indi not indie
6.4K posts

indi not indie
@Indiyutt
50% alien 47,5% potato 2,5% hak anak yatim






Mengapa Mie Gacoan Ga Pernah Sepi? Pertama, Unique Selling Point (USP) nya kuat, yaitu enak dan murah. Kedua, market segmentnya tepat. Market segment utama mereka adl remaja putri. Rasanya enak bagi market utama mereka, yaitu remaja putri yg memang suka makanan pedas. Kesukaan makanan pedas ini terbentuk secara kultural dalam jangka cukup panjang di Indonesia yg memang dikenal suka makanan pedas. Tiga dekade terakhir ini makanan yg viral dan bertahan itu makanan pedas. Mulai dr ayam geprek yg muncul di Jogja lalu menyebar ke berbagai daerah. Lalu, keripik maicih, ingat kan seberapa viral mereka dl? Seblak ada dr lama, tp dia begitu viral stlh ada konsep “pedasnya mau level berapa?” Skr bertahan dg konsep seblak prasmanan. Isiannya ambil sendiri, lalu nanti pilih level pedasmu untuk kuah. Murah di sini dalam konteks dg market utamanya. Harganya sangat terjangkau. Pada awalnya harga mie gacoan di bawah 10rb. Mengapa bisa murah? Ini bisa sy bahas detail lain kali. Tp, setidaknya secara porsi menjelaskan itu, termasuk isian ayamnya yg bahkan tidak suwiran, melainkan taburan ayam. Coba ajak kawan anda yg laki2, mereka cenderung akan merasa belum kenyang dg makan 1 porsi mie gacoan. Tapi, kenapa banyak juga remaja putra yg jajan di mie gacoan? Ya karena market segmentasinya adl remaja putri. Market utama mereka lah yg menarik para laki2 untuk ikut makan mie gacoan. Sy pernah survey di kelas yg sy ajar lintas semester. Kesimpulannya: “Mahasiswa makan gacoan pertama kali biasanya diajak pacar atau teman perempuannya” Anak cowok yg lebih terbiasa jajan mie ayam dan bakso ga terlalu berat di ongkos karena harganya relatif sama. Satu lagi nilai plus gacoan, tempatnya cenderung nyaman untuk harga semurah itu. Maka tidak heran kalau ada yg berasumsi kl Mie Gacoan adl fine dining untuk kelas menengah ke bawah. Anda akan kesulitan mencari tempat makan yg dg uang 20rb dpt makan minum dan masih ada uang kembalian dg parkir luas, tempat makan yg nyaman, dan cukup pantas dipamerkan di status medsos. Nah, kemudian masuklah ke UGC. Pelanggan gacoan secara sadar dan sukarela ikut mempromosikan gacoan dg konten mereka di medsos. Dibahas berulangkali dan spt yg sy bilang sebelumnya pelanggannya cukup bangga makan di gacoan. Itu menurut sy yg jd faktor utama dr penelitian suka2 yg pernah sy lakukan. Masih bisa diperpanjang jg mengenai penamaan menu yg dulunya mie iblis, mie setan, es pocong, dsb. Sekali lagi, itu adl pilihan yg tepat untuk komunikasi dg market segment-nya. Jadi, pesan sy kl mau bisnis kuliner, pastikan dl, siapa market yg Anda tuju dan value proposition apa yg nantinya akan Anda tawarkan 😇




Unpopular opinion tentang HRD.


unpopular opinion tentang PNS/PPPK :
























