadi yang paling parah pada kecelakaan antara KRL dan kereta lintas Jawa di Bekasi Timur malam ini 🥀
Bekasi berduka 💔
📸: @LisanAlGhaib

Indonesia

@The_RedsIndo Semua kabinet isinya militer, bahkan ke instansi dibawah2 nya, gahabis pikir sih sama kondisi sekarang
Indonesia

Semua yang dilakukan Prabowo membuat apa yang diselesaikan SBY dan Jokowi terlihat lebih mending.
Jokowi emang ancur dan haus kekuasaan, tapi periode pertama masih oke. Kabinet diisi proporsional dari profesional dan partai. Pembangunan dan ekonomi masih stabil. Lah Prabowo? Kabinetnya aja gendut dan gada meritokrasi. Ekonomi super ambruk karena program ambisius MBG dan Kopdes Merah Putih yang dipaksa jalan terus.
SBY juga pembabat hutan yang handal dan lingkarannya koruptor semua dan angka-angka korupsinya sangat besar untuk zaman itu, tapi karena ada oposisi, jadi kinerjanya masih cenderung terkontrol. Korupsi ada tapi diadili, nepotisme juga ada pas nunjuk iparnya jadi KASAD, tapi ga dimentokin juga jadi Panglima atau Menhan. Lah Prabowo? Ajudannya aja dijadiin Seskab, dibuatin aturan biar bisa jabat tanpa pensiun dari TNI. MBG dijalankan dengan anggaran 300 triliun pertahun lebih tanpa akuntabilitas.
Terus dulu SBY punya super minister namanya Pak Kuntoro, orang hebat dan cerdas. Jokowi punya super minister namanya Luhut, jago lobi dan punya manajemen yang bagus walaupun licik. Lah Prabowo? Super ministernya aja Teddy Indra Wijaya. Dari sini udah bisa diukur ancurnya.
The Reds Indonesia@The_RedsIndo
Prabowo ini bikin semua presiden pendahulunya jadinya terlihat bener kerjanya. SBY itu nilainya 3/10, Jokowi 2/10 tapi Prabowo ini beneran 0/10. Nepotismenya gila. Temennya ditunjuk jadi Menhan yang ngurusin koperasi. Ajudannya dijadiiin Seskab. Adiknya dikasih jabatan multifungsi. Ponakannya dikasih Deputi BI. Ekonomi lagi ambruk-ambruknya tapi presidennya macem gini. Hancur total.
Indonesia

@adydirnt @LambeSahamjja Dijual ke kang siomay, kang basreng, dll lah kalo dikepul orang wkwkwk. Terlalu idealis kalo bilang diolah jd kompos
Indonesia

@LambeSahamjja Bikin sayembara buat yg nangkap ikan sapu2, nanti ada pengepul yg olah jdi kompos. Perkilo dihadiahi nilai tertentu. Gubernur g prlu capek2 turun, tinggal kerahkan tim untuk revitalisasi sungai kembali
Indonesia

Guys, ada debat menarik antara dua kepala daerah soal ikan sapu-sapu yang menurut gue layak didengar dari dua sisinya.
Pramono Anung — Gubernur DKI Jakarta turun langsung ke lapangan memimpin operasi penangkapan sapu-sapu serentak di lima wilayah Jakarta.
Dedi Mulyadi — Gubernur Jawa Barat merespons dengan pandangan yang berbeda.
Keduanya tidak salah.
Tapi pendekatannya berbeda secara fundamental.
Posisi Pramono dan ini yang dia lakukan:
Pemprov DKI menggelar penangkapan serentak di lima kota administrasi Jakarta.
Pramono hadir langsung di Kelapa Gading Barat.
Datanya serius: lebih dari 60% ikan di perairan Jakarta adalah sapu-sapu.
Spesies invasif yang memakan telur ikan lain, menggali lubang di bantaran sungai yang bisa menyebabkan longsor, dan kandungan residunya sudah di atas 0,3 kadarbberbahaya kalau dikonsumsi.
Hasil tangkapan satu hari:
lebih dari 200 kilogram hanya di satu titik.
Secara keseluruhan puluhan ribu ekor dalam sehari.
Rencananya: dilakukan rutin dan diperluas.
Hasil tangkapan dikubur untuk dijadikan kompos tidak dijual, tidak dibuang kembali ke sungai.
Posisi Dedi Mulyadi dan ini yang menarik:
KDM tidak menentang penangkapan.
Tapi dia mempertanyakan apakah itu cukup.
Argumennya:
ikan sapu-sapu adalah indikator pencemaran bukan penyebabnya.
Mereka berkembang biak meledak karena kondisi air yang sudah rusak parah membunuh semua predator dan kompetitor alaminya.
Kalau kualitas air diperbaiki ikan endemik akan kembali.
Dan ikan endemik yang kembali akan secara alami menekan populasi sapu-sapu tanpa perlu operasi besar-besaran terus menerus.
Pandangan ini diperkuat pakar dari Universitas Indonesia: penyebab utama kerusakan sungai adalah limbah dan sedimentasi bukan sapu-sapunya.
Siapa yang benar?
Keduanya tapi untuk hal yang berbeda.
Pramono benar bahwa populasi sapu-sapu sudah di titik yang tidak bisa dibiarkan.
Dengan 60% dominasi di perairan Jakarta kalau tidak ada tindakan pengendalian aktif sekarang, kerusakan ekosistem akan makin dalam.
Menunggu kualitas air membaik sementara sapu-sapu terus berkembang biak adalah pilihan yang terlalu lambat.
KDM benar bahwa tanpa perbaikan kualitas air penangkapan rutin hanya menjadi pekerjaan tanpa akhir. Bahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri mengakui ini tidak mudah dan tidak ada solusi permanen yang sudah terbukti efektif.
Karena kalau hanya menangkap tanpa membenahi sungainya besok lusa sapu-sapunya akan kembali. Dan operasi rutin tanpa akhir bukan solusi.
Itu hanya pemeliharaan masalah yang tidak pernah diselesaikan.
bagusan gagasan kdm atau pramono ??

Indonesia

@AnakLolina2 Teorinya begitu tp pada prakteknya, ASN itu udh jadi budak pejabat penguasa, gaboleh protes terlalu keras, pasti kena tegur atasannya.
Indonesia











