Firmansyah

462 posts

Firmansyah

Firmansyah

@FirmanMAF_

Professional Silent Reader

Internet Se unió Kasım 2022
10 Siguiendo8 Seguidores
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@RestuAwalliddin Emang melenceng kok, false equivalance, jump to conclusion. Dikasih tahu pake perumpamaan yang sederhana kamu denial. Padahal seks di bawah umur jauh lebih berbahaya daripada anak yang merokok, narkoba dan miras Tapi ya udah terserah 😌
Indonesia
0
0
0
23
ARES
ARES@RestuAwalliddin·
Halo mas firman. Terimakasih sudah mau mampir membaca opini saya. Tapi dari awal opini tersebut saya utarakan sepertinya pemahaman yang didapet sama orang-orang sudah melenceng terlalu jauh. Which is gapapa. Mungkin memang tulisan saya yang keliru. Dan kalo saya respons satu-satu dengan menjelaskan ulang juga ujungnya capek sendiri. Jadi, sepertinya kalo memang ada yang kurang berkenan dari tulisan tersebut sedikit banyak saya minta maaf. Silahkan kalo memang mau mengutarakan pendapat seperti yang lain saya terbuka. Tapi untuk respons, saya tidak akan melayaninya ya. Sekali lagi terimakasih dan sehat-sehat.
Indonesia
2
0
0
30
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
Bocah banyak yang ngeseks: jangan dilarang, dilindungi Kalo pake logika kamu, berarti Bocah yang minum miras Bocah yang pakai narkoba Bocah yang merokok Jangan dilarang juga gitu? Mari kita lindungi mereka?
ARES@RestuAwalliddin

Halo kak lila! Semoga sehat-sehat ya! Btw... ✋✊ ijin jump in ✊✋ huhuuu. Sepertinya bukan sesimple membela sex anak di bawah umur, kak lila. Cuma kita juga gak bisa nutup mata soal realita di lapangan yang seperti tu. Concern dari @sdenta ini Valid. Valid banget. Tapi argumen dari @triplechocobar juga sama validnya. Dalam case ini, pendekatannya mungkin bisa lewat cara yang lebih berimbang. Salah satunya ya mungkin bisa dengan pendidikan seks yang komprehensif sesuai dengan usia dan sosio-ekonomi masyarakat yang dituju. Karena buat saya di era sekarang gak bisa "dipukul rata" semuanya dengan cara yang sama kaya zaman dulu. This could be a hot take. Tapi buat saya, penjualan alat kontrasepsi di Indonesia yang bisa didapatkan di minimarket ini agak kurang tepat juga dengan kondisi sosial yang ada. Saya lebih percaya kalo semisal alat kontrasepsi begini lebih bisa terfilter kalo dijual khusus di faskes kaya Apotek. Walaupun memang, di lapangan terutama apotek-apotek konvensional masih ada juga apotek yang berjalan tanpa adanya apoteker yang berpraktek di waktu-waktu tertentu. Tapi, Apotek-apotek jaringan seperti Apotek BUMN rasanya Apoteker sebagai nakes justru "hadir". Rasanya kalo Nemu kasus seperti ini, Apoteker sebagai nakes juga bisa lebih ngejelasin secara ilmiah jadi gak cuma asal nolak aja. Balik lagi ke pendidikan seks komprehensif yang sesuai dengan kondisi Sosio ekonomi setiap masyarakat. Memprioritaskan edukasi soal menduda sex sampai waktunya tiba adalah prioritas yang utama. Saya rasa untuk ini no debat mau diliat dari sisi manapun. Lalu kalo sudah kadung sexually active, ya ajarkan proteksi maksimal termasuk penggunaan kondom dan alat kontrasepsi lain bila perlu. Selain itu, di titik ini juga orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan lain pada akhirnya punya andil dalam pencegahan. Jadi gak cuma berhenti di "kasih kondom doang". Dan yang terakhir, ajarkan dan tekankan soal consent dan risiko sex diluar nikah terutama untuk underage ini pada diri mereka sendiri. Terutama di anak laki-laki karena suka gak suka, laki-laki berada di posisi dengan relasi kuasa lebih tinggi. Rasanya kalo cuma ngelarang-ngelarang doang juga gak bakal berguna di era sekarang. Harus diterima kalo zaman sudah berubah. Dan pendekatan-pendekatan secara konvensional akan cenderung sulit untuk masuk dan diterima di era sekarang.

