
Di tengah tantangan pendidikan yang menuntut kejelasan arah dan kedalaman akademik, kebijakan Prof. Abdul Mu’ti ini justru hadir sebagai rekonstruksi yg kontekstual, berbasis psikologi perkembangan, dan kompatibel dgn mekanisme seleksi pendidikan tinggi.
geotimes.id/opini/penjurus…
Indonesia



























