#Tegakkan Keadilan
1.9K posts


@pratiksanghavi @Tips2Home Initiative is great, but 1000 bottles 1 house is unbelievable. Perhaps for 1 blok only
English

@Tips2Home Great initiative 👏 Not sure how viable it is at scale, but the idea definitely looks promising. If 1000 bottles can build 1 house, that’s a pretty creative way to turn waste into something useful. ♻️🏠
English

@geloraco Di Malaysia harga RON 95 non subsidi hanya 10,300. Kenapa di Indonesia harga Pertalite RON 91 masih disubsidi?
Indonesia

Menkeu Purbaya Ungkap Harga Pertalite Seharusnya Rp 11.700 per Liter dan LPG 3 Kg Rp 42.750
gelora.co/2025/09/menkeu…
Indonesia

@ShamsiAli2 Selain itu Indonesia dipaksa beli energy $15 Milyar, product pertanian $4,5 milyar, + 50 pesawat Boeing. US menang banyak
Indonesia

US punya akses full ke Indonesia dan tanpa tarif… sementara Indonesia harus bayar tarif 19% …
Ini perundingan apa namanya ya?
instagram.com/reel/DMKCJXHgb…
Indonesia

@Darth_Gollum @RyanRozbiani Israel a peace maker by destroying all hospital and killing kids in Gaza
English

Konferensi Pers yang disampaikan oleh Presiden PKS @syaikhu_ahmad terkait Hasil Musyawarah Majelis Syura ke-11 di DPP PKS, Sabtu (10/8).
#PKSpembelaRakyat #PKS
Indonesia

@tifsembiring Apapun alasan nya, siap2 untuk tidak masuk parlemen di pemilu yg akan datang seperti PPP
Indonesia

Pilkada Sumut: Koalisi untuk Perbaikan Kesejahteraan SUMUT
Assalamu’alaikum wr wb.,
Horas, mejuah juah kerina
1.Ramai komentar netizen, saat PKS bergabung dengan koalisi yang mengusung Bobby Nasution - Surya di Pilkada Sumut.
2.Sebelumnya, di koalisi ini sudah bergabung partai2 Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat dan PAN mendukung Bobby-Surya. Nggak ada ribut2, adem ayem saja. Mungkin saking ‘cintanya’ pada PKS, saat ikut bergabung jadi seru.
3.Ada yang menuduh PKS mendukung politik dinasti lah, suul khotimah, tergiur dana dsb. Bukan begitu saudara2ku. Insya Allah PKS tidak berubah. Kami akan terus berjuang untuk perbaikan ummat dan bangsa yang sama2 kita cintai ini. Cita2 menegakkan keadilan dan meratakan kesejahteraan, berkhidmat untuk rakyat senantiasa kami perjuangkan. Bisa lihat rekam jejak PKS selama di Parlemen dan di Pemerintahan.
4.Masa pilkada 2024 ini PKS ‘mengurus’ dan menyeleksi cakada2 lebih dari 400 titik di Indonesia. Salah satunya adalah Pilgub Sumut.
5.Perolehan kursi DPRD Sumut dalam pileg 2024 lalu: Golkar 22, PDIP 21, Gerindra 13, Nasdem 12, PKS 10, PAN 6, Demokrat 5, PKB 4 dst.
6.Syarat jumlah kursi untuk bisa mengajukan Calon Gubernur Sumut: 20 kursi. PKS tidak bisa mengusung sendiri, tidak cukup 10 kursi, harus berkoalisi dengan partai2 lain.
7.Arahan umum pimpinan pusat PKS, bahwa koalisi di daerah tidak harus sama dengan koalisi di pilpres lalu. Koalisi pilkada di daerah, lebih cair. Beda karakteristik. Ada faktor2: ketokohan, ketegasan, kapasitas kepemimpinan, dukungan politik dan masyarakat, dll yang bersifat setempatan daerah. Faktanya juga begitu, pak Prabowo menang di Pilpres lalu, tapi Gerindra di Sumut bukan pemenang pileg.
8.Lebih kurang 6 bulan terakhir, nama bakal cagub Sumut yang muncul ke publik hanya 2 orang: Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution.
9.Dulu tahun 2018, PKS bersama partai2 lain: Golkar, Gerindra, Nasdem, PAN dan Hanura bergabung mengusung pasangan Edy Rahmayadi -Musa Rajeksah. Pada sisi lain PDIP dkk mengusung: Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus.
10.Dulu 2018, Edy Rahmayadi melawan cagub PDIP. Sekarang 2024 beliau minta diusung PDIP. Ini realitas politik kita.
11.Komunikasi PKS dengan kedua cagub ini tentu terbuka. Tapi terus terang, kami sangat intensif dengan Pak Edy, sebab sudah ada pengalaman 5 tahun sebelumnya.
12.Tapi PKS kan nggak cukup kursi, jadi kami minta pak Edy agar berusaha mencari partai lain hingga mencapai 20%, agar bisa mengusung beliau. Nah, pak Edy mengatakan bahwa PDIP sudah oke.
13.Namun sampai lebih kurang 4 kali penundaan, bahkan sampai hari ini (7/8/2024), PDIP belum memberikan SK cagub kepada pak Edy. Belum ada kepastian, dan siapa cawagubnya. Jadi PKS Sumut harus menunggu sampai kapan?. Padahal ada batas2 waktu, administrasi, jadwal pilkada, pendaftaran, syarat2 calon dll yang harus dilengkapi semua.
14.Ada juga nada2 yg agak menggelitik, dikirim ke WA saya. Pak Tif, sejak masa reformasi 1998, sudah 26 tahun belum ada Gubernur Sumut yang bermarga. Ha ha ha. Benar juga ya. Dari Melayu sudah, dari suku Jawa sudah. Yah sekali2 boleh dong Gubernur yang bermarga di Sumut.
15.Diantara poin2 kesepakatan kami dengan Cagub dan koalisi Bobby-Surya adalah pembangunan yang merata, bersikap adil, memajukan kesejahteraan masyarakat Sumut. Kita ingin Sumut maju dan bermartabat.
16.Jika ditakdirkan menang, PKS akan terus mengawal pasangan ini agar tidak melenceng dari kebaikan dan nilai2 yang dianut oleh bangsa ini.
17.Terakhir kami mohon maaf, jika ada kesalah pahaman, dan doa restu atas upaya2 maksimal kami dalam perjuangan pilkada ini. Bagi yang kurang berkenan dengan pilihan PKS, silakan memilih pasangan cagub-cawagub yang lain. Terimakasih.
Indonesia





