Indonesia
1
0
0
65
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@LambeSahamjja Solusinya cuma satu, bayar 80jt ke bank Solusi-solusi yang lain percuma, kamu udah ga mampu bayar. Kalo pun mau jual rumah secara cepat ya ga bisa pakai nilai pasaran, harus dibawahnya
Indonesia
0
0
0
2.3K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, mau minta pendapat nih… Orang tua aku dulu pernah pinjam ke bank pakai sertifikat rumah sebagai jaminan. Singkat cerita, sejak covid 2020 usaha bangkrut dan kredit jadi macet, sisa utang sekarang sekitar 80 juta. Bulan lalu ada petugas bank datang, bilang rumah mau dilelang sesuai NJOP sekitar 659 juta. Katanya nanti kalau laku, utang dipotong dan sisanya dikembalikan ke kami. Kami sekeluarga sebenarnya sudah pasrah, kalau memang harus dilelang ya nggak apa-apa, yang penting masih ada sisa buat lanjut hidup. Tapi beberapa waktu kemudian, petugas datang lagi dan tiba-tiba bilang jaminannya mau “dialihkan” dan utangnya diambil alih, dan katanya nggak akan ada sisa sama sekali. Nah ini yang bikin kami bingung, kok bisa beda banget sama penjelasan awal? Kami sadar banget ini kesalahan kami karena nggak bisa bayar utang. Tapi kami juga lagi usaha jual rumah sendiri (udah dipasang di Facebook) supaya bisa nutup utang itu. Cuma dari pihak bank kayak nggak mau nunggu, malah makin sering datang nagih, bahkan sampai ada ancaman rumah harus dikosongkan. Padahal rumah itu masih ditempati orang tua aku dan 3 adik aku. Jujur sekarang posisi kami lagi bingung dan tertekan banget… cc: threads
Lambe Saham tweet media
Indonesia
192
85
551
238.2K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@RestuAwalliddin Emang melenceng kok, false equivalance, jump to conclusion. Dikasih tahu pake perumpamaan yang sederhana kamu denial. Padahal seks di bawah umur jauh lebih berbahaya daripada anak yang merokok, narkoba dan miras Ya udah lah terserah 😌
Indonesia
0
0
0
28
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@senogp Etnis Tionghoa dipersekusi besar-besaran tahun 1998. Akibatnya - bangunan toko/ruko mereka full tertutup dengan pagar besi - perumahan cluster eksklusif one gate system seperti PIK laku keras, karena negara gagal menghadirkan rasa aman, akhirnya mereka "beli" rasa aman itu
Indonesia
0
0
0
164
Seno GP
Seno GP@senogp·
Yang tercecer dari 1998. Saat melewati jalan Jelambar ini terbesit di kepala, mengapa rumah-rumah di Jelambar yg kebanyakan diisi orang-orang Tionghoa, berpagar tinggi, besi, kokoh dan tertutup. Ada alasan mengapa mereka sengaja memagari rumah mereka seperti itu. Trauma kekerasan kolektif. Trauma kolektif akan kekerasan 1998 yg berujung pada penjarahan rumah-rumah, kios, dan toko-toko orang Tionghoa habis oleh warga yg marah. Trauma tersebut membentuk kecenderungan etnis Tionghoa untuk membuat rumah yg kokoh dgn pagar besi yg tinggi. Mereka mengantisipasi agar kejadian kelam tersebu tidak terulang lagi. Tahun 1998, mereka jadi target permainan politik negara ini. Toko-toko dijarah, rumah-rumah dihancurkan, orang-orang Tionghoa dibakar, dan perempuan diperkosa. Kekerasan 1998 merupakan salah satu sejarah paling hitam bangsa ini.
Seno GP tweet mediaSeno GP tweet mediaSeno GP tweet media
Indonesia
27
276
1.2K
61.6K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@adadantiara Kalo untuk armada mobil besar biasanya udah punya rekanan biro jasa, atau bisa juga digesek sendiri nomor rangka dan nomor mesinnya di rumah, tinggal bawa hasil geseknya ke Samsat. Sama aja kok. Dulu saya di Samsat Cimahi pernah begini
Indonesia
0
0
2
247
Ada Dan Tiara
Ada Dan Tiara@adadantiara·
Saya rumah dekat samsat. Dari kecil sampe umur sekarang, belum pernah sekalipun lihat Truk atau Bus parkir buat ganti plat nomor / pajak lima tahunan yang harus dibawa kendaraannya buat gesek no rangka
Indonesia
60
33
834
152.6K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@gandjar_bondan Nggak bisa Pak. TNI kebal hukum sipil, sesimpel pelanggaran lalu lintas aja cuma PM yang bisa tilang mereka. Makanya mereka sering seenaknya di jalan
Indonesia
0
1
7
872
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@glrhn @mhmmd_jati Kehabisan argumen, jurusnya geser gawang, ibarat geser gawang dari Jakarta ke Greenland, jauh banget 🗿
Indonesia
0
0
0
153
Galileo
Galileo@glrhn·
@mhmmd_jati Lo mending bedain dulu suara berisik dari pabrik dan suara dari rumah ibadah. Lo masih dukung SKB 2 Menteri, kan?
Galileo@glrhn

@fluoxetan Berarti lo tak paham bahwa terserah yang punya rahim jika belum cukup umur akan diwalilkan oleh walinya, siapapun itu. Bukan gw yang gila, lo yang keblinger pengen sok mulia.

Indonesia
34
0
1
7.6K
Я | 🍉
Я | 🍉@mhmmd_jati·
Minor kebobolan kok terserah yang punya rahim, ya terserah orang tua atau wali pengampunya, lah. Atau bahkan kalau sebatang kara, ya terserah si attending physician. Minor gapernah bisa dianggap punya agency. Ngegeser aksioma ini, ngerusak tatanan hidup.
Galileo@glrhn

@fluoxetan Kalau kebobolan bagaimana? Ya terserah yang punya rahim. Bukan hak gw untuk memutuskan. Sampai sini lo udah ngerti atau masih mau terlihat mulia lagi?

Indonesia
7
127
702
38.9K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
Masih heran kenapa beliau di-bully, padahal yang diomongin itu identitas biologis Homo sapiens alias manusia Mau lu nyebut diri lu gay, lesbi, bi, trans, queer dan segala macem lainnya ya identitas biologis lu cuma dua 🗿
ᧁꪖꪀ@_e_g_a_n_

😋

Indonesia
0
0
0
92
matshushi
matshushi@GMusari·
@prastow Mau lapor bus tj blokm'-bogor, titik berhenti di citereup tidak manusia banget, ngak ada halte atau apapun, cuma di pinggir pintu tol citereup..
Indonesia
20
0
6
4.4K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 help, kepala sender pusing mikirin ini 😭
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
224
4
195
30.2K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@tanyarlfes Kalo kamu ga sreg sama dosen pembimbing yang problematik sok ngartis gitu lapor aja ke prodi supaya ganti dosen pembimbing
Indonesia
0
0
0
82
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
tanyarl Apa goals lulus di 3,5 tahun bakal cuma jadi wacana doang? :)
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
5
0
7
3.6K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@efenerr Cuma bilang berduka dan berbela sungkawa, seolah-olah mereka tidak terlibat, padahal jelas-jelas armada mereka terlibat langsung di kejadian ini
Indonesia
0
0
0
470
Farchan Noor Rachman
rilis terbaru Green SM tetap tidak ada permohonan maaf. bahkan ketika terbukti bahwa armada taksinya bersalah.
Indonesia
27
237
1.3K
36.6K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@jorgianaaa Lebih mudah diidentifikasi Lebih mudah diakses Lebih mudah diproteksi (kalo ditengah ada potensi dimasukin laki-laki) Selain itu karena rangkaian KRL jumlah keretanya ga sama, ada yang 12, 10 dan 8, susah ditaro di tengah kaya MRT RapidKL
Indonesia
0
0
4
447
miw.
miw.@lilaccountz·
dokter anak dibilang naif karena melarang anak sex bebas dan disarankan jika anak mau ngesex = utk pake kondom aja. padahal anak anak itu sendiri otaknya belom berkembang sempurna, makanya fungsi ortu dan pihak yg berwenang adalah mengarahkan anak utk ga sex sembarangan. even pake kondom sekalipun, masih ada resiko kena penyakit kelamin dll. apalagi ini anak anak. org dewasa aja rentan kena psikisnya akibat sex bebas apalagi anak anak? dr awal ya dicegah biar anak anak paham. bukan malah dikasih opsi ‘pake kondom’ hanya karena merasa ‘ya kita gabisa tutup mata sex itu tetap terjadi’ anak anak underage itu gabisa ngasih consent. mau ngakunya saling consent sekalipun ttp aja itungannya mereka underage. belum bisa ngasih consent dgn kesadaran penuh atas bahaya dan resiko ke depannya.
Galileo@glrhn

So you'd rather have them had unprotected sex and increase the risk? Abstinence is the best way but you can never tell all of the people to be one. It's better to mitigate the risk.

Indonesia
35
390
2.3K
77.8K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@sdenta Dokter spesialis anak pun dikuliahin sama netizen yang kompetensinya cuma model baca artikel di internet Luar biasa emang X
Indonesia
0
2
23
1K
K. S. Denta
K. S. Denta@sdenta·
Alhamdulillah bukan hanya diingat2, tapi kalo ada update soal public health saya coba tetep keep up sebagai tanggung jawab sebagai dokter. Karena itu saya jadi aware ada penelitian di amerika yang membandingkan jumlah kehamilan remaja sebelum dan sesudah program konseling + bagi2 kondom. Saya terjemahkan ya, “akses terhadap kondom tidak menurunkan laju kehamilan remaja. Bahkan, peneliti memperkirakan program tersebut bertanggung jawab menambah setidaknya 2 kehamilan remaja tambahan/1.000 remaja.”
K. S. Denta tweet media
bug-bug@bugykoda

@sdenta Coba diinget lagi pelajaran public health nya dokter

Indonesia
18
142
676
78K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@ardi_tama1 Justru bagus Pram berani untuk belajar ke para pendahulunya, meneruskan yang baik dan upgrade. Bukan terkesan pengen beda sendiri dan menghapuskan jejak pendahulunya kaya yang udah-udah
Indonesia
0
0
2
1K
ardian pratama
ardian pratama@ardi_tama1·
Program pramono hampir gak ada yg orisinil, dia nyomot” dari ahok,anies, sama sutiyoso n foke in lesser extend Eksekusinya bisa bagus karena ybs adalah administrator handal
Perencana@muhaust

@ardi_tama1 Ini kebijakan usulan DPRD periode sebelumnya bukan murni dari eksekutif, memang sudah disiapkan dari jaman PJ Gubernur. Pak Pram tinggal eksekusi.

Indonesia
140
575
4.6K
857.5K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@yappingbase Dia cuma pengen ngewe Gitu aja kok ga paham? Dasar bucin tolol
Indonesia
0
0
0
4
Certified Yapper
Certified Yapper@yappingbase·
yap! butuh saran pls krn kita berdua beneran masalahnya ini doang. kita beneran pengen serius sampe nikah
Certified Yapper tweet media
Indonesia
842
19
542
135K
Firmansyah
Firmansyah@FirmanMAF_·
@yappingfess Lebih mudah diakses dan dikenali karena rangkaian KRL jumlahnya bervariasi, ada yang 8, 10, dan 12
Indonesia
0
0
0
767
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
Yap! Kenapa ya gerbong KRL wanita harus paling depan dan paling belakang? Kan rawan kecelakaan. Sender suka naik KRL tapi sering bertanya-tanya. Btw TURUT BERDUKA CITA UNTUK BEKASI TIMUR DAN SELURUH KORBAN
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
668
43
940
384.6K